Islam dan ilmu pengetahuan

Começar. É Gratuito
ou inscrever-se com seu endereço de e-mail
Islam dan ilmu pengetahuan por Mind Map: Islam dan ilmu pengetahuan

1. Epistemologi, aksiologi, filsafat ilmu dan agama

1.1. Epistemologi

1.1.1. Epistemologi membahas secara mendalam segenap proses yang terlihat dalam usaha kita untuk memperolehi pengetahuan. Cangkupan epistemologi meliputi berikut:

1.1.1.1. Wahyu

1.1.1.1.1. Sumber pengetahuan yang disampaikan daripada Tuhan kepada manusia terpilih dan merupakan anugerah Tuhan yang tidak boleh didapati dengan jalan usaha

1.1.1.2. Empirisme

1.1.1.2.1. Memberi pertimbangan utama kepada pencarian ilmu asas yang kekal, sebagai contoh menggunakan persepsi yang diperoleh daripada pengalaman sensori sebagai ilmu yang benar.

1.1.1.3. Intuisi dan ilham

1.1.1.3.1. Dalam istilah teknikal disebut hads adalah pemahaman yang diperoleh secara langsung, tanpa perantara, tanpa serangkaian proposisi dan kata-kata, dan tanpa melalui langkah-langkah logik satu persatu. Artinya, pengetahuan ini diperoleh dari ilham yang disebut ilmu ladunni

1.1.1.4. Rasionalisme

1.1.1.4.1. Akal merupakan sumber ilmu yang utama. Dengan akal manusia dapat membuat pertimbangan antara baik dan buruk iaitu secara rasional.

1.1.1.5. Skeptisme

1.1.1.5.1. Berasal dari istilah skeptis (ragu-ragu). Aliran ini menjadikan dan menganggap keraguan sebagai satu jalan kebenaran dan juga menolak kemungkinan ilmu pengetahuan

1.1.1.6. Keadilan tempatan

1.1.1.6.1. Merujuk kepada disiplin ilmu dan kepakaran yang berasal daripaa budaya asli tempatan yang bertembung sejak zaman islam dan telah dipraktikkkan sebagai sebahagian daripada cara hidup masyarakat

1.2. Aksiologi

1.2.1. Pengertian

1.2.1.1. Axios

1.2.1.1.1. Nilai

1.2.1.1.2. Logos

1.2.1.2. Diartikan juga sebagai teori nilai yang berkaitan kegunaan dari pengetahuan

1.2.1.3. Menghuraikan teori ilmu dan penjelasannya

1.2.2. Tanggung jawab ilmuwan dan penjelasannya

1.2.2.1. Terhadap lingkungan baik alam, Manusia dan makhluk sekitarnya

1.2.2.2. Ilmuwan terpuji dan ilmuwan tercela

1.2.3. Terbagi terhadap 3 bagian

1.2.3.1. Tindakan Moral

1.2.3.1.1. Melahirkan disiplin ilmu seperti etika terhadap manusia,alam dan makhluk lainnya.

1.2.3.2. Ekspresi keindahan

1.2.3.2.1. Melahirkan keindahan

1.2.3.3. Kehidupan sosial dan politik

1.2.3.3.1. Melahirkan falsafah sosiopolitik

1.2.4. 4 tahap aksiologi ilmu

1.2.4.1. Penggunaan ilmu

1.2.4.2. Apakah kaitan antara cara penggunaan ilmu tersebut dengan kaidah moral

1.2.4.3. Tujuan penelitian objek berdasarkan pilihan moral

1.2.4.4. Kaitan antara teknik prosedur yang merupakan operational metade ilmiah dengan norma-norma moral atau profesional

