1. Pengertian
1.1. Jamur berbeda dari tumbuhan, karena jamur bersifat heterotrof makanya jamur tidak tergolong tumbuhan
2. Ciri-ciri Umum
2.1. Multiseluler dan Uniseluler
2.2. Eukariotik
2.3. Heterotrof
2.4. Saprofit, parasit, dan lichenes
2.5. Dinding sel tersusun oleh kitin
2.6. Terdiri dari benang halus (hifa)
2.7. Habitat di tempat gelap
3. Klasifikasi
3.1. Zygomycota
3.1.1. Mempunyai beberapa inti (koenositik)
3.1.2. Bentuk sporanya berdinding tebal
3.1.3. Hifa tidak bersekat
3.1.4. Berkembang biak baik secara seksual maupun aseksual
3.2. Basidiomycota
3.2.1. Saprofit
3.2.2. Parasit
3.2.3. Reproduksi seksual
3.3. Ascomycota
3.3.1. Hifanya bersekat
3.3.2. Tiap sel hifanya berinti satu
3.3.3. Mempunyai alat pembentuk spora yang disebut askus
3.3.4. Reproduksi seksual dan aseksual
3.4. Deuteromycota
3.4.1. Reproduksi aseksual
3.4.2. Hifanya bersekat
3.4.3. Menempel di sisa-sisa makanan
3.4.4. Ada yang bersifat parasit
4. Peran
4.1. Menguntungkan
4.1.1. Penicillium notatum, mengurai sisa-sia roti dan menghasilkan antibiotik penisilin
4.1.2. Jamur kuping (Auricularia auricula), mengurai sisa-sisa tanaman yang mati
4.2. Merugikan
4.2.1. Candida albicans, yang menyerang organ kelamin wanita
4.2.2. Puccinia graminis, penebab penyakit karat batang pada tanaman serealia, seperti padi