1. Landasan Pengembangan Kurikulum
1.1. Landasan filosofis
1.1.1. Kebermaknaa, isi, dan esensi serta tujuan dan dasar dari kurikulum yang dikembangkan
1.2. Landasan Psikologis
1.2.1. Perkembangan siswa, mental, dan kejiwaan
1.3. Landasan Sosiologis
1.3.1. Interaksi sosial (masyarakat, IPTEK, kebudayaan)
1.4. Landasan Historis
1.4.1. Sejarah yang berpengaruh terhadap kurikulum yang dikembangkan
2. Pengertian kurikulum
2.1. Serangkaian rencana pengajaran yang digunakan sebagai pedoman pada proses pembelajaran.
3. Komponen Kurikulum
3.1. Tujuan (tahap perencanaan)
3.1.1. tujuan nasional
3.1.1.1. sesuai dengan UU Sisdiknas tahun 2003
3.1.2. tujuan institusional
3.1.2.1. tujuan lembaga yang berkaitan dengan visi misi
3.1.3. tujuan kurikuler
3.1.3.1. tujuan masing-masing bidang studi atau mata pelajaran.
3.1.4. tujuan instruksional
3.1.4.1. capaian pembelajaran berdasarkan pengalaman belajar siswa
3.2. isi (tahap proses)
3.2.1. materi pembelajaran serta pengaturannya menyesuaikan dengan tujuan pembelajaran dan beban belajar siswa
3.3. strategi (tahap proses)
3.3.1. Untuk mencapai tujuan pembelajaran, disesuaikan dengan tujuan dari kurikulum itu sendiri dan perkembangan paradigma pembelajaran.
3.3.1.1. Exposition adalah keseluruhan materi ajar yang disampaikan pada siswa dalam bentuk akhir
3.3.1.2. Discovery learning adalah untuk menemukan dan siswa dituntut untuk melakukan kegiatan, analisis,kesimpulan dan organisasi.
3.3.1.3. Rote learning yaitu materi yang disajikan tanpa memperhatikan makna bagi siswa
3.3.1.4. Meaningful learning yaitu bahan yang disajikan dengan mengutamakan maknanya bagi sisw
3.3.1.5. Group learning adalah strategi yang melibatkan lebih dari satu siswa yang dibagi kedalamkelompok
3.3.1.6. Individual learning merupakan strategi pembelajaran individual
3.4. Evaluasi (tahap penilaian)
3.4.1. penentuan tingkat capaian kurikulum serta penentuan tindak lanjut.