1.2.5. Pandangan

1.2.5.1. Menurut kerlinger(2000)

1.2.5.1.1. Fungsi praktis

1.2.5.1.2. Menetapkan ilmu hukum

1.2.5.2. Pandangan lain

1.2.5.2.1. Alat pengelasan

1.2.5.2.2. Untuk meramal suatu fenomena

1.2.5.2.3. Alat kawalan

1.2.6. Teori nilai

1.2.6.1. Etika :membahaskan secara kritis dan sistematik masalah-masalah meral Estetika: nilai tentang pengalaman keindahan yang dim

1.2.7. Hakikat aksiologi

1.2.7.1. •Membincangkan tentang manfaat terhadap kehidupan manusia •Menghuraikan hubungan antara limu pengetahuan dengan moral kishidupan

1.2.7.2. Pengaruh nilai dalam ilmu

1.2.7.2.1. Ilmu bebas nilai

1.2.7.2.2. Ilmu sarat nilai

1.3. Filsafat ilmu dan filsafat agama

1.3.1. Filsafat ilmu

1.3.1.1. Secara Terminologi

1.3.1.1.1. asas atau pendirian hidup'' dan disamping itu juga diartikan sebagai '' ilmu pengetahuan yang terdalam''.

1.3.1.2. Studi tentang seluruh fenomena

1.3.1.2.1. Kehidupan

1.3.1.2.2. Pemikiran

1.3.1.3. Yang Diperlukan

1.3.1.3.1. Logika

1.3.1.4. Konsep dasar

1.3.1.4.1. Mengutarakan masalah

1.3.1.4.2. Solusi

1.3.1.4.3. Proses dialektika

1.3.1.4.4. Perjalanan menuju suatu yang mendalam( dalam artian yang luas )

1.3.1.5. Nuasa khas Filsafat

1.3.1.5.1. Spekulasi ( perkiraan )

1.3.1.5.2. Keraguan

1.3.1.5.3. Rasa ingin tahu

1.3.1.5.4. Ketertarikan

1.3.1.6. Logika

1.3.1.6.1. Ilmu matematika

1.3.1.7. Ilmuwan yg berperan

1.3.1.7.1. Plato, Aristoteles, Hasbullah Bakry , dan lain lain

1.3.2. Filsafat agama

1.3.2.1. Pengertian

1.3.2.1.1. penyelidikan filosofis terhadap tema-tema dan konsep-konsep utama dalam tradisi keagamaan.

1.3.2.1.2. Tentang dasar agama yang berfikir secara logika yang bebas, sistem kebenaran tentang agama sebagai hasil berfikir secara radikal, sistematis dan universal.

1.3.2.2. Tokoh filsafat Islam

1.3.2.2.1. Ibu Sina

1.3.2.2.2. Al- kindi

1.3.2.2.3. Al- Farabi

2. Sumber ilmu, kebenaran ilmiah, akal, Wahyu dan penelitian ilmiah

2.1. Ilmu

2.1.1. Berasal dari bahasa Arab (A'alima ya'lamu Ilmi) yang berarti pengetahuan

2.2. Kebenaran ilmiah

2.2.1. Pengetahuan yang jelas dan pasti kebenarannya menurut norma keilmuan

2.3. Sumber ilmu dan kebenaran ilmiah

2.3.1. Akal

2.3.1.1. Cahaya dalam hati yang berguna untuk mengetahui kebenaran dan kebatilan serta mengatur dan mengendalikan jasmani

2.3.1.1.1. Peranan akal menurut imam Ghozali Menurut jenisnya

2.3.2. Wahyu

2.3.2.1. Pemberitahuan secara tersembunyi dan cepat

2.3.2.1.1. Fungsi wahyu

2.3.2.1.2. Peran wahyu

2.3.2.1.3. Macam-macam wahyu

2.3.2.1.4. Cara penyampaian wahyu

2.4. Penelitian ilmiah

2.4.1. Pengumpulan data

2.4.2. Observasi

2.4.3. Analisis

2.4.4. Interpretasi masalah

2.4.5. Pemecahan masalah

2.4.6. Aspek dalam penelitian ilmiah

2.4.6.1. Karakteristik

2.4.6.2. Jenis-jenis penelitian

2.4.6.3. Bidang penelitian

2.4.6.4. Teknik penelitian

2.4.6.5. Keilmiahan

2.4.6.6. Tujuan penelitian

3. Mendeskripsikan Ilmu dan manusia

3.1. Islam

3.1.1. Secara bahasa

3.1.1.1. Kata islam terbentuk dari kata "aslama". pemeluknya disebut Muslim. Orang yang memeluk Islam berati menyerahkan diri kepada Allah dan siap patuh pada ajaran-Nya.

