NYERI SENDI

Começar. É Gratuito
ou inscrever-se com seu endereço de e-mail
NYERI SENDI por Mind Map: NYERI SENDI

1. Apa itu nyeri sendi?

1.1. adalah rasa sakit dan tidak nyaman pada sendi, yaitu jaringan yang menghubungkan dan membantu pergerakan antara dua tulang. Sendi terdapat di seluruh tubuh, termasuk bahu, pinggul, siku, lutut, jari-jari, rahang, dan leher.

2. Diagnosis Differensial

2.1. SLE

2.1.1. Faktor Resiko

2.1.1.1. Genetik

2.1.1.2. Resiko Hormon

2.1.1.3. Imunitas

2.1.1.4. Obat

2.1.1.5. Infeksi

2.1.1.6. Stres

2.1.2. Definisi

2.1.2.1. Merupakan penyakit autoimun kompleks yang menyerang berbagai sistem tubuh

2.1.3. Patofiologi

2.1.3.1. Faktor Likungan Dan Infeksi

2.1.3.1.1. Limfosit T & limfosit B

2.1.3.1.2. Aktifasi imun

2.2. RA

2.2.1. Faktor genetik dan beberapa faktor lingkungan

2.2.2. Deifinisi

2.2.2.1. Merupakan bentuk arthritis (peradangan) akibat inflamasi yang menyebabkan nyeri sendi dan kerusakan.

2.3. GA

2.3.1. faktor resiko

2.3.1.1. Suku bangsa /ras

2.3.1.2. Konsumsi alkohol

2.3.1.3. Konsumsi ikan laut

2.3.1.4. Penyakit

2.3.1.5. Obat-obatan

2.3.1.6. Jenis Kelamin

2.3.1.7. Diet tinggi purin

2.3.2. Definisi

2.3.2.1. merupakan penyakit akibat penimbunan kristal monosodium urat di dalam tubuh sehingga menyebabkan nyeri sendi disebut Gout artritis.

3. etiologi

4. patomekanisme keluhan

5. pemeriksaan penunjang

5.1. SLE : 1. Pem. darah lengkap

5.1.1. Pem. darah lengkap dan LED

5.1.2. Pem. urine lengkap

5.1.3. Pem. kimia darah

5.2. RA : 1. Pem. lab dasar

5.2.1. pem. darah perifer lengkap

5.2.2. factor rheumatoid

5.2.3. pem. kimia darah

5.3. RA : 2. Pem. fungsi hati dan ginjal

5.3.1. 3. pem. foto polos dan MRI

5.4. GA

5.4.1. Pem. laboratorium

5.4.2. pem. cairan sendi

5.4.3. pem. dengan rontgen

6. Penatalaksaan diagnosis

6.1. SLE

6.1.1. NON FARMAKOLOGI

6.1.1.1. edukasi

6.1.1.2. istirahat

6.1.1.3. terapi fisik

6.1.1.4. terapi dengan modalitas

6.1.1.5. ortotik

6.1.2. FARMAKOLOGI

6.1.2.1. OAINS

6.1.2.2. An Malaria

6.1.2.3. steroid

6.1.2.4. imunosupresan

6.2. RA

6.2.1. NON FARMAKOLOGI

6.2.1.1. edukasi

6.2.1.2. latihan/program rehabilitas

6.2.2. FARMAKOLOGI

6.2.2.1. DMARD

6.2.2.2. Agen biologik

6.2.2.3. kortikosteroid

6.2.2.4. obat anti inflamasi non steroid

6.3. GA

6.3.1. NON FARMAKOLOGI

6.3.1.1. Edukasi

6.3.1.2. pengaturan diet

6.3.1.3. istirahat sendi dan pengobatan

6.3.2. FARMAKOLOGI

6.3.2.1. NSAIDs

6.3.2.2. kolkisin

6.3.2.3. kortikosteroid dan hormon adenokortikosteroid

7. Perspektif islam

7.1. Al-Qur'an

7.1.1. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُون َ Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa," (QS. Al-Baqarah: 183)

7.2. Hadist

7.2.1. “Jika kamu ruku’ letakkanlah kedua tanganmu pada kedua lututmu, kemudian renggangkanlah jari-jarimu, kemudian tenanglah sampai ruas tulang belakangmu mantap di tempatnya.“ (HR. Ibnu Hibban dari Ibnu Umar).

8. case review

8.1. perempuan 25 tahun

8.2. nyeri sendi bengkak pada kedua jari tangan

8.3. ruam merah di pipi

8.4. kemerahan pada kaki-telapak kaki

9. faktor resiko

9.1. internal

9.2. external