Ragam Bentuk Kelompok Sosial

登録は簡単!. 無料です
または 登録 あなたのEメールアドレスで登録
Ragam Bentuk Kelompok Sosial により Mind Map: Ragam Bentuk Kelompok Sosial

1. Ciri-ciri Ekslusivisme Kelompok: Menutup diri dari pengaruh luar, memelihara kemurnian tradisi/adat/budaya, memisahkan diri dari masyarakat umum, menganggap mazhab kelompok sendiri paling benar

2. Kelompok Paguyuban Ferdinand Tonnies

2.1. Gemeinschaft by blood (berdasarkan ikatan darah yang sama)

2.1.1. Contoh: keturunan bangsawan

2.2. Gemeinschaft by place (berdasarkan ikatan tempat yang sama)

2.2.1. Contoh: kelompok tani, ikatan mahasiswa Surabaya

2.3. Gemeinschaft of mind (berdasarkan atas dasar ideology/pikiran yang sama)

2.3.1. Contoh: anggota dalam partai politik, kader Muhammadiyah

3. Menurut Sudut Pandang Individu

3.1. In Group (kelompok sendiri)

3.1.1. Setiap anggotanya mengidentifikasi diri sebagian dari sebuah kelompok, contoh: saya/kami anak IPS

3.2. Out Group (kelompok luar)

3.2.1. Individu tidak menjadi anggota kelompok tersebut, contoh: saya/kami bukan anak IPA dan mereka anak IPA

4. Menurut Keanggotaan Kelompok

4.1. Membership Group

4.1.1. Anggota memiliki status yang jelas didalam kelompok, terdapat bukti fisik resmi keanggotaan, contoh: anggota member kecantikan dibuktikan dengan kartu member

4.2. Refrence Group

4.2.1. Kelompok yang menjadi panutan/model bagi tindakan anggotanya, contoh: kelompok Muhammadiyah yang anggotanya memegang prinsip-prinsip keMuhammadiyahan dalam bertindak sehari-hari.

5. Menurut Struktur Organisasi

5.1. -Kelompok formal

5.1.1. Terdapat struktur,posisi,jabatan anggotanya, terdapat aturan jelas dan mengikat, terdapat visi misi jelas, contoh: kelompok pendidikan di sekolah

5.2. -Kelompok Informal

5.2.1. Tidak terdapat struktur resmi, posisi tidak jelas anggotanya, aturan tidak tegas dan fleksibel namun lebih intim, contoh: kelompok arisan

6. Kelompok Semu

6.1. Kerumunan (crowd)

6.1.1. Kerumunan melihat konser

6.2. Massa

6.2.1. Massa mengamuk saat demo didepan gedung DPR

6.3. Publik

6.3.1. Bapak Jokowi berbicara didepan masyarakat

7. Kelompok Nyata

7.1. Kelompok Statistik/statistical group

7.1.1. Kelompok yang anggotanya tidak memiliki kesadaran sosial,contoh: kelompok penduduk usia tertentu di suatu kecamatan

7.2. Kelompok sosieta/societal group (kelompok kemasyarakatan)

7.2.1. Terbentuk dengan sendirinya, kemungkinan terhimpun dalam suatu wadah tertentu, kemungkinan terjadi interaksi seperti kelompok pengajian

7.3. Kelompok Asosiasi/associational group

7.3.1. Kelompok yang terorganisasi,contoh: asosiasi dosen

8. Menurut Kualitas Hubungan Antar Anggota

8.1. Kelompok Primer

8.1.1. Hubungan kerjasama bersifat pribadi, akrab, saling mengenal, contoh: keluarga inti

8.2. Kelompok Sekunder

8.2.1. Hubungan dan kerjasama berdasarkan kepentingan tertentu, kurang akrab, tidak saling mengenal, contoh: teman kerja

9. Menurut Erat dan Longgarnya Ikatan Antar Anggota

9.1. Gemeinschaft (paguyuban)

9.1.1. Hubungan batin murni,alami,kekal,kesatuan kuat,contoh: masyarakat desa

9.2. Gesselschaft (patembayan)

9.2.1. Hubungan batin berdasarkan pribadi, tidak kekal, renggang, contoh: masyarakat dikota

10. Menurut kepentingannya

10.1. Kelompok Okupasional

10.1.1. Kelompok profesi dalam masyarakat,contoh: Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

10.2. Kelompok Volunter

10.2.1. Memiliki kepentingan sama karena tidak mendapatkan perhatian masyarakat ,contoh: komunitas anak jalanan