3.1.2. Secara Terminologi

3.1.2.1. Dapat dikatan islam adalah agama wahyu berintikan tauhid atau keesaan Tuhan yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad Saw sebagai utusan-Nya yang terakhir berlaku bagi seluruh manusia, di mana pun dan kapan pun, yang ajarannya meliputi seluruh aspek kehidupan manusia.

3.2. Manusia

3.2.1. Menurut umum

3.2.1.1. Manusia adalah makhlub hidup yang memiliki akal dan budi, manusia termasuk makhluk ciptaan-Nya yang paling sempurna. Manusia juga makhluk sosial yang membutuhkan orang lain.

3.2.2. Menurut islam

3.2.2.1. (Pengertian Masyarakat Islam) manusia adalah makhluk hidup yang memiliki akal dan budi, manusia termasuk makhluk ciptaan-Nya yang paling sempurna. Manusia juga makhluk sosial yangmembutuhkan orang lain.

3.2.3. Penciptaan dan perkembangan janin

3.2.3.1. Terbagi menjadi 5 proses

3.2.3.1.1. 1. Plasma nutfah

3.2.3.1.2. 2. Alaqah

3.2.3.1.3. 3. Mudghah

3.2.3.1.4. 4. Tulang belulang

3.2.3.1.5. 5. Kelahiran

3.2.4. Tujuan penciptaan manusia

3.2.4.1. Untuk menyembah Allah SWT

4. Islam dan alam semesta

4.1. Perkembangan Islam dan alam semesta

4.1.1. Pengertian alam semesta

4.1.1.1. Secara umum Alam semesta adalah ruang dimana di dalamnya terdapat kehidupan biotik maupun abiotik serta segala macam peristiwa alam yang dapat diungkapkan maupun yang belum dapat diungkapkan oleh manusia. Secara Islam Sedangkan alam semesta menurut islam adalah aktivitas, proses, atau peristiwa penjelmaan bekerjanya Daya Cipta dan Pimpin yang aktif melaksanakan Kehendak Ilahi dengan tiada henti-hentinya menjadi satu-satunya realitas.

4.1.2. Penciptaan alam semesta

4.1.2.1. Penciptaan alam semesta Telah dijelaskan dalam Al Qur'an surat Al- Anbiya ayat : 30-33

4.1.3. Tokoh-tokoh astronomi

4.1.3.1. Tokoh astronomi dalam Islam dibagi menjadi 3 periode

4.1.3.1.1. 1. Perode Klasik(650-1250M) 2. Periode Pertengahan (1250-1800 M) 3. Periode Modern (1800- Sekarang)

4.2. Penelitian Mutakhir Tentang Penciptaan Alam Semesta

4.2.1. Menurut filsuf

4.2.1.1. Thales

4.2.1.1.1. Dia menyatakan bahwa air adalah prinsip dasar segala sesuatu. Air menjadi pangkal, pokok, dan dasar dari segala-galanya yang ada di alam semesta Berkat kekuatan dan daya kreatifnya sendiri, tanpa ada sebab-sebab di luar dirinya, air mampu tampil dalam segala bentuk, bersifat mantap, don tak terbinasakan

4.2.2. Menurut teori big bang

4.2.2.1. Teori ini meyakini bahwa alam semesta berasal dari gumpalan atom yang sangat besar. Suhu gumpalan atom ini diperkirakan berkisar antara 10 milyar sampai 1 triliun derajat Celcius. Gumpalan atom tersebut meledak 15 milyar tahun yang lalu. Sisa-sisa ledakan inilah yang menyebar dan menjadi awan hidrogen. Awan ini membentuk bintang-bintang yang kemudian membuat bintang berpusat membentuk galaksi.

