Lancez-Vous. C'est gratuit
ou s'inscrire avec votre adresse e-mail
ICT Theory par Mind Map: ICT Theory

1. Jenis dan komponen sistem komputer

1.1. 1.1 Perangkat keras dan perangkat lunak

1.2. 1.2 Komponen utama sistem komputer

1.3. 1.3 Sistem operasi

1.3.1. Sistem operasi adalah perangkat lunak yang sangat penting dalam dunia Teknologi Informasi dan Komunikasi. Sistem operasi ini mengelola perangkat keras komputer dan menyediakan layanan bagi program-program komputer. Sistem operasi bertindak sebagai perantara antara aplikasi dan perangkat keras komputer, memastikan sumber daya digunakan secara efisien dan menyediakan antarmuka pengguna untuk interaksi. Ada beberapa operasi sistem antara lain:

1.3.1.1. Windows: Dikembangkan oleh Microsoft, Windows adalah salah satu sistem operasi yang paling banyak digunakan untuk komputer pribadi, server, dan perangkat tertanam (embedded devices).

1.3.1.2. macOS: Dikembangkan oleh Apple Inc., macOS adalah sistem operasi yang digunakan dalam komputer Macintosh buatan Apple.

1.3.1.2.1. macOS adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh Apple Inc. dan dirancang khusus untuk komputer Macintosh buatan Apple. macOS memiliki beberapa fitur yaitu:

1.3.1.3. Linux: Linux adalah sistem operasi mirip Unix yang bersifat open-source dan banyak digunakan dalam server, mainframe, superkomputer, serta dalam sistem tertanam (embedded systems) dan perangkat Internet of Things (IoT).

1.3.1.4. Android: Dikembangkan oleh Google, Android adalah sistem operasi mobile berbasis kernel Linux. Android utamanya digunakan dalam smartphone dan tablet, tetapi juga telah diadaptasi untuk digunakan dalam perangkat lain seperti smart TV dan perangkat wearable.

1.3.1.5. iOS: Dikembangkan oleh Apple Inc., iOS adalah sistem operasi yang digunakan secara eksklusif dalam perangkat mobile Apple, seperti iPhone dan iPad.

1.4. 1.4 Jenis komputer

1.5. 1.5 Dampak teknologi baru

2. Perangkat masukan dan keluaran

2.1. 2.1 Perankat masukan dan kegunaannya

2.2. 2.2 Perangkat entri data langsung (DDE).

2.2.1. Perangkat Entri Data Langsung (DDE) metode yang digunakan untuk memasukkan data secara langsung ke dalam sistem komputer atau perangkat lunak tanpa perlu melalui proses manual seperti pengetikan ulang. DDE memungkinkan data untuk ditransfer secara otomatis dari satu aplikasi ke aplikasi lain, seringkali dalam waktu nyata, sehingga meningkatkan efisiensi dan akurasi data yang dimasukkan.

2.2.1.1. Sistem Point of Sale (POS):Di toko ritel, sistem POS menggunakan DDE untuk mentransfer data penjualan dari mesin kasir langsung ke database inventaris dan sistem manajemen keuangan. Ini memungkinkan pelacakan inventaris secara real-time dan pembaruan laporan penjualan otomatis.

2.2.1.2. Alat Pengumpul Data Lapangan: Dalam industri seperti pertanian atau konstruksi, perangkat mobile atau tablet dengan sensor dapat mengumpulkan data lapangan (seperti kondisi tanah atau kemajuan konstruksi) dan memasukkannya langsung ke dalam sistem manajemen proyek atau database analitik tanpa perlu input manual.

2.2.1.3. Integrasi Sistem Kesehatan: Di rumah sakit, alat medis seperti monitor vital signs atau mesin EKG dapat mengirim data langsung ke rekam medis elektronik (Electronic Health Record, EHR) pasien. Ini memastikan bahwa informasi pasien selalu diperbarui dan dapat diakses oleh staf medis secara real-time.

2.2.1.4. Sistem Keuangan: Dalam perbankan dan keuangan, transaksi dari terminal ATM atau aplikasi mobile banking dapat langsung dicatat ke dalam sistem pembukuan bank, memungkinkan pelacakan transaksi secara akurat dan real-time.

2.2.1.4.1. Fungsi Sistem Keuangan:

2.2.1.5. Keuntungan DDE: Efisiensi Waktu: Mengurangi waktu yang diperlukan untuk memasukkan data secara manual. Akurasi Data: Mengurangi kemungkinan kesalahan manusia dalam proses entri data. Data Real-time: Memungkinkan data untuk diperbarui dan diakses secara instan, yang sangat penting dalam pengambilan keputusan yang cepat. Integrasi Sistem: Memungkinkan berbagai sistem dan aplikasi untuk berkomunikasi dan berbagi data tanpa intervensi manual.

2.3. 2.3 Perangkat keluaran dan kegunaannya

3. Perangkat dan media penyimpanan

3.1. 3.1 Mencadangkan data

3.2. 3.2 Jenis akses

3.3. 3.3 Media penyimpanan skunder

4. Audiens

4.1. 9.1 Apresiasi penonton

4.2. 9.2 Apresiasi hukum, moral, etika dan budaya

5. Komunikasi

5.1. 10.1 Komunikasi dengan pengguna ICT lain menggunakan email

5.2. 10.2 Penggunaan internet yang efektif

6. Dampak penggunaan TIK

6.1. 5.1 Dampak TIK terhadap lapangan kerja

6.2. 5.2 Dampak TIK terhadap pola kerja

6.3. 5.3 Perangkat yang dikendalikan mikroprosesor di rumah

6.4. 5.4 Potensi masalah kesehatan terkait dengan penggunaan peralatan TIK dalam jangka waktu lama

7. Jaringan dan dampak penggunaannya

7.1. 4.1 Jaringan

7.2. 4.2 Masalah jaringan dan komunikasi

8. Aplikasi TIK

8.1. 6.1 Aplikasi komunikasi

8.2. 6.2 Aplikasi penanganan data

8.3. 6.3 Aplikasi pengukuran

8.4. 6.4 Mikroprosesor dalam aplikasi kontrol

8.5. 6.5 Aplikasi pemodelan

8.6. 6.6 Aplikasi manufaktur

8.7. 6.7 Sistem manajemen sekolah

8.8. 6.8 Sistem pemesanan

8.9. 6.9 Aplikasi perbankan

8.10. 6.10 Sistem pakar

8.11. 6.11 Komputer dalam kedokteran

8.12. 6.12 Komputer di perpustakaan

8.13. 6.13 Komputer di industri ritel

8.14. 6.14 Sistem pengenalan

8.15. 6.15 Sistem pemantauan dan pelacakan

9. Siklus hidup sistem

9.1. 7.1 Analisis

9.2. 7.2 Desain

9.3. 7.3 Pengembangan dan pengujian

9.4. 7.4 Implementasi

9.5. 7.5 Dokumentasi

9.6. 7.6 Evaluasi

10. Keselamatan dan keamanan

10.1. 8.1 Keamanan fisik

10.2. 8.2 Keamanan elektronik

10.3. 8.3 Keamanan data

10.4. 8.4 Keamanan tambahan data online