Kelangkaan Disusun oleh : Natalia Lee

Começar. É Gratuito
ou inscrever-se com seu endereço de e-mail
Kelangkaan Disusun oleh : Natalia Lee por Mind Map: Kelangkaan Disusun oleh : Natalia Lee

1. Mendorong manusia membuat pilihan kebutuhan (SKALA PRIORITAS)

1.1. Alternatif kebutuhan yang dipilih untuk dipenuhi

1.1.1. Masalah pokok ekonomi

1.1.1.1. masalah ekonomi klasik

1.1.1.1.1. konsumsi

1.1.1.1.2. produksi

1.1.1.1.3. distribusi

1.1.1.2. masalah ekonomi modern

1.1.1.2.1. WHAT ?

1.1.1.2.2. HOW ?

1.1.1.2.3. FOR WHOM ?

1.2. Alternatif kebutuhan yang dipilih untuk tidak dipenuhi

1.2.1. Biaya peluang

1.2.1.1. Mengarah pada pertukaran dan spesialisasi

1.2.1.2. Contoh cara menghitung biaya

1.2.1.2.1. peluang : Tepat di hadapan kamu, ada penjual ayam geprek seharga Rp45.000. Namun sekitar 500 meter dari tempatmu berada, ada penjual nasi goreng yang memberikan bonus minuman dingin gratis seharga Rp30.000. Akses ke tempat nasi goreng bisa menggunakan ojek online seharga Rp10.000. Mana yang akan kamu pilih? Detik ini juga, dalam pikiranmu pasti sedang mengkalkulasi beberapa hal ini untuk kemudian bisa memutuskan membeli apa: kebutuhan, ketersediaan uang (sumber daya), peluang, serta risiko. Menurut pendapat saya, saya lebih memilih membeli nasi goreng, karena jika dijumlah : Rp. 30.000+Rp.10.000=40.000, akan lebih murah dan mendapat minuman gratis daripada membeli ayam geprek.

1.3. contoh cara menghitung skala prioritas

1.3.1. Langkah menyusun skala prioritas

1.3.1.1. a. Tulislah semua kebutuhan yang ada, hilangkan yang benar-benar tidak begitu penting. b. Susunlah urutan kebutuhan berdasarkan tingkat kepentingannya. c. Buatlah catatan kebutuhan pendanaan yang ada. d. Dari catatan yang ada, pilihlah kebutuhan yang paling memberikan manfaat secara optimal.

1.3.1.2. Contoh dalam kehidupan sehari-hari : Jean mempunyai uang Rp. 8.000. Ia lapar dan juga haus, tapi dikantin ia melihat tempe goreng seharga Rp. 3000 dan bakmie rebus seharga Rp. 5000. Jean sangat ingin tempe tersebut tapi ia juga butuh minum. Jika membeli semua makanan tersebut, uangnya akan tidak cukup. Akhirnya Jean membeli bakmie rebus dan es teh Rp. 3.000, ia tidak jadi membeli tempe karena itu bukan prioritasnya.

2. Masalah ekonomi yang dihadapi setiap negara diatasi dengan kebijakan (SISTEM EKONOMI)

2.1. Sistem Tradisional

2.1.1. Ciri-ciri

2.1.1.1. a. pengaruh norma adat sangat kuat

2.1.1.2. b. penggunaan uang terbatas/belum dikenal, sehingga menggunakan sistem barter

2.1.1.3. c. kegiatan ekonomi tidak berorientasi pasar,tapi untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat sendiri

2.1.2. Kelebihan

2.1.2.1. Eksploitasi tidak terjadi secara berlebihan

2.1.2.2. adanya semangat kemandirian untuk dapat memenuhi sendiri kebutuhan masyarakat

2.1.3. Kelemahan

2.1.3.1. Terjadinya kesenjangan sosial yang tinggi antara kaya dan miskin

2.1.3.2. masih terbatasnya penggunaan uang dan kegiatan ekonomi mereka (masih bersifat subsisten)

2.2. Sistem terpusat/ komando

2.2.1. Ciri- ciri

2.2.1.1. semua alat dan sumber produksi dimiliki negara atau masyarakat secara kolektif

2.2.1.2. Pemerintah melakukan perencanaan terpusat menyangkut kegiatan ekonomi masyarakat.

2.2.1.3. Perencanaan terpusat (central planning) merupakan pengendali/ pengatur perekonomian negara menggantikan mekanisme pasar dalam sistem ekonomi liberal.

2.2.2. kelebihan

2.2.2.1. Usaha mewujudkan kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat.

2.2.2.2. Menghindarkan diri dari penggunaan alat dan sumber produksi yang hanya untuk kepentingan individu atau sekelompok uang.

2.2.3. kelemahan

2.2.3.1. Rentan terhadap tindak korupsi atau penyalahgunaan wewenang oleh yang berkuasa.

2.2.3.2. Kegiatan ekonomi dikendalikan oleh pemerintah.

2.3. Sistem pasar/ liberal

2.3.1. ciri - ciri

2.3.1.1. kebebasan berusaha dan bersaing diberikan

2.3.1.2. orientasi produksi untuk pasar dengan tujuan meraih keuntungan secara maksimal

2.3.1.3. hak milik perorangan diakui

2.3.1.4. kegiatan perekonomian dikendalikan oleh mekanisme pasar, pemerintah tidak turut ikut campur dalam kehidupan ekonomi

2.3.2. kelebihan

2.3.2.1. mendorong kemajuan dan pertumbuhan ekonomi secara cepat

2.3.3. kelemahan

2.3.3.1. adanya potensi eksploitasi sumber daya

2.3.3.2. memungkinkan untuk terjadinya monopoli

2.4. Sistem ekonomi campuran

2.4.1. ciri - ciri

2.4.1.1. pemerintah aktif dalam kegiatan ekonomi

2.4.1.2. pemerintah memberikan kebebasan kepada pihak swasta dalam melakukan segala bentuk kegiatan ekonomi

2.4.1.3. hak milik swasta atas alat-alat produksi

2.4.1.4. Negara menguasai cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup banyak orang.

2.4.2. kelebihan

2.4.2.1. adanya pilihan ciri atau prinsip yang dianggap tepat bagi setiap negara.