4.2.3. Penelitian Mutakhir Tentang Perbintangan dan Lainnya

4.2.3.1. Penciptaan bintang

4.2.3.1.1. Dalam Perspektif Sains, Bintang terbentuk dari gumpalan awan molekul dengan kerapatan yang tinggi yang disebut nebula.

4.2.3.1.2. Fungsi bintang bagi manusia

4.2.3.2. Penciptaan matahari

4.2.3.2.1. Dalam perspektif Sains Matahari adalah benda langit terbesar berisi gas sangat panas dan pijar.

4.2.3.3. Penciptaan bulan

4.2.3.3.1. Sebagai pengatur waktu siang dan malam

5. Islam dan sains sosial Humaniora

5.1. Gagasan Yang berpengaruh besar dalam ilmu sosial

5.1.1. Pengertian Ilmu

5.1.1.1. ilmu merupakan sebuah istilah umum untuk merujuk pada segenap pengetahuan ilmiah yang mengacu pada ilmu umum (science in general)

5.1.2. Pengertian Sosial

5.1.2.1. Proses interpersonal atau yg berkaitan dengan ilmu sosial

5.1.3. Pengertian Sains

5.1.3.1. Pengetahuan yang didapat sistematis melalui pengamatan, penelitian yang mengarah pada suatu prinsip

5.1.4. Pengertian Humoniora

5.1.4.1. Ilmu tentang manusiawi

5.2. Contoh karya ilmiah tentang gagasan dalam ilmu sosial

5.2.1. The Religion of Java Karya 'Clifford Geertz1 Oleh: effendi

5.2.2. A.Kepercayaan Masyarakat Muslim Jawa

5.2.2.1. Masyarakat Jawa cenderung percaya dengan hal-hal yang hal gaib

5.2.3. B. Jaringan Sosial Masyarakat Muslim Jawa

5.2.3.1. 1. Abangan

5.2.3.2. 2. Santri

5.2.3.3. 3. Priyayi

5.2.4. C. Norma Masyarakat Muslim Jawa

5.2.4.1. Melakukan tradisi ziarah makan setiap malam jumat. Dengan tujuan mencari berkah kepada para leluhur

5.3. Prinsip-prinsip islam dalam ekonomi

5.3.1. Nubuwwah

5.3.1.1. Bimbingan dari Allah dengan perantara para nabi Untuk menciptakan sikap yang baik seperti Fathanah, Siddiq, amanah, dan tabligh yang dapat diteladani oleh pelaku ekonomi.

5.3.2. Khilafah

5.3.2.1. untuk menjaga keteraturan interaksi antar kelompok termasuk dalam bidang ekonomi agar kekacauan dan keributan dapat dihilangkan atau dikurangi.

5.3.3. Ma'ad

5.3.3.1. Hak-hak dan kewajiban- kewajiban ekonomiksetiap individu disesuaikan dengan kemampuan yang dimilikinya dan dengan peranan-peranan normatif masing-masing dalam struktur sosial

5.3.4. Prinsip kepemilikan multi- faceteed

5.3.4.1. sudut pandang Islam kepemilikan diterima dalam berbagai bentuk bukan prinsip hanya satu jeni kepemilikan, seperti kepemilikan pribadi, kepemilikan public, dan kepemilikan negara.

5.3.5. Prinsip kebebasan ekonomi dalam batas yang ditetapkan

5.3.5.1. •Hukum agama dalam sumber-sumber umum •Hukum agama diletakkan ditaburkan pada prinsipnya pengawasan penguasa atas kegiatan umum dan intevensi negara untuk melindungi dan menjaga kepentingan public melalui pembatasan kebebasan individu dalam aksi yang mereka lakukan.

