Teori Konstuktivisme
por Lina Nur Azizah
1. Tokok Teori Konstuktivisme
1.1. Jean Piaget
2. Asumsi - Asumsi Dasar Piaget
2.1. 1. Kecerdasan 2. Kerangka Penelitian Piaget 3.Faktor Esensial Perkembangan Kognitif
2.1.1. Kerangka Penelitian Piaget
2.1.1.1. 1. Filsafat 2. Biologi 3. Psikologi
2.1.2. Faktor Esensial Perkembangan Kognitif
2.1.2.1. 1. Pengalaman terdiri dari dua jenis yaitu menggunakan dan membandingkan apa yang pernah dialami. 2. Kematangan memungkinkan terjadinya perkembangan. 3. Lingkungan Sosial terdiri dari peran bahasa dan pendidikan. 4. keseimbangan adalah mengatur interaksi individu dengan lingkungan dan mengijinkan perkembangan kognitif untuk diproes secara logis dan polanya tersusun.
3. Perspektif - Prediktif Tentang Konstivisme
3.1. 1. Eksogenus 2. Endogenous 3. Dialektikal
4. Proses Kognitif Dan Pembelajaran
4.1. 1. Mengembangkan Keterapilan “How to Learn” 2. Transfer Belajar 3. Mengajarkan Pemecahan Masalah
5. Pengertian Teori Konstuktivisme
5.1. Teori pembelajaran konstruktivisme adalah sebuah teori pendidikan yang mengedepankan peningkatkan perkembangan logika dan konseptual pembelajar.
6. Asumsi - Asumsi dari Kontrutivisme
6.1. ¶ Manusia adalah siswa aktif yang mengembangkan pengetahuan bagi diri mereka sendiri. ¶ Guru sebaiknya tidak mengajar dengan cara yang tradisional kepada siswa.
7. Proses Dasar Perkembangan
7.1. 1. Skema 2. Asimilasi 3. Akomodasi 4. Organisasi 5. Penyeimbangan
8. Tahap Perkembangan Bahasa
8.1. 1. Tahapan Sensorimotor 2. Tahapan Praoperasional 3. Tahapan Operasional Konkret 4. Tahapan Operasional Formal
9. Implikasi Teori Piaget Terhadap Pendidikan
9.1. 1. Fokus pada proses pemikiran siswa, bukan hanya hasilnya. 2. Pengakuan atas peran penting kegiatan pembelajaran berdasarkan keterlibatan aktif yang diprakarsai sendiri oleh siswa. 3. Tidak menekankan praktik yang ditujukan untuk menjadikan siswa berpikir seperti orang dewasa. 4. Penerimaan atas kemajuan perkembangan masing-masing orang.
10. Kelemahan Teori Piaget
10.1. 1. Pemahaman istilah dasar dan definisinya sulit. 2. Kurikulum Piaget sulit untuk diterapkan dan dikelola. 3. Perspektifnya tidak melibatkan hubungan antara pemikiran logis dan pembelajaran dasar seperti membaca. 4. Perkiraan kompetensi anak. Beberapa kemampuan kognitif muncul lebig awal dari teori Piaget.
11. Kelebihan Teori Piaget
11.1. 1. Dapat meningkatkan kemampuan peserta didik untuk memecahkan suatu masalah. 2. Dapat meningkatkan motivasi 3. Membantu peserta didik untuk memahami bahan belajar dengan lebih mudah.