Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Mengapa Negara Indonesia Memilih Pancasila Sebagai Dasar Negara

登録は簡単!. 無料です
または 登録 あなたのEメールアドレスで登録
Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Mengapa Negara Indonesia Memilih Pancasila Sebagai Dasar Negara により Mind Map: Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Mengapa Negara Indonesia Memilih Pancasila Sebagai Dasar Negara

1. Filsafat Pancasila

1.1. Definisi

1.1.1. refleksi kritis dan rasional tentang pancasila sebagai Dasar Negara dan kenyataan budaya bangsa

1.1.1.1. Tujuan : mendapatkan pokok-pokok pengertian yang mendasar dan menyeluruh

1.2. Mengandung

1.2.1. Pandangan

1.2.2. Nilai

1.2.3. Pemikiran

1.3. Ruslan Abdul Gani

1.3.1. Dikatakan Sebagai Filsafat

1.3.1.1. hasil permenungan jiwa yang mendalam yang dilakukan oleh the founding ffather kita,yang dituangkan dalam suatu sistem

2. Proses Prumusan Pancasila

2.1. Proses

2.1.1. 1. Pembentukan BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia)

2.1.1.1. dalam bahasa jepang

2.1.1.1.1. Dokuritsu Junbi Coosakai

2.1.1.2. Tujuan: menyelidiki dan mempelajari segala sesuatu yang dirasa penting terkait pembentukan negara Indonesia merdeka

2.1.1.3. Tugas: mempersiapkan hal-hal penting terkait dengan tata pemerintahan Indonesia setelah merdeka

2.1.1.4. diresmikan 28 Mei 1945

2.1.1.4.1. Gedung Cuo Sangi In, Pejambon, Jakarta

2.1.1.5. Anggota 67 orang

2.1.1.5.1. 60 orang tokoh Indonesia

2.1.1.5.2. 7 orang anggota Jepang

2.1.1.6. Ketua: dr. Radjiman Wediodiningrat

2.1.1.7. WK : Ichibangesae Yosio dan R.P. Soeroso

2.1.2. 2. Perumusan Dasar Negara

2.1.2.1. Sidang I tgl 29 Mei - 1 Juni 1945

2.1.2.1.1. Rumusan Dasar Negara

2.1.2.2. Sidang ll tgl 10 -16 juli 1945

2.1.2.2.1. diambil dari Piagam Jakarta

2.1.2.3. Rumusan Pancasila diterima

2.1.2.3.1. Rumusan ke-1

2.1.2.3.2. Rumusan Ke-2

2.1.2.3.3. Rumusan Ke-3

2.1.2.3.4. Rumusan Ke-4

2.1.2.3.5. Rumusan ke-5

2.2. Penetapan Pancasila Sebagai Dasar Negara

2.2.1. 1.Sidang PPKI

2.2.1.1. 18 Agustus 1945

2.2.1.1.1. 1.Menetapkan dan mengesahkan UUD Negara RI tahun 1945

2.2.1.1.2. 2.Memilih presiden da wapre:Ir.Soekarno dan Drs.Moh.Hatta

2.2.1.1.3. 3.Membentuk sebuah Komite Nasional untuk membantu Presiden

2.2.2. 2.Perbedaan Rumusan Dasar Negara

2.2.2.1. terdapan pada sila 1

2.2.2.1.1. ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya

3. Nilai-nilai dan Arti penting Pancasila

4. Ancaman Terhadap Pancasila

5. Pengalaman Nilai-nilai Pancasila

6. Kedudukan Pancasila

6.1. Sebagai Dasar Negara

6.1.1. Pancasila sebagai Dasar Negara merupakan sumber dari segala sumber hukum

6.1.2. Pancasila dijabarkan dalam UUD 1945

6.1.3. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa

6.1.3.1. Konsep dasar yang di dalamnya terkandung pikiran dan gagasan mengenai wujud kehidupan yang dianggap baik yang dicita-citakan bangsa

6.1.3.2. pikiran dan gagasan terdalam dari konsep dasar yang dianggap baik

6.1.3.3. kristalisasi dan nilai pandangan hidup sendiri yang diyakini kebenarannya dan menimbulkan tekad untuk mewujudkannya

6.2. Fungsi

6.2.1. Pncasila sebagai Jiwa Bangsa Indonesia

6.2.2. Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia

7. Kedudukan Hukum Pancasila

7.1. Pancasila

7.1.1. Dasar negara

7.1.2. Menjiawai Pembukaan dan pasal-pasal UUD 1945

7.1.3. Sumber dari segala sumber hukum

8. Hirarkis Pancasila

9. Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

9.1. Dimensi Idealistis

9.1.1. nilai-nilai dasar yg terkandung dalam Pancasila yg bersifat sistematis dan rasional

9.1.1.1. hakikat nilai yg terkandung dalam 5 sila pancasila

9.2. Dimensi Normatif

9.2.1. nilai-nilai dasar yg terkandung dalam Pancasila perlu dijabarkan suatu sistem norma

9.2.1.1. Pembukaan UUD 1945

9.3. Dimensi Realistis

9.3.1. harus mampu mencerminkan realitas hidup dan berkembang dalam masyarakat

9.3.1.1. dijabarkan dalam kehidupan nyata di berbagai bidang

10. Pengertian Ideologi

10.1. berasal

10.1.1. inggris

10.1.1.1. idea

10.1.1.1.1. gagasan

10.1.2. Yunani

10.1.2.1. logos

10.1.2.1.1. ilmu/pengetahuan

10.2. Pentingnya Ideologi suatu Negara

10.2.1. untuk membangkitkan semangat

10.2.2. kesadaran kemerdekaan

10.2.3. kehormatan suatu bangsa

10.2.4. cita-cita suatu bangsa

10.3. Ideologi yang kuat dan kokoh

10.3.1. fundamental atau dasar bagi setiap bangsa dan negara yg ingin berdiri kokoh kuat dan maju

10.3.1.1. tidak mudah terombang-ambing oleh banyak persoalan masyarakat, berbangsa dan bernegara

10.3.2. Ideologi tidak ada

10.3.2.1. bangsa dan negara akan rapuh dan mudah goyah

10.4. Perbedaan Ideologi

10.4.1. Idiologi Liberalisme

10.4.1.1. Rakyat bebas berbuat asal tidak melanggar hukum

10.4.1.2. Kepentingn dan hak WN lebih diutamakan daripada kepentingan negara

10.4.1.3. Negara tidak mencampuri urusan agama

10.4.2. Idieologi Komunisme/Sosialisme

10.4.2.1. Mementingkan kekuasaan dan kepentingan negara

10.4.2.2. Kepentingan negara lebih diutamakan daripada kepeningan WN

10.4.2.3. WN bebas beragama, bebas tidak beragama, dan bebas untuk propaganda anti agama

10.4.3. Idiologi Pancasila

10.4.3.1. Hubungan antara WN dengan negara = seimbang

10.4.3.2. Agama erat hubungannya dengan negara

10.4.3.2.1. Setiap orang wajib beragama dan bebas memilih agama

11. Dari Bahasa

11.1. Sansekerta

11.1.1. Panca

11.1.1.1. Lima