1. Transmission
1.1. Media Transmisi
1.1.1. Kabel Tembaga
1.1.2. Kabel Serat Optik
1.1.3. Sinyal Radio
1.2. Teknik Transmisi
1.2.1. Analog ; SInyal suara diubah menjadi sinyal analog sebelum dikirim
1.2.1.1. Digital ; Sinyal suara diubah menjadi sinyal digital sebelum dikirim
1.3. Four Wire Circuit
1.3.1. Jaringan transmisi yang menggunakan dua kabel untuk setiap arah transmisi
1.3.1.1. Meningkatkan kualitas suara dan mengurangi gangguan
2. Switching System
2.1. Elemen Dasar
2.1.1. Switching Matrix ; Menghubungkan saluran input ke saluran output
2.1.2. Signalling System ; Sistem yang mengirimkan informasi kontrol panggilan
2.1.3. Control Unit ; Unit yang mengontrol operasi sistem switching
2.2. Fungsi Sistem Switching
2.2.1. Membangun dan mempertahankan koneksi fisik
2.2.1.1. Mengarahkan panggilan ke tujuan yang benar
2.2.1.1.1. Mengatur kualitas layanan
2.3. Persyaratan Sistem Switching
2.3.1. Kapasitas ; Sistem harus mampu menangani jumlah panggilan yang besar
2.4. Struktur Sistem Switching
2.4.1. Distributed ; Sistem switching yang terdiri dari beberapa elemen switching yang tersebar
2.4.1.1. Centralized ; Sistem switching yang terdiri dari satu elemen switching yang terpusat
2.4.1.1.1. Hierarchical ; Sistem switching yang terdiri dari beberapa elemen switching yang tersusun secara hierarkis
2.5. Evaluasi PSTN
2.5.1. Keandalan ; PSTN harus dapat menyediakan layanan dengan tingkat keandalan yang tinggi
2.6. Explorasi Sistem Switching
2.6.1. Step by step Switching ; Sistem switching yang menggunakan mekanisme langkah demi langkah untuk membangun koneksi
2.6.2. Crossbar exchange ; Sistem switching yang menggunakan jaringan saklar silang untuk membangun koneksi
2.6.3. SPC exchange ; Sistem switching yang menggunakan komputer untuk membangun koneksi
2.7. Switching Digital
2.7.1. TDM (Time Division Multiplexing) adalah metode penggabungan beberapa sinyal digital menjadi satu sinyal digital yang memiliki kecepatan tinggi.
2.7.1.1. TDM menyusun beberapa sinyal secara serial, tiap sinyal dikorelasikan dengan time slot di frame TDM. Data dari n saluran yang telah di ubah menjadi sinyal digital dikompresi dan ditransfer ke satu saluran tunggal.
2.7.1.1.1. The North American Standard (PCM 24 Transmission System)
2.7.1.1.2. The European Primary System (PCM 30 Transmission System)
3. End System
3.1. Pengembangan Telepon
3.1.1. 1854
3.1.2. Charles Bourseul menemukan getaran akibat gelombang suara pada disk yang cukup fleksibel. Dia juga menemukan bahwa getaran ini dapat membuat dan memutus arus listrik dari baterai
3.1.3. 1861
3.1.4. Philip Reis, Seorang fisikawan Jerman menemukan bahwa membran yang dipasang pada disk dapat mereproduksi gelombang suara.
3.1.4.1. 1876
3.1.4.2. Sir Alexander Graham Bell menemukan telepon. Telepon ini memiliki pemancar dan penerima. Telepon ini terbuat
3.1.4.3. 1877
3.1.4.4. Berliner dan kemudian Huges, Hummings menemukan bahwa butiran karbon adalah bahan yang paling cocok untuk pemancar.
3.1.4.4.1. 1878
3.1.4.4.2. Thomas Watson, asisten A.G Bell menemukan perangkat daring.
3.1.4.4.3. 1886
3.1.4.4.4. Edison memperbaiki desain telepon Hummings
3.2. Komponen Telepon
3.2.1. Handset
3.2.1.1. Terdapat Microphone (mengubah sinyal suara menjadi sinyal listrik) dan Speaker (Sinyal listrik menjadi suara)
3.2.1.1.1. Battery 48V
3.3. Kondisi Handset
3.3.1. On-Hook
3.3.1.1. Subscriber loop akan membentuk open loop sehingga tidak ada arus yang mengalir.
3.3.1.1.1. Off-Hook
3.4. Jenis-jenis Nada Telepon
3.4.1. Dial Tone Nada yang dikirim dari sentral telepon sebagai tanda jaringan tersedia dan siap untuk digunakan.
3.4.1.1. Ringback Tone Memberitahu user bahwa telepon tertuju sedang berdering.
3.4.1.1.1. Ringing Tone Sinyal ini mengaktifkan Bel pada Pesawat Telepon
3.5. Call Processing
3.5.1. Idle state
3.5.1.1. Call request identification
3.5.1.1.1. Providing Dial Tone
4. Signalling
4.1. Arsitektur CCS7
4.1.1. AP ; Application Part
4.1.1.1. TCAP ; Untuk menyelesaikan komunikasi dengan data base
4.1.1.1.1. ISDN-UP ; Menyediakan fungsi-fungsi signalling yang dibutuhkan sebagai pendukung basic bearer service dan supplementary service untuk aplikasi voice maupun non-voice pada ISDN
4.2. Common Channel Signalling
4.2.1. Signalling CCS digunakan untuk jaringan yang telah terdigitalisasi dengan standard PCM 64kbps
4.2.2. Signalling CCS melakukan fungsi call control, remote control, management and maintenance.
4.2.3. Sistem signalling CCS yang digunakan saat ini adalah system signalling CCS No.7