1. Menetapkan dan mengesahkan UUD Negara RI tahun 1945
2. Sidang II tgl 10 - 16 Juli 1945
2.1. diambil dari Piagam Jakarta
2.1.1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
2.1.2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
2.1.3. Persatuan Indonesia
2.1.4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
2.1.5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
3. Penetapan Pancasila Sebagai Dasar Negara
3.1. Sidang PPKI
3.1.1. 18 Agustus 1945
3.1.1.1. Memilih presiden dan wapre: Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta
3.1.1.2. Membentuk sebuah Komite Nasional untuk membantu Presiden
3.2. Perbedaan Rumusan Dasar Negara
3.2.1. terdapat pada sila 1
3.2.1.1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
4. Proses Perumusan Pancasila
4.1. Proses
4.1.1. Pembentukan BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia)
4.1.1.1. dalam bahasa Jepang
4.1.1.1.1. Dokuritsu Junbi Coosakai
4.1.1.2. Tujuan: menyelidiki dan mempelajari segala sesuatu yang dirasa penting terkait pembentukan negara Indonesia merdeka
4.1.1.3. Tugas: mempersiapkan hal-hal penting terkait dengan tata pemerintahan Indonesia setelah merdeka
4.1.1.4. diresmikan 28 Mei 1945
4.1.1.4.1. Gedung Cuo Sangi In, Pejambon, Jakarta
4.1.1.5. Anggota 67 Orang
4.1.1.5.1. 60 orang tokoh Indoesia
4.1.1.5.2. 7 orang anggota Jepang
4.1.1.6. Ketua: dr. Radjiman Wediodiningrat
4.1.1.7. WK : Ichibangesae Yosio dan R.P. Soeroso
4.1.2. Perumusan Dasar Negara
4.1.2.1. Sidang I tgl 29 Mei - 1 Juni 1945
4.1.2.1.1. Rumusan Dasar Negara
4.1.2.2. Rumusan Pancasila diterima
4.1.2.2.1. Rumusan Pertama
4.1.2.2.2. Rumusan ke-2
4.1.2.2.3. Rumusan ke-3
4.1.2.2.4. Rumusan ke-4
4.1.2.2.5. Rumusan ke-5
5. Ancaman Terhadap Pancasila
6. Filsafat Pancasila
6.1. Definsi
6.1.1. refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai Dasar Negara dan kenyataan budaya bangsa
6.1.1.1. Tujuan : mendapatkan pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh
6.2. Mengandung
6.2.1. Pandangan
6.2.2. Nilai
6.2.3. Pemikiran
6.3. Ruslan Abdul Gani
6.3.1. Dikatakan Sebagai Filsafat
6.3.1.1. hasil permenungan jiwa yang mendalam yang dilakukan oleh the founding ffather kita, yg dituangkan dalam suatu sistem
6.4. Notonagoro
6.4.1. memberi pengetahuan dan pengertian ilmiah
6.4.1.1. hakikat dari Pancasila
7. Nilai-nilai dan Arti Penting Pancasila
8. Pengalaman Nilai-nilai Pancasila
9. Dari bahasa
9.1. Sansekerta
9.1.1. Panca
9.1.1.1. Lima
9.1.2. Sila
9.1.2.1. Prinsip/asas
10. Pengertian Ideologi
10.1. berasal
10.1.1. Inggris
10.1.1.1. Idea
10.1.1.1.1. gagasan
10.1.2. Yunani
10.1.2.1. Logos
10.2. Pentingnya Ideologi suatu negara
10.2.1. untuk membangkitkan semangat
10.2.2. kesadaran kemerdekaan
10.2.3. kehormatan suatu bangsa
10.2.4. cita-cia suatu bangsa
10.3. Perbedaan Ideologi
10.3.1. Ideologi Liberalisme
10.3.1.1. Rakyat bebas berbuat asal tidak melanggar hukum
10.3.1.2. Kepentingn dan hak WN lebih diutamakan daripada kepentingan negara
10.3.1.3. Negara tidak mencampuri urusan agama
10.3.2. Ideologi Komunisme/Sosialisme
10.3.2.1. Mementingkan kekuasaan dan kepentingan negara
10.3.2.2. Kepentingan negara lebih diutamakan daripada kepeningan WN
10.3.2.3. WN bebas beragama, bebas tidak beragama, dan bebas untuk propaganda anti agama
10.3.3. Ideologi Pancasila
10.3.3.1. Hubungan antara WN dengan negara = seimbang
10.3.3.2. Agama erat hubungannya dengan negara
10.3.3.2.1. Setiap orang wajib beragama dan bebas memilih agama
11. Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka
11.1. Dimensi Idealistis
11.1.1. nilai-nilai dasar yg terkandung dalam Pancasila yg bersifat sistematis dan rasional
11.1.1.1. hakikat nilai yg terkandung dalam 5 sila pancasila
11.2. Dimensi Normatif
11.2.1. nilai-nilai dasar yg terkandung dalam Pancasila perlu dijabarkan suatu sistem norma
11.2.1.1. Pembukaan UUD 1945
11.3. Dimensi Realistis
11.3.1. harus mampu mencerminkan realitas hidup dan berkembang dalam masyarakat.
11.3.1.1. dijabarkan dalam kehidupan nyata di berbagai bidang
12. Kedudukan Pancasila
12.1. Sebagai Dasar Negara
12.1.1. Pancasila sebagai Dasar Negara merupakan sumber dari segala sumber hukum
12.1.2. Pancasila dijabarkan dalam UUD 1945
12.1.3. Ideologi yang kuat dan kokoh
12.1.3.1. fundamental atau dasar bagi setiap bangsa dan negara yg ingin berdiri kokoh kuat dan maju
12.1.3.1.1. tidak mudah terombang-ambing oleh banyak persoalan masyarakat, berbangsa dan bernegara
12.1.3.2. Ideologi tidak ada
12.1.3.2.1. bangsa dan negara akan rapuh dn mudah goyah
12.1.4. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa
12.1.4.1. Konsep dasar yang di dalamnya terkandung pikiran dan gagasan mengenai wujud kehidupan yang dianggap baik yang dicita-citakan bangsa
12.1.4.2. pikiran dan gagasan terdalam dari konsep dasar yang dianggap baik
12.1.4.3. kristalisasi dan nilai pandangan hidup sendiri yang diyakini kebenarannya dan menimbulkan tekad untuk mewujudkannya
12.2. Fungsi
12.2.1. Pncasila sebagai Jiwa Bangsa Indonesia
12.2.2. Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia
13. Hirarkis Pancasila
14. Kedudukan Hukum Pancasila
14.1. Pancasila
14.1.1. Dasar Negara
14.1.2. Menjiawai Pembukaan dan pasal-pasal UUD 1945
14.1.3. Sumber dari segala sumber hukum