1. Pengertian
1.1. suatu aktifitas yang dilakukan dengan menerapkan prinsip-prinsip proses belajar dan prosedur psikologis yang bertujuan untuk memodifikasi perilaku pribadi yang tidak normal agar dapat kembali dalam pribadi yang normal.
1.2. usaha untuk menerapkan prinsip-prinsip belajar ataupun prinsip-prinsip psikologis hasil eksperimen lain pada perilaku manusia
2. Keunggulan dan kelemahan modifikasi perilaku
2.1. keunggulan
2.1.1. 1. direncanakan terlebih dahulu. 2. Perincian pelaksanaan dapat diubah selama perlakuan atau terapi berlangsung. 3. Bila dari hasil monitoring ternyata suatu teknik gagal atau kurang berhasil untuk menimbulkan perubahan, segera dapat dideteksi dan diusahakan untuk digunakan teknik penggantinya. 4. Teknik-teknik yang dipakai dalam modifikasi perilaku dapat diterangkan dan diatur secara rasional. 5. Waktu yang dibutuhkan untuk melaksanakan perubahan lebih singkat daripada menggantungkan perubahan yang terjadi secara insight yang diperoleh subjek.
2.2. Kelemahan
2.2.1. 1. Percobaan-percobaan awal yang dilakukan dalam modifikasi perilaku menggunakan media binatang, sementara perilaku binatang tidak sekompleks perilaku manusia sehingga bila diterapkan pada manusia memerlukan penanganan secara lebih teliti. 2. Tidak semua perilaku manusia dapat diamati secara langsung, sehingga modifikasi perilaku mengalami kesulitan untuk mengubah perilaku-perilaku yang pengamatannya tidak langsung. 3. Perilaku manusia itu kompleks, sehingga untuk melakukan analisis perilakuyang tepat memerlukan latihan dan kecermatan dari terapis.
3. Macam – macam perubahan
3.1. 1. Peningkatan perilaku Peningkatan perilaku dapat dilihat dari sisi frekuensi, intensitas dan lamanya perilaku dijalankan oleh seseorang.
3.2. 2. Pemeliharaan Perilaku Pemeliharaan perilaku selalu berkaitan dengan perilaku yang diharapkan telah terbentuk.
3.3. 3. Pengurangan atau penghilangan perilaku Pengurangan atau penghilangan perilaku dilakukan dengan prosedur penghapusan (extintion) dan pemberian berbagai bentuk hukuman (punishment).
3.4. 4. Perkembangan atau Perluasan Perilaku Perkembangan perilaku bertujuan untuk membentuk perilaku yang lebih spesifik yang merupakan sasaran pembentukan perilaku.
4. Analisis Fungsi
4.1. Untuk melakukan analisis fungsi dapat digunakan formula ABC.
4.1.1. A (Antecedent) ialah segala hal yang mencetuskan atau menyebabkan perilaku yang dipermasalahkan. Antecedent ini berkaitan dengan situasi tertentu (bila sendiri, bila bersama teman, saat tertentu, tempat tertentu, selagi melakukan aktivitas tertentu dan sebagainya).
4.1.2. B (Behavior) ialah segala hal mengenai perilaku yang dipermasalahkan. Behavior ini dilihat dari sisi frekuensinya,intensitasnya dan lamanya.
4.1.3. C (Consequence) ialah akibat-akibat yang diperoleh setelah perilaku itu terjadi. Konsekuensi inilah yang biasanya “memelihara” perilaku yang menjadi masalah.