1. 3. keseimbangan lahir dan batin
2. 2.kemanusiaan/internasionalisme
3. 1. sidang PPKI
3.1. 18 Agustus 1945
3.1.1. 1. menetapkan dan mengesahkan UUD negara RI tahun 1945
3.1.2. 2. memilih presiden dan wapre; ir soekarno dan drs moh. hatta
3.1.3. membentuk sebuah komite nasional untuk membantu presiden
4. sidang 1 tanggal 29 mei- 1 juni 1945
4.1. rumusan dasar masalah
4.1.1. mr. muhammad Yamin (29 mei 1945)
4.1.1.1. 1.peri kebangsaan
4.1.1.2. 2.peri kemanusiaan
4.1.1.3. 3.peri-ketuhanan
4.1.1.4. 4.peri kerakyatan
4.1.1.5. 5.kesejahteraan rakyat
4.1.2. prof. Dr. soepomo (31 mei 1945)
4.1.2.1. 1.persatuan
4.1.2.2. 2. kekeluargaan
4.1.2.3. 4. musyawarah
4.1.2.4. 5. keadilan rakyar
4.1.3. ir. seokarno 1 juni 1945)
4.1.3.1. 1. kebangsaan/ nasionalisme
4.1.3.2. 3.mufakat/ demokrasi
4.1.3.3. 4.kesejahteraan sosial
4.1.3.4. ketuhanan yang berkebudayaan
5. kedudukan hukum pancasila
5.1. pancasila
5.1.1. dasar negara
5.1.1.1. alinea ke-4 UUD 1945
5.1.1.1.1. disahkan PPKI
5.1.2. menjiwai pembukaan dan pasal-pasal UUD 1945
5.1.2.1. prof. R. seopomo
5.1.2.1.1. suasana kebatinan/ semangat kejiwaan dari pasal-pasal UUD 1945
5.1.3. UUD No 10 tahun 2004
6. filsafat pancasila
6.1. definisi
6.1.1. refleksi kritis dan rasional tentang pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa
6.1.1.1. tujuan: mendapatkan pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh
6.2. mengandung
6.2.1. pandangan
6.2.1.1. nilai
6.2.1.1.1. pemikiran
6.3. ruslan abdul gani
6.3.1. dikatakan sebagai filsafat
6.3.1.1. hasil permenungan jiwa yang mendalam di lakukan oleh the founding ffther kita, yang dituangkan dalam isuatu sistem
6.4. notonagoro
6.4.1. memberi pengetahuan dan pengertian ilmiah
6.4.1.1. hakikat dari pancasila
7. proses perumusan masalah
7.1. Proses
7.1.1. 2.perumusan dasar negara
7.1.1.1. sidang II tgl 10-16 juni 1945
7.1.1.1.1. diambil dari piagam jakarta
7.1.1.2. rumusan pancasila diterima
7.1.1.2.1. rumusan pertama
7.1.1.2.2. rumusan ke-2
7.1.1.2.3. rumusan ke-3
7.1.1.2.4. rumusan ke-4
7.1.1.2.5. rumusan ke-5
7.2. penetapan pancasila sebagai dasar negara
7.2.1. 2. perbedaan rumusan dasar negara
7.2.1.1. terdapat pada sila ke-1
7.2.1.1.1. ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syiarat islam bagi pemeluk-pemuluknya
8. dari bahasa
8.1. sansekerta
8.1.1. sila
8.1.1.1. prinsip/asas
8.2. pembentukan BPUPKI
8.2.1. dalam bahasa jepang
8.2.1.1. dokunitsu junbi cokosai
8.2.1.1.1. dibentuk oleh: jenderak kimakichi harada
8.2.1.1.2. 1 maret 1945
8.2.2. tujuan penyelidikan dan mempelajari segala sesuatu yang di rasa penting terkait pembentukan negara indonesia merdeka
8.2.3. tugas : mempersiapkan hal-hal penting terkait dengan tata pemerintah indonesia setelah merdeka
8.2.4. diresmikan 28 mei 1945
8.2.4.1. gedung cuo sang in, pejabon, jakarta
8.2.5. anggota 67 orang
8.2.5.1. 60 orang tokoh indonesia
8.2.5.2. 7 orang anggota jepang
8.2.6. ketua dr, rajiman wadiodingrat
8.2.7. WK: ichibangesea yosio dan R.P. seoroso
9. nilai-nilai dan arti penting pancasila
10. pengalaman nilai-nilai pancasila
11. setiap orang wajib beragama dan bebas memilih agama
12. 2. pancasila sebagai ideologi terbuaka
12.1. dimensi idealistis
12.1.1. nilai-nilai dasar yang terkandung dalam pancasila yang bersifat sistematis dan rasional
12.1.1.1. hakikat nilai yang terkandung dalam 5 sila pancasila
12.2. dimensi normatif
12.2.1. nilai-nilai dasar yang terkandung dalam pancasila perlu dijabarkan suatu sistem norma
12.2.1.1. pembukaan UUD 1945
12.3. dimensi realistis
13. pengertian ideologi
13.1. inggris
13.1.1. idea
13.1.1.1. gagasan
13.2. yunani
13.2.1. logos
13.2.1.1. ilmu/pengetahuan
13.3. pentingnya ideologi suatu negara
13.3.1. untuk membangkitkan semangat
13.3.2. kesadaran kemerdekaan
13.3.3. kehormatan suatu bangsa
13.3.4. cita-cita suatu bangsa
13.4. ideologi yang kuat dan kokoh
13.4.1. fundemental atau dasar bagi setiap bangsa dan negera yang ingin berdiri kokoh kuat dan maju
13.4.1.1. tidak mudah terombang-ambing oleh banyak persoalan masyarakat, berbangsa dan bernegara
13.4.2. ideologi tidak ada
13.4.2.1. bangsa dan negara akan rapuh dan mudah goyah
13.5. perbedaan ideologi
13.5.1. rakyat bebas berbuat asal tidak melanggar hukum
13.5.2. ideologi liberarlisme
13.5.2.1. kepentingan dan hak WN lebih lebih diutamakan dari pada kepentingan negara
13.5.2.2. negara tidak mencampuri urusan agama
13.5.3. ideologi komunisme/sosialisme
13.5.3.1. kepentingan negara lebih diutamakan dari pada kepentingan WN
13.5.3.2. WN bebas beragama, bebas tidak beragama, dan bebas untuk propoganda anti agama
13.5.4. ideologi pancasila
13.5.4.1. hubungan antara WN dengan negara= seimbang
13.5.4.2. agama erat hubungannya dengan negara
14. kedudukan pancasila
14.1. sebagai dasar negar
14.1.1. pancasila sebagai dasar negara merupakan sumber dari segala sumber hukum
14.1.2. pancasila dijabarkan dalam UuD 1945
14.1.3. pancasila sebagai pandangan hidup bangsa
14.1.3.1. konsep dasar yang di dalamnya terkandung pikiran dan gagasan mengenai wujud kehidupan yang dianggap baik yang di cita-citakan bangsa
14.1.3.2. pikiran dan gagasan terdalam dari konsep dasar yang di anggap baik
14.1.3.3. harus mampu mencerminkan realitas hidup dan berkembang dalam masyarakat
14.1.3.3.1. dijabarkan dalam kehiduoan nyata di berbagai bidang
14.1.3.4. kristalisasi dan nilai pandangan hidup sendiri yang diyakini kebenarannya dan menimbulkan tekad dan mewujudkannya
14.2. fungsi
14.2.1. pancasila sebagai jiwa bangsa indonesia
14.2.2. pancasila sebagai kepribadian bangsa indonesia