1. Historiografi Nasional / Modern
1.1. Pengertian
1.1.1. penulisan sejarah yang mengungkapkan kehidupan bangsa dan rakyat Indonesia dalam sejarah aktivitas
1.2. Ciri-Ciri
1.2.1. Indonesia sentris
1.2.2. cara pandang bangsa Indonesia
1.2.3. Mengandung pembangunan karakter bangsa
1.2.4. Disusun oleh penulis Indonesia
1.2.5. Melakukan pendekatan aspek sejarah lokal
1.2.6. Menggunakan pendekatan multi dimensional
2. Historiografi Kolonial
2.1. Ciri-Ciri
2.1.1. Bersifat Eropa sentris / Belanda sentris
2.1.2. Penjajah sebagai subjek sejarah
2.1.3. Tokohnya merupakan orang-orang Belanda dan pemerintahan kolonial
2.1.4. Pembahasannya adalah aktivitas bangsa Belanda
2.1.5. Bersifat diskriminatif
2.2. Contoh
2.2.1. History of Java
2.2.2. Beknopt Leerboek der Geschiedenis
2.2.3. Max Havelaar
3. Jenis-Jenis Sejarah
3.1. Berdasarkan Tujuan Dan Sifat
3.1.1. Sejarah naratif
3.1.2. Sejarah didaktif
3.1.3. Sejarah genetik
3.2. Berdasarkan Cakupan Wilayah Pembahasan
3.2.1. Sejarah lokal
3.2.1.1. Pembahasan kedaerahan
3.2.1.2. Meliputi aspek sosial, politik, agama, teknologi dan ekonomi
3.2.1.3. untuk mengkaji perkembangan suatu daerah
3.2.2. Sejarah nasional
3.2.2.1. Cakupan wilayah lebih luas daripada sejarah lokal
3.2.2.2. Mengandung makna nasionalisme
3.2.2.3. Dimulai tahun 1942
3.2.2.4. Untuk mengetahui sejarah bangsa
3.2.3. Sejarah dunia
3.2.3.1. Peristiwa yang berpengaruh secara global
4. Historiografi Tradisional
4.1. Penulisan Sejarah Tradisonal
4.1.1. Sejarah zaman Hindu-Buddha
4.1.2. Istanasentris
4.1.3. Agar diketahui generasi penerus
4.1.4. Ada unsur sastra
4.2. Karakteristik Naskah
4.2.1. Feodalis-aristokratis
4.2.2. Subjektivitas tinggi
4.2.3. Banyak anakronisme
4.2.4. Disusun tidak ilmiah
4.2.5. Sumber sulit ditelusuri
4.2.6. Regio-sentris
4.3. Jenis Karya
4.3.1. Kitab
4.3.2. Babad
4.3.3. Hikayat
4.4. Contoh
4.4.1. Babad Tanah Jawa
4.4.2. Serat Pararaton
4.4.3. Negarakertagama
4.4.4. Hikayat Raja – Raja Pasai
4.5. Historiografi Tradisional Masa Hindu Buddha
4.5.1. Terjemahan naskah Hindu dari India
4.5.2. Bersifat religiomagis
4.5.3. Kandungannya bersifat keraton sentris
4.6. Historiografi Tradisional Masa Islam
4.6.1. Belum bisa meninggalkan mitologi
4.6.2. Telah mengenal kronologi
4.6.3. Bersifat etnosentris