2.4.3. kelemahan

2.4.3.1. industri pertahanan bisa menjadi sistem monopoli atau oligarki yang disubsidi pemerintah

2.4.3.2. beban pemerintah akan lebih berat dibanding swasta

2.4.3.3. adanya ketimpangan dalam persaingan bisnis dan tidak tepatnya pengelolaan sumber daya

2.5. Sistem ekonomi Indonesia

2.5.1. ciri - ciri

2.5.1.1. kegiatan ekonomi didasari rasa kekeluargaan

2.5.1.2. Pemerintah menguasai sumber daya penting untuk kemakmuran rakyat. Contohnya, listrik dan air dikuasai oleh BUMN

2.5.1.3. Kegiatan ekonomi harus berwawasan lingkungan, sehingga tidak terjadi eksploitasi sumber daya

2.5.2. kelebihan

2.5.2.1. perekonomian diutamakan untuk kemakmuran rakyat

2.5.2.2. Setiap warga negara Indonesia diberikan hak untuk berkreasi asalkan tidak melanggar kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah

2.5.3. kelemahan

2.5.3.1. pengambilan keputusan yang terlalu lambat karena harus memikirkan kepentingan bersama

3. Alat pemuas/sumber daya/faktor produksi ( SDA,SDM,modal,skill ). KEBUTUHAN TERBATAS - bukan persoalan pada jumlah

3.1. Wujud

3.1.1. berwujud ( barang )

3.1.1.1. contoh : televisi, HP, kulkas, buku, penggaris, dll

3.1.2. tak berwujud ( jasa)

3.1.2.1. contoh : jasa transportasi, jasa service, jasa antar barang. jasa kesehatan

3.2. Ketersediaan

3.2.1. barang ekonomis

3.2.1.1. contoh : rumah, kendaraan, makanan, minuman, benang, beras, minyak goreng

3.2.2. barang bebas

3.2.2.1. contoh : sinar matahari, angin, air laut, udara, tanah

3.2.3. barang ilith

3.2.3.1. contoh : air, api, udara

3.3. Tujuan penggunaan

3.3.1. konsumsi

3.3.1.1. contoh : makanan, pakaian, perhiasan, listrik, nasi

3.3.2. produksi

3.3.2.1. contoh : mesin jahit, mixer, oven, blender, dll

3.4. Hubungan dengan barang lain

3.4.1. subtitusi

3.4.1.1. barang PENGGANTI

3.4.1.1.1. contoh : pensil dan pulpen, mie dan nasi, laptop dan tablet, teh dengan kopi

3.4.2. komplementer

3.4.2.1. barang PELENGKAP

3.4.2.1.1. contoh : televisi dengan remot, hp dengan charger, sepatu dengan kaos kaki, pulpen dan tinta, jam dengan baterai

3.5. proses produksi

3.5.1. jadi

3.5.1.1. contoh : alat elektronik, perhiasan, peralatan rumah tangga, pakaian

3.5.2. setengah jadi

3.5.2.1. contoh : mesin mobil, benang, semen, tepung, pasir

3.5.3. mentah

3.5.3.1. contoh : jagung, kapas, kelapa sawit, karet, tebu, timah

3.6. pendapatan

3.6.1. superior

3.6.1.1. barang kualitas TINGGI

3.6.1.1.1. contoh : mobil mewah, pakaian mewah, Iphone

3.6.2. inferior

3.6.2.1. barang berkualitas CUKUP

3.6.2.1.1. contoh : beras, kopi, transportasi, telepon genggam, sandang, obat

4. kEBUTUHAN TIDAK TERBATAS - persoalan pada tidak pernah puas

4.1. tingkat intensitas

4.1.1. Primer

4.1.1.1. contoh : sandang, pangan dan papan

4.1.2. Sekunder

4.1.2.1. contoh : kulkas, telepon, pendidikan, hiburan, televisi, kendaraan pribadi, mesin cuci, meja, buku, rak pakaian,

4.1.3. Tersier

4.1.3.1. contoh : membeli mobil mewah, kapal pesiar, naik jet pribadi, perhiasan mewah,

4.2. sifat

4.2.1. Rohani

4.2.1.1. contoh : ibadah, hiburan, kumpul bersama keluarga dan teman, dll

4.2.2. jasmani

4.2.2.1. contoh : istirahat, olahraga, berpakaian, dll

4.3. waktu

4.3.1. sekarang

4.3.1.1. contoh : kebutuhan akan obat bagi yang sakit, kebutuhan akan makanan bagi yang lapar, kebutuhan akan minuman bagi yang haus

4.3.2. yang akan datang

4.3.2.1. contoh : tabungan untuk hari tua atau dana pensiun, asuransi kesehatan, investasi, asuransi mobil

4.4. subyek

4.4.1. INDIVIDU

4.4.1.1. contoh : siswa yang membutuhkan buku dan alat tulis, lulusan mahasiswa yang membutuhkan pekerjaan, kuas dan kanvas untuk seniman melukis

4.4.2. KELOMPOK

4.4.2.1. contoh : angkutan umum yang murah dan berkualitas, jalan yang layak pakai, sekolah guna mencerdaskan anak bangsa