Tugas & Tanggung Jawab Pengawas Operasional Madya

登録は簡単!. 無料です
または 登録 あなたのEメールアドレスで登録
Tugas & Tanggung Jawab Pengawas Operasional Madya により Mind Map: Tugas & Tanggung Jawab Pengawas Operasional Madya

1. Usaha Jasa Pertambangan

1.1. Kaidah Teknis UJP

1.1.1. Penentuan Kegiatan

1.1.2. Penentuan Kualifikasi

1.1.3. Pemilihan UJP

1.1.4. Penentuan UJP

1.2. Kewajiban Perusahaan Jasa Pertambangan

1.2.1. Melaksanakan Aspek Teknis, Konservasi dan Safety

1.2.2. Mengangkat PJO

1.2.3. Memiliki Tenaga Teknis

1.2.4. Melapor ke Gubernur

1.3. Evaluasi Usaha Jasa Pertambangan

1.3.1. Laporan Kegiatan Berkala

1.3.2. Informasi Modal & Tenaga Kerja

1.3.3. Penerapan Aspek Teknis, Konservasi dan Safety

1.3.4. Pengesahan PJO oleh KTT

2. Keselamatan Operasi

2.1. SPIP

2.1.1. Pre-Check

2.1.2. PM Check (Regular Maintenance)

2.2. Keselamatan Instalasi

2.2.1. Equipment Register

2.2.2. Line Diagram

2.2.3. Pemeriksaan Berkala

2.3. Tenaga Teknis yang Berkompeten

2.3.1. POP & POM

2.3.2. Sertifikat Ahli Kelistrikan

2.4. Kelayakan SPIP

2.4.1. Contract SoW

2.4.2. Equipment Register

2.4.3. Comissioning

2.4.4. Pengujian Secara Berkala

2.5. Evaluasi Laporan Hasil

2.5.1. Laporan dalam RKAB

3. Konservasi Minerba

3.1. Rencana Recovery Penambangan

3.2. Pelaksanaan Recovery Penambangan

3.3. Rencana & Pelaksanaan Recovery Pengolahan

3.3.1. Laporan Konservasi Mineral

3.4. Pengolahan

3.5. Pemanfaatan

3.6. Pendataan

3.7. Evaluasi

4. Pengelolaan Lingkungan Hidup & Reklamasi Pasca Tambang

4.1. Pengelolaan Lingkungan Hidup

4.1.1. Pengelolaan LH Eksplorasi, Konstruksi, Penambangan, Pengangkutan, Pengolahan/Pemurnian

4.1.1.1. RKL - RPL

4.1.2. Pemantauan LH

4.1.3. Penanggulangan Pencemaran

4.1.4. Sistem Pengelolaan LH

4.1.5. Penghargaan LH

4.2. Rencana Reklamasi, Pasca Tambang, Pasca Operasi

4.2.1. Laporan Rencana Reklamasi

4.2.2. Laporan Rencana Penutupan Tambang

4.3. Penilaian & Persetujuan

4.4. Jaminan Reklamasi & Pasca Tambang

4.5. Pelaksanaan Reklamasi & Pasca Tambang

4.5.1. Laporan perencanaan Reklamasi

4.6. Pelaporan & Pencairan Jaminan Reklamasi

4.7. Penyerahan Lahan Reklamasi

4.8. Penyerahan Lahan Pasca Tambang

5. Teknis Pertambangan

5.1. Kaidah Umum

5.1.1. Sarana & Prasarana

5.1.2. Peta

5.1.3. Penilaian Keberhasilan

5.1.4. Penyelidikan, Pengujian & Evaluasi

5.1.5. Personel

5.2. Kegiatan Teknis

5.2.1. Eksplorasi

5.2.1.1. Block Model & Peer Review

5.2.2. Studi Kelayakan

5.2.3. Konstruksi & Pengujian ALat Tambang

5.2.4. Pemanfaatan, Rekayasa dan Penerapan Teknologi

5.2.5. Pemasangan Tanda Batas

5.2.6. Penambangan

5.2.7. Pengolahan & Pemurnian

5.2.8. Pengangkutan

5.2.9. Teknis Pasca Tambang

6. Keselamatan Pertambangan

6.1. Keselamatan Kerja

6.1.1. Manajemen Resiko

6.1.1.1. Risk Assessment

6.1.1.2. HIRA

6.1.2. Program K3

6.1.2.1. RAC/CAR (MHS)

6.1.2.2. Golden Rules

6.1.2.3. Safe Work Permit

6.1.2.4. VPS - FMDS

6.1.3. Kampanye

6.1.3.1. Bulan K3

6.1.3.2. Day of Reflection

6.1.3.3. Prevention Week

6.1.4. Administrasi Keselamatan Kerja

6.1.4.1. Buku Tambang

6.1.4.2. Dashboard (Lagging & Leading)

6.1.4.3. Weekly HSE Meeting

6.1.5. Inspeksi Keselamatan Kerja

6.1.5.1. Safety Observation & Inspection

6.1.5.2. Job Cycle Check

6.1.5.3. Audit MHS/ENV/HKP

6.1.6. Penyelidikan Kecelakaan Kerja

6.1.6.1. Pelaporan via IRIS

6.1.6.2. HIPO & Non HIPO

6.1.6.3. Investigation

6.2. Kesehatan Kerja

6.2.1. Program Kesehatan Kerja

6.2.1.1. Regular MCU

6.2.1.2. Protocol Covid19

6.2.1.3. Smoking Policy

6.2.2. Pengelolaan Ergonomi

6.2.2.1. Ergonomic Assessment oleh Konsultan

6.2.2.2. Fatigue Manajemen

6.2.3. Higienis & Sanitasi

6.2.3.1. Pemeriksaan & Penanganan Sanitasi Camp

6.2.4. Pengelolaan Gizi (Makanan & Minuman)

6.2.4.1. Sentralisasi Makan & Minum

6.2.5. Diagnosis & Pemeriksaan PAK

6.2.5.1. Kontrol Tekanan Darah Rutin

6.3. Lingkungan Kerja

6.3.1. Pengelolaan Kebisingan

6.3.2. Pengelolaan Pencahayaan

6.3.3. Pengelolaan Getaran

6.3.3.1. Workroom Monitoring

6.3.4. Pengelolaan Radiasi

6.3.5. Pengelolaan Kuantitas & Kualitas Udara

6.4. Sistem Manajemen K3

6.4.1. Internal Audit SMKP

6.4.2. Internal Audit Kontraktor

7. Keadaan Darurat

7.1. Identifikasi Keadaan Darurat

7.1.1. HIRA

7.2. Pencegahan Keadaan Darurat

7.2.1. Bowtie

7.3. Kesiapsiagaan Keadaan Darurat

7.3.1. ERP

7.4. Respon Keadaan Darurat

7.4.1. ERP Drill

7.5. Pemulihan

8. Standarisasi

8.1. Standar Nasional Indonesia (SNI)

8.2. Standar Kompetensi Kerja

8.2.1. Standar Kompetensi Kerja Khusus

8.2.2. Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

8.2.3. Standar Kompetensi Kerja Internasional

8.3. ISO

8.3.1. ISO 14001 : 2015

8.3.2. ISO 9001 : 2015

8.3.3. ISO 45001 : 2018