6. New Topic

7. Ruang lingkup ilmu, filsafat, dan agama

7.1. Ilmu Filsafat Agama

7.1.1. •Ilmu berasal dari bahasa Arab alima Yang berarti pengetahuan. •ilmu adalah pengetahuan yang disusun secara sistematis dengan metode tertentu.

7.1.1.1. Peran ilmu : Ilmu menjelaskan berbagai fenomena alam dengan memberikan makna seutuhnya tentang fenomena alam tersebut, yang memiliki tujuan untuk mencari kebenaran.

7.1.1.1.1. Fungsi ilmu : Petunjuk hidup yang akan memberikan manfaat dan untuk diamalkan dalam kehidupan.

7.1.2. Filsafat adalah suatu pemikiran dan kajian secara menyeluruh terhadap suatu teori, pemikiran, kepercayaan dan sikap yang sudah dijunjung tinggi kebenarannya melalui pencarian ulang dan analisis Konsep dasar untuk menciptakan kebenaran, pertimbangan dan kebijaksanaan yang lebih baik.

7.1.2.1. • Filsafat ilmu adalah cabang filsafat yang merupakan kajian sistematis mengenai ilmu pengetahuan dan teori- teori ilmiah dengan metode- metode tertentu.

7.1.2.1.1. Poin penting filsafat ilmu: 1.Tujuan dari ilmu 2.Metode ilmu 3.Bagian-bagian ilmu 4.Jangkauan ilmu 5.Hubungan ilmu dengan masalah kehidupan atau filosofi yang lain seperti: nilai, etika, moral dan kesejahteraan manusia

7.1.3. APA ITU AGAMA? Menurut Bahasa : Berasal dari kata "a: hidup, gama: aturan" . Menurut istilah: Agama adalah suatu sistem nilai yang diakui dan diyakini kebenarannya dan merupakan jalan ke arah keselamatan hidup • Dalam Al-Qur'an, agama disebut Al-din artinya undang-undang, peraturan dan ketaatan.

7.1.3.1. RUANG LINGKUP AJARAN ISLAM MELIPUTI SELURUH ASPEK HIDUP DAN KEHIDUPAN MANUSIA

7.1.3.1.1. 1. Iman aqidah adalah keyakinan yaitu tersimpul dengan kokoh di dalam hati, bersifat mengikat dan mengandung perjanjian. 2. Iman syariah Adalah satu sistem norma Ilahi yang mengatur hubungan antara manusia dan Tuhan, hubungan sesama manusia serta hubungan manusia dengan alam lainnya. 3. Ihsan ( akhlaq ) Berasal dari kata khalaqa, yang artinya berbuat. Secara terminologi berarti adab sopan santun yang terpuji sesuai dengan syari'at Islam. Akhlak tidak lain merupakan aplikasi dari Aqidah dan Syari'ah (Ibadah dalam arti khas dan Muamalah).

8. Sejarah perkembangan sains pada zaman klasik

8.1. SAINS BARAT ZAMAN KLASIK Sains Barat saat itu sangat gersang dan merusak ekosistem global. Nasr memperlihatkan perpaduannya antara sains dan Islam agar sains terasa indah dan tidak kaku melalui ajaran Islam.

8.1.1. Fase Kemunduran I (1250-1500 M) • ditandai dengan runtuhnya Baghdad • terus bergantinya dinasti yang berkuasa Fase 3 Kerajaan Besar (1500-1800 M) Terbagi menjadi dua fase yaitu :. Fase Kemajuan (1500-1700 M) •Fase kemajuan ini merupakan kemajuan Islam II. 3 kerajaan besar yang dimaksud ialah Kerajaan Usmani (Turki), Kerajaan Safawi (Persia), Kerajaan Mughal (India). •Kemajuan Islam II ini lebih banyak dalam bidang politik. Fase Kemunduran II (1700-1800 M) •Ditandai dengan kekuatan militer yang menurun •ilmu-ilmu Islam dalam keadaan stagnansi yang disertai sikap fatalitis.

