Geography by Jonathan.S 10 IPS

Comienza Ya. Es Gratis
ó regístrate con tu dirección de correo electrónico
Geography by Jonathan.S 10 IPS por Mind Map: Geography by Jonathan.S 10 IPS

1. Objek Material

1.1. Lithosfer

1.1.1. Litosfer adalah bagian batuan yang membentuk bentang alam. Contohnya adalah pegunungan, plato, dataran rendah, dan lapisan tanah

1.2. Hidrosfer

1.2.1. Hidrosfer adalah lapisan air. Contohnya adalah sungai, laut, danau dan air tanah.

1.3. Atmosfer

1.3.1. Atmosfer adalah lapisan udara. Contohnya adalah iklim, cuaca, lapisan atmosfer dan lain lain

1.4. Penjelasan

1.4.1. Objek material geografi meliputi gejala-gejala yang terdapat dan terjadi di muka bumi, seperti aspek batuan, tanah, gempa bumi, cuaca, iklim, gunung api, udara, air serta flora dan fauna yang terkait dengan kehidupan manusia.

1.5. Antroposfer

1.5.1. Anthroposfer adalah dinamika penduduk. Contohnya adalah kehidupan sosial manusia, aktivitas ekonomi, budaya, sistem sosial dan lain lain.

1.6. Biosfer

1.6.1. Biosfer adalah lapisan kehidupan. Contohnya adalah hewan, tumbuhan, dan manusia sebagai suatu komunitas bukan sebagai individu.

2. Sejarah

2.1. Pada mulanya, ilmu geografi pada umumnya menceritakan berbagai tempat di permukaan Bumi sebagai hasil penjelajahan ke berbagai penjuru dunia yang dikenal dengan aliran Logografi. Selain memperkenalkan istilah Geographika, Eratosthenes juga merupakan orang pertama yang berhasil menghitung keliling Bumi secara matematis. Hal tersebut dilakukan dengan membandingkan panjang busur dua kota di Mesir, yaitu Alexandria dan Seyne dengan panjang keliling Bumi secara keseluruhan. Hasil pengukuran Eratosthenes ini pada akhirnya menjadi dasar dalam pembuatan globe pertama yang dikembangkan Crates (150 SM). Bentuk globe pertama buatan Crates tentunya masih sangat sederhana.

2.2. Pengertian geografi ini terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu seiring dengan kemajuan pemikiran, pemahaman, dan penelaahan manusia. Bernahadus Vareinus membagi bidang kajia geografi menjadi dua.

2.2.1. Geografi Umum 1) Bagian terestrial, yaitu pengetahuan tentang Bumi sebagai keseluruhan bentuk dan ukurannya. 2) Bagian falakiah, yaitu bagian yang menelaah relasi Bumi dengan planet serta bintang-bintang di jagat raya. 3) Bidang komparatif, yaitu deskripsi mengenai Bumi secara lengkap. Dalam hal ini meliputi letak relatif dari berbagai tempat di permukaan Bumi serta prinsip-prinsip pelayaran samudra

2.2.2. Geografi Khusus 1) Aspek langit, yaitu aspek yang secara khusus mempelajari keadaan iklim. 2) Aspek permukaan Bumi, (litosfer) yaitu aspek yang mempelajari mengenai relief atau bentuk muka bumi, flora serta fauna di berbagai wilayah di permukaan Bumi. 3)Aspek manusia, yaitu aspek yang mempelajari aspek penduduk, perdagangan, dan pemerintahan di berbagai wilayah.

2.3. Perkembangan ilmu geografi juga dipengaruhi oleh adanya pemikiran Darwin dengan teori evolusi biologi dalam perkembangan makhluk hidup. Sebagai contoh, Ratzel (Jerman) menganggap negara sebagai organisasi hidup (makhluk hidup) yang dalam perkembangannya memerlukan makanan, minuman, dan ruang bagi kehidupan. Untuk memenuhi kebutuhan, suatu negara pada umumnya akan mencari dan menguasai wilayah-wilayah lain di sekitarnya, terutama wilayah yang lemah. Huntington (USA) berpendapat bahwa kondisi iklim suatu wilayah sangat menentukan tingkat kemajuan sosial dan budaya penduduknya. Pendapat ini ditentang oleh beberapa ahli yang berpikir bahwa yang sangat menentukan kemajuan suatu wilayah adalah tingkat kemampuan penduduk, sedangkan alam hanya memberikan kemungkinan- kemungkinan untuk diolah dan dimanfaatkan bagi kehidupan manusia.

3. Pengertian

3.1. “Geografi” berasal dari bahasa Yunani, asal kata ”geo” berarti ”bumi” dan ”graphein” yang berarti ”lukisan”,”tulisan" atau "deskripsi". Oleh karena itu secara sederhana geografi adalah ilmu yang bertujuan untuk menggambar atau mendeskripsikan tentang bumi.

