登録は簡単!. 無料です
または 登録 あなたのEメールアドレスで登録
Teks Eksplanasi により Mind Map: Teks Eksplanasi

1. Definisi : Teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang proses ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’ kejadian-kejadian alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya dapat terjadi. Suatu kejadian baik itu kejadian alam maupun kejadian sosial yang terjadi di sekitar kita, selalu memiliki hubungan sebab akibat dan proses.

2. Ciri - ciri teks eksplanasi : 1. Teks eksplanasi terdiri atas paragraf-paragraf. 2. Setiap paragraf mengusung sebuah topik. 3. Kalimat di setiap paragraf berupa fakta. 4. Fakta-fakta dalam teks eksplanasi dirangkaikan dengan pola kronologis (urutan waktu) atau secara kausalitas (sebab akibat). 5. Jenis teks ini informatif dan tidak berusaha mempengaruhi pembaca untuk mempercayai hal-hal yang sedang dibahas.

3. Nama Anggota Kel. 2 : 1. Maritza Putri Ardhani 2. Sabrina Valisia 3. Marsyanda Stifani 4. Haiqal Aryo 5. Habib Kurniawan 6. Ahmad Nauval 7. Neza Rizkya 8. Dimas Satria

4. Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi : - Fokus pada hal umum (generic), bukan berfokus partisipan manusia (nonhuman participants). Contoh: tsunami, banjir, gempa bumi, hujan, serta udara. - Dimungkinkan untuk menggunakan istilah ilmiah. Lebih banyak menggunakan verba material serta verba relasional (kata kerja aktif). - Menggunakan konjungsi waktu dan kausalitas. Contohnya: sehingga, pertama, jika, bila, sebelum, dan kemudian. - Menggunakan kalimat pasif. - Eksplanasi ditulis untuk membuat justifikasi bahwa sesuatu yang diterangkan dengan secara kausal itu benar adanya.

5. Langkah-langkah Menyusun Teks Eksplanasi : 1. Menentukan topik yang menarik 2. Membuat rancangan kerangka teks 3. Mengumpulkan referensi 4. Mengembangkan teks 5. Menyunting teks

6. Yang membuat minta map : - Maritza Putri A. Sumber bahan : - Sabrina Valisia - Marsyanda Stifani

7. Tujuan teks eksplanasi : Tujuan teks eksplanasi yang paling utama adalah menjelaskan atau menerangkan tentang sebuah proses atau peristiwa secara informatif dan faktual. Teks eksplanasi menggunakan banyak fakta dan pertanyaan-pertanyaan yang memiliki hubungan sebab dan akibat atau bersifat kausalitas.

8. Struktur teks eksplanasi : 1. Pernyataan Umum Di bagian pernyataan umum ini, sebuah teks eksplanasi menjelaskan tentang gambaran umum fenomena/peristiwa alam yang akan dibahas. Poinnya bisa mengangkat tentang proses bagaimana fenomena/peristiwa alam tersebut bisa terjadi. 2. Urutan Sebab Akibat Setelah mengetahui secara umum fenomena yang akan dibahas, pada bagian ini dijelaskan tentang penyebab dan akibat yang ditimbulkan dari fenomena tersebut. Kamu bisa melakukan deskripsi dalam beberapa paragraf terkait sebab dan akibatnya. Bagian ini disebut juga dengan deretan penjelas. 3. Interpretasi Interpretasi dalam teks eksplanasi dapat dikatakan sebagai penarikan kesimpulan. Kamu bisa memberikan tanggapan atau pernyataan terkait fenomena yang diangkat dalam teks tersebut.

9. contoh teks eksplanasi : Siklus Hidrologi Di alam terdapat sebuah siklus yang menjelaskan tentang perjalanan air di muka bumi yang bernama siklus hidrologi. Dalam siklus hidrologi air terevaporasi, terkondensasi, dan mengalami presipitasi. Panas matahari akan membuat air terevaporasi menjadi gas dan mengalami transpirasi dalam bentuk uap. Kemudian perbedaan suhu atmosfer menyebabkan uap menjadi cair melalui kondensasi. Uap air yang menjadi cair akibat kondensasi ini terus berkumpul di langit hingga pada akhirnya jatuh ke bumi akibat gaya gravitasi. Proses jatuhnya butiran air ini disebut presipitasi. Selanjutnya air yang turun ini disebut dengan hujan. Hujan akan turun dan mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah. Air juga kembali diresap oleh tumbuhan. Proses ini berlangsung secara terus menerus. Jadi dapat disimpulkan bahwa jumlah air tetap namun hanya berubah wujud. Siklus air ini juga dimanfaatkan oleh manusia yaitu memanfaatkan uap air sebagai pembangkit tenaga listrik sehingga dapat menghemat penggunakan energi listrik dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Pemanfaatan lainnya seperti penguapan air laut untuk menghasilkan garam juga sudah banyak dilakukan terutama oleh petani garam di Madura. Air laut akan menguap karena panas matahari dan butiran garam akan tertinggal di tempat penguapan air laut.