8.1.1.1. Terdapat beberapa periode dalam Islam yaitu : •Zaman kegelapan, dimana pada masa itu umat Manusia menyembah berdasarkan kepercayaan dan keyakinan masing-masing. •zaman keemasan, dimulai dari munculnya nabi Muhammad Saw beserta turunnya ajaran agama Islam

8.1.1.2. Revolusi ilmu pengetahuan: Dimulai dari abad ke 17 sampai sekarang yang mengakibatkan pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum.

9. Integrasi Islam dan psikologi

9.1. PENGERTIAN PSIKOLOGI ISLAM

9.1.1. Psikologi berasal dari Bahasa Yunani kuno, Yaitu : •Psyche, yaitu jiwa, roh, nafas hidup Logos, yaitu ilmu atau studi •Secara sederhana, psikologi adalah ilmu yang mempelajari aktivitas manusia dalam hubungannya dengan lingkungan sekitarnya •Psikologi Islami adalah corak psikologi berlandaskan citra manusia menurut ajaran Islam, yang mempelajari keunikan manusia dan pola perilaku manusia sebagai ungkapan pengalaman interaksi dengan diri sendiri, lingkungan sekitar, dan alam keruhanian, dengan tujuan meningkatkan kesehatan mental dan kualitas keberagamaan.

9.2. SEJARAH PSIKOLOGI ISLAM

9.2.1. Berawal dari pembunuhan pertama di bumi atas dasar kecemburuan yang terjadi pada kedua anak nabi Adam as. Yaitu Habil dan Qabil

9.3. SEJARAH PERKEMBANGAN PSIKOLOGI ISLAM

9.3.1. Kemunculan Psikologi Islam dinilai sebagai pengkritis terhadap Psikologi barat, karena peradaban modern yang didominasi oleh Psikologi barat telah gagal dalam menyejahterakan aspek moral dan spiritual manusia.

9.3.2. Bukti kemunculan psikologi Islam

9.3.2.1. Psikologi Islam sebenarnya telah lebih dulu dilakukan di banding di wilayah Barat. Seperti kurun waktu yang lebih awal yaitu Ibn Tufail (1110-1185 SM) serta Imam Ghazali (1059-1111 SM). keduanya lebih dulu membahas terkait psikologi agama.

9.4. TOKOH-TOKOH PSIKOLOGI ISLAM

9.4.1. Ahmad Ibn Sahl Al-Baihaki

9.4.2. Ibnu Sina

9.4.3. Ibnu al- haytam dan tokoh kontemporer

9.4.4. Al-Ghozali

9.4.5. Najib Al Din

9.5. HUBUNGAN PSIKOLOGI DALAM ISLAM

9.5.1. Psikologi dalam Islam adalah ilmu yang mempelajari tentang kepribadian manusia dengan didasari ilmu aqidah dan syariah islam

9.5.2. untuk melengkapi dan menyempurnakan konsep psikologi yang sudah ada dengan dilandasi dengan keyakinan kebenaran dalam firman-firman Allah.

9.6. PENERAPAN PSIKOLOGI ISLAM DI KEHIDUPAN SEHARI-HARI

9.6.1. Berfikir positif

9.6.2. Kecerdasan kreatif

10. Islam dan kesehatan

10.1. Ilmu Kedokteran secara Umum

10.1.1. Dalam Islam, Ilmu Kedokteran('ilm al-Tibb) adalah suatu keahlian yang mempelajari tentang tubuh manusia dari segi sakit dan sehat serta hal-hal yang berkaitan dengannya