3.2. Secara luas geografi adalah ilmu yang mempelajari atau mengkaji segala fenomena yang ada di permukaan bumi, seperti penduduk, flora, fauna, batuan, iklim, tanah, air dan interaksi yang terjadi antara fenomena-fenomena tersebut.

3.3. Geografi dikemukakan oleh para ahli antara lain sebagai : - Eratosthenes (276-194 SM) + Menurut Eratosthenes yakni adalah tokoh pendiri istilah geografi pada abad ke 1, geografi berasal dari kata geographica yang artinya penulisan atau penggambaran tentang bumi oleh karena itu berdasarkan pendapatnya itu Eratosthenes dianggap sebagai pendiri atau peletak dasar pengetahuan geografi. - Claudius Ptolomeus + Geografi menurutnya adalah, suatu penyajian sebagian atau seluruh permukaan bumi bersama fenomena yang terkandung di dalamnya dalam benruk peta, oleh karena itu peta menjadi komponen penting untuk memberikan informasi tentang permukaan bumi.

4. Objek Formal

4.1. Sudut Pandang Keruangan

4.1.1. Dalam sudut ini melalui sudut pandang keruangan, objek formal dilihat dari segi nilai suatu tempat dari berbagai kepentingan. Dari hal ini kita dapat mempelajari tentang: + letak + jarak + keterjangkauan ( aksesibilitas ) dan sebagainya.

4.2. Sudut Pandang Kelingkungan

4.2.1. Sudut pandang ini diterapkan dengan cara mempelajari suatu tempat dalam kaitannya dengan keadaan suatu tempat beserta komponen-komponen di dalamnya dalam satu kesatuan wilayah. Komponen-komponen tersebut terdiri atas komponen abiotik dan biotik.

4.3. Penjelasan

4.3.1. Objek formal adalah sudut pandang dan cara berpikir terhadap suatu gejala di muka bumi, baik yang sifatnya fisik maupun sosial yang dilihat dari sudut pandang segi keruangan, kelingkungan, waktu dan kompleks wilayah.

4.4. Sudut Pandang Kewilayahan

4.4.1. Pada sudut pandang ini, objek formal dipelajari kesamaan dan perbedaannya antar wilayah serta wilayah dengan ciri-ciri khas. Dari sudut pandang ini kemudian muncul pewilayahan seperti kawasan gurun, yaitu daerah-daerah yang memiliki ciri-ciri serupa dalam komponen atmosfer.

4.5. Sudut Pandang Waktu

4.5.1. Sudut pandang ini dipelajari dari segi perkembangan dari periode ke periode waktu atau perkembangan dan perubahan dari waktu ke waktu. Contoh : perkembangan suatu wilayah dari tahun ke tahun.

5. Aspek Geografi

5.1. Aspek Geografi Fisik

5.1.1. Aspek fisik mengkaji segala fenomena geosfer yang memengaruhi kehidupan manusia, meliputi aspek kimiawi, biologis, astronomis, dan semua fenomenal alam yang dapat langsung diamati. Contohnya adalah: + Aspek Topologi - Aspek Topologi adalah aspek yang berkaitan dengan bentuk muka bumi (morfologi), letak atau lokasi suatu wilayah, luas, dan batas-batas wilayah yang mempunyai ciri-ciri khas tertentu. +Aspek Abiotik - Aspek abiotik adalah aspek yang berkaitan dengan unsur kondisi tanah, hidrologi (perairan darat maupun laut), dan kondisi iklim dari suatu wilayah. +Aspek Biotik - Aspek biotik adalah aspek yang berkaitan dengan unsur vegetasi (flora) dan fauna.

5.2. Aspek Gografi Sosial

5.2.1. Aspek Sosial mengkaji segala fenomena aspek gejala di permukaan bumi atau geosfer yang mengambil manusia sebagai aspek utamanya. Geografi manusia meliputi aspek antropologis, politis, ekonomis dan aspek yang berhubungan dengan kehidupan manusia (kebudayaan). Aspek-aspek sosial terdiri dari: + Aspek sosial - Aspek sosial adalah aspek yang berkaitan dengan unsur tradisi, adat-istiadat, komunitas, kelompok masyarakat, dan lembaga-lembaga sosial. + Aspek Ekonomi - Aspek ekonomi meliputi pertanaian, perkebunan, pertambangan, industri, perdagangan, transportasi, pasar, dan kegiatan ekonomi lainnya. + Aspek budaya - Aspek budaya adalah aspek yang berkaitan dengan unsur pendidikan, agama, bahasa, dan kesenian. + Aspek politik - Aspek politik meliputi unsur kepemerintahan yand terjadi dalam kehidupan di masyarakat.

6. Sources

6.1. + https://www.edufunia.com/2018/03/sejarah-perkembangan-geografi/ + Buku geography erlangga + https://www.gurupendidikan.co.id/objek-studi-geografi/#ftoc-heading-6