KONFLIK DALAM ORGANISASI
Balgis Annisa Putriにより
1. CIRI-CIRI ORGANISASI MENGALAMI KONFLIK
1.1. 1. Terdapat perbedaan pendapat atau pertentangan antar individu atau kelompok
1.2. 2. Terdapat perselisihan dalam mencapai tujuan yang disebabkan karena adanya perbedaan persepsi dalam menafsirkan program organisasi
1.3. 3. Terdapat pertentangan norma , dan nilai nilai individu maupun kelompok
1.4. 4. Adanya sikap dan perilaku saling meniadakan, menghalangi pihak lain untuk meperoleh kemenangan dalam memperebutkan sumber daya organisasi yang terbatas
1.5. 5. Adanya perdebatan dan perentangan sebagai akibat munculnya kreatifitas, inisiatif atau gagasan-gagasan baru dalam mencapai tujuan organisasi
2. PROSES TERJADINYA KONFLIK
2.1. Hendricks, W (1992), proses terjadinya konflik terdiri ari 3 ahap : 1. peristiwa sehari hari, 2. adanya tantangan 3. timbulnya pertentangan
2.2. Hardjana, A.M. (1994:14), lingkaran konflik terdiri dari : Kondisi yang mendahului Kemungkinan konflik yang dilihat Konflik yang dirasa Perilaku yang nampak Konflik ditekan atau dikelola Dampak konflik
3. JENIS-JENIS KONFLIK
3.1. 1. Konflik antar Kelompok 2. Konflik Intern dalam kelompok 3. Konflik antar individuuntuk mempertahankan hak dan kekayaan 4. Konflik intern individu untuk mencapai cita cita Polak, M. (1982)
3.2. 1. Konflik pribadi 2. Konflik rasial 3. Konflik antar kelas-kelas sosial 4. Konflik politik antar golongan-golongan dalam masyarakat 5. Konflik berskala internasional antar negara Soekanto, S. (1981)
4. HAKIKAT KONFLIK
4.1. - Konflik selalu hadir dan tidak dapat dielakan
4.2. - Konflik sering muncul dan terjadi di setiap organisasi
4.3. - Terdapat perbedaan pandangan para pakar dalam mengartikan konflik
5. DEFINISI KONFLIK
5.1. 1. Cummings, P.W (1980;41) Suatu proses interaksi sosial dimana dua orang, atau dua kelompok atau lebih, berbeda atau bertentangan dalam pendapat atau tujuan mereka
5.2. 2. Alisjahbana, S.T (1986;139) Perbedaan pendapat dan pandangan diantara kelompok-kelompok masyarakat yang akan mencapai nilai yang sama.
5.3. 3. Stoner, J.A.F & Freeman, R.E (1994) Konflik organisasi adalah mencakup ketidak sepakatan soal alokasi sumberdaya yang langka atau perselisihan soal tujuan, status, nilai, persepsi atau kepribadian
5.4. 4. Stoner dan Wankel (1986) Konflik organisasi adalah ketidak sesuaian antara dua anggota organisasi atau lebih yang timbul karena fakta bahwa mereka harus berbagi dalam hal sumber-sumber daya yang terbatas
6. PENYEBAB KONFLIK
6.1. 1. Perbedaan kepribadian
6.1.1. 7. Komunikasi yang buruk
6.2. 2. Perbedaan nilai
6.2.1. 8. Persaingan departemen
6.3. 3. Batasan pekerjaan yang kabur
6.3.1. 9. Harapan kerja yang tidak masuk akal
6.4. 4. Perebutan sumber daya yang terbatas
6.4.1. 10. Harapan yang tidak terpenuhi atau tidak realistis
6.5. 5. Pengambilan keputusan yang tidak demokratis
6.5.1. 11. Organisasi yang lebih kompleks
6.6. 6. Pembuatan keputusan sepihak
6.6.1. 12. Konflik yang tidak terselesaikan