10.2. Sejarah Ilmu Kedokteran Dalam Islam

10.2.1. MASA Keemasan Islam terentang antara abad ke-8 hingga 15, menunjukkan banyak kemajuan di bidang ilmu pengetahuan, Para ilmuwan Islam mengumpulkan berbagai macam sumber pengetahuan dari seluruh dunia dan menambahkan penemuan mereka. Salah satu bidang penting adalah kedokteran Islam, yang metode pengobatannya mendekati kedokteran modern yang kini kita miliki. Inti dari kedokteran islam adalah kepercayaan terhadap Qur'an dan Hadist, yang menyatakan bahwa para Muslim memiliki tugas untuk merawat yang sakit dan ini biasa disebut sebagai "Pengobatan Rasul". Menurut Hadist Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wassallam, beliau Percaya bahwa Allah telah menetapkan obat bagi setiap penyakit dan tugas seorang Muslimlah untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani. Pada awalnya, banyak perdebatan mengenai boleh tidaknya para dokter Muslim menggunakan teknik pengobatan dari Yunani, China, dan India, yang dipandang orang banyak sebagai praktek paganisme. Setelah perdebatan sengit, para dokter Muslim akhirnya diberikan kebebasan untuk mempelajari dan mengadopsi teknik-teknik yang diperlukan.

10.3. Perkembangan Ilmu Kedokteran Dalam Peradaban Islam

10.3.1. Sebelum Masehi

10.3.1.1. Manusia pada masa ini telah mengenal Teknik pijat memijat dan ramuan obat-obatan

10.3.2. Masa sumeria

10.3.2.1. Menurut sejarah, pada masa ini tabib-tabib bangsa Sumeria telah mengenal dua cara pengobatan, yaitu dengan menggunakan ilmu ghaib (bantuan jin) dan pengobatan ilmiah seperti ramuan herbal, madu, dan lain-lain

10.3.3. Zaman firaun

10.3.3.1. •Pada masa Fir'aun Ramses II telah didirikan pusat pengkajian ilmu kedokteran di kota Thebe dan kota Memphis •Perkembangan kedokteran di Mesir pada zaman ini telah mengenal cara diagnose menggunakan detak denyut nadi pasien

10.3.4. Masa nabi

10.3.4.1. Pada masa ini perkembangan kedokteran sudah sangat maju dibandingkan dengan masa masa sebelumnya Namun ada saat itu, Rasullullah SAW memilih cara pengobatan dengan cara,bekam dan meminum madu

10.3.5. Abad pertengahan

10.3.5.1. Pada abad 9 sampai 13 masehi, dunia kedokteran islam berkembang pesat Infrastruktur-infrastruktur seperti rumah sakit dan sekolah kedokteran pertama pun dibangun oleh umat islam, sekolah itu bernama Jindi Shapur yang terletak di kota Baghdad Era kejayaan islam telah melahirkan sejumlah tokoh kedokteran islam seperti Al-Razi Al-Zahrawi, Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, Ibnu al-Nafis dan Ibnu Maimun

10.4. Penelitian Mutakhir Tentang Kesehatan dan Obat-obatan

10.4.1. Pada zaman modern seperti sekarang ini, banyak ilmuwan yang menemukan berbagai penelitian-penelitian terbaru mengenai Kesehatan dan obat-obatan. Diantaranya yaitu:

10.4.1.1. Susu dan air seni unta

10.4.1.2. Madu

10.4.1.3. Teh hijau

10.5. Implementasi ilmu Kedokteran Dalam Islam

10.5.1. Transplantasi organ adalah salah satu cara dalam dunia medis untuk menggantikan bagian tubuh yang rusak. Hukum transplantasi organ tubuh diperbolehkan dalam Islam selama memenuhi kaidah syariat.

