KONSERVASI SUMBERDAYA ALAM HAYATI DAN EKOSISTEMNYA

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
Rocket clouds
KONSERVASI SUMBERDAYA ALAM HAYATI DAN EKOSISTEMNYA by Mind Map: KONSERVASI SUMBERDAYA ALAM HAYATI DAN EKOSISTEMNYA

1. KETENTUAN UMUM

1.1. Konservasi bertujuan menjaga kelestarian sumberdaya alam hayati dan keseimbangan ekosistemnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat

1.2. Upaya konservasi dapat berupa

1.2.1. Menjaga sistem penyangga kehidupan

1.2.2. Mengawetkan keanekaragaman tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya

1.2.3. Memanfaatkan Sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya secara lestari

2. PERLINDUNGAN SISTEM PENYANGGA KEHIDUPAN

2.1. Bertujuan untuk memelihara proses ekologis untuk menunjang kesejahteraan masyarakat

2.2. Jika wilayah penyangga kehidupan rusak secara alami atau karena sebab lainnya wajib diikuti dengan rehabilitasi secara berkelanjutan

3. PENGAWETAN KEANERAGAMAN JENIS TUMBUHAN DAN SATWA BESERTA EKOSISTEMNYA

3.1. Pengawetan dalam dilakukan dengan cara

3.1.1. Pengawetan keanekaragaman beserta ekosistemnya

3.1.2. Pengawetan jenis tumbuhan dan satwa

3.2. Pengawetan dilakukan didalam dan diluar kawasan suaka alam

3.3. Pengawetan dilakukan untuk membiarkan populasi tumbuhan dan satwa tetap seimbang menurut proses alaminya di alam

3.4. Menghindari kepunahan tumbuhan dan satwa dengan cara mengembangbiakkannya

4. KAWASAN SUAKA ALAM

4.1. Cagar Alam

4.2. Suaka Margasatwa

5. PENGAWETAN JENIS TUMBUHAN DAN SATWA

6. PEMANFAATAN SECARA LESTARI SUMBER DAYA ALAM HAYATI DAN EKOSISTEMNYA

7. KAWASAN PELESTARIAN ALAM

7.1. Taman Nasuonal

7.2. Taman Hutan Raya

7.3. Taman Wisata Alam

8. PEMANFAATAN JENIS TUMBUHAN DAN SATWA LIAR

8.1. Pengkajian, Penelitian, dan Pengembangan

8.2. Penangkaran

8.3. Perburuan

8.4. Perdagangan

8.5. Peragaan

8.6. Pertukaran

8.7. Budidaya tanaman obat-obatan

8.8. Pemeliharaan untuk kesenangan

9. PERAN SERTA RAKYAT

9.1. Pemerintah menumbuhkan kesadaran masyarakat melalui pendidikan dan penyuluhan

10. PENYERAHAN URUSAN DAN TUGAS PEMBANTUAN

11. PENYIDIKAN

12. KETENTUAN PIDANA

13. KETENTUAN PERALIHAN

14. KETENTUAN PENUTUP