10.5.2. Syarat transplantasi organ

10.5.2.1. •Bersifat tolong menolong • tidak ada dharar bagi pendonor •kebutuhan mendesak • dugaan kuat atas selamatnya transplantasi

10.5.3. •Tubektomi adalah metode kontrasepsi permanen berupa pemblokiran tuba, sehingga sel selur tidak bisa masuk ke dalam rahim. •Vasektomi adalah operasi kecil mengikat saluran sperma pria sehingga benih pria tidak mengalir ke dalam air mani pria. •Vasektomi dan tubektomi dalam islam hukumnya adalah haram. Namun hal tersebut dikatakan boleh dilakukan jika (darurat) dan sesuai dengan kaidah standar syariat

11. Islam dan teknologi

11.1. Apa itu Islam

11.1.1. Menurut nabi Muhammad Saw Islam itu adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan shalat, membayar zakat, berpuasa di bulan Ramadhan dan menunaikan haji ke Baitullah jika engkau mampu menuju ke sana.

11.2. Apa itu teknologi

11.2.1. Teknologi merupakan bentuk sarana yang dapat memberikan barang untuk kelangsungan hidup dan juga dengan teknologi pekerjaan manusia dapat diselesaikan dengan mudah.

11.3. Pandangan Islam Tentang Perkembangan Teknologi

11.3.1. Menurut tafsir yang ada pada kitab Al-Qurthubi, ayat tersebut merupakan pokok landasan tentang upaya pembuatan alat- alat dan sebab-sebab. Jadi, Islam menganjurkan untuk menciptakan atau menggunakan alat yang dapat memudahkan pekerjaan kita, Itulah teknologi.

11.4. Macam-macam sains dan teknologi

11.4.1. Rekayasa genetika

11.4.1.1. Pemanfaatan rekayasa genetika contohnya: pemanfaatan dana pada tumbuhan untuk menciptakan tumbuhan yg berkualitas

11.4.2. Kimia

11.4.2.1. Pemanfaatan kimia contohnya: pembuatan plastik sebagai bungkus makanan

11.4.3. Fisika

11.4.3.1. Pemanfaatan fisika contohnya : kompas untuk menentukan arah mata angin

12. Islam dan pertanian

12.1. Perkembangan Islam dan Pertanian

12.1.1. Perkembangan pertanian telah diperbolehkan melalui firman Allah, seperti membuat saluran air irigasi, pembuatan kanal dan danau. Mengembangkan sistem penyerbukan dan sebagainya

12.1.2. Beberapa karya tulis Ilmuwan muslim tentang pertanian:

12.1.2.1. •Buku asy-Syajar oleh Ibnu Khaluyah. •Al-Fallah wa al-Imarah oleh All bin Muhammad Sa'd.

12.1.2.2. peninggalan zaman Abbasiyah membantu membangun pengetahuan kaum muslimin tentang berbagal varian tanaman. Mereka menglasifikasikan tanaman ke dalam kelompok-kelompok yang berbeda. Di bidang ekologi tanaman, para ilmuwan Arab mewariskan banyak konsep yang menunjukkan pemahaman mendalam mereka tentang sifat-sifat tanah, topografi, salinitas, dan komposisi fisik. Di bidang teknik pertanian, umat Islam mewariskan peninggalan besar. Seperti bagaimana menggunakan bajak, kincir air, alat penumbuk, dan alat untuk mengangkat air dari sungal. Orang- orang muslim Andalusia memanfaatkan angin untuk menggerakkan alat penggiling biji- bijian dan mengangkut air untuk menyirami tanaman. Kemudian orang-orang Eropa mengadopsi teknologi ini untuk kebutuhan mereka dan juga teknologi lainnya.

12.1.3. Bioteknologi Rekayasa

12.1.3.1. Mempelajari tentang makhluk hidup

12.1.3.1.1. Seperti rekayasa genetika

12.1.4. Kimia dalam Islam dan Pertanian

12.1.4.1. Kimia merupakan ilmu yang mempelajari tentang susunan, struktur, sifat, dari skala atom hingga molekul dan perubahan energi yang menyertai suatu perubahan materi atau zat.

12.1.4.1.1. Perkembangan Kimia dalam Islam