登録は簡単!. 無料です
または 登録 あなたのEメールアドレスで登録
Sistem Kerja Alam により Mind Map: Sistem Kerja Alam

1. Manusia sebagai Manajer Diri Sendiri

1.1. Komponen Diri yang Perlu Dikelola

1.1.1. Manajemen Waktu

1.1.1.1. Menyusun jadwal kegiatan dan dahulukan yang penting

1.1.2. Rencana dan Tujuan Hidup

1.1.2.1. Menentukan tujuan jangka pendek dan besar

1.1.3. Kesehatan Mental

1.1.3.1. Menerapkan work-life balance

1.1.4. Kecerdasan Emosional

1.1.4.1. Mengatur emosi sesuai dengan situasi yang dihadapi

1.2. Manfaat Mengelola Diri

1.2.1. Meningkatkan kualitas hidup

1.2.2. Menjadi individu yang produktif secara sehat

1.2.3. Mempermudah pencapaian tujuan hidup

2. Manusia sebagai Manajer Kesehatan Diri Sendiri dan Lingkungan

2.1. Menjaga Kesehatan Diri

2.1.1. Fisik

2.1.1.1. Konsumsi makanan bergizi

2.1.1.2. Olahraga

2.1.2. Mental

2.1.2.1. Senantiasa bersyukur

2.1.2.2. Mencintai diri sendiri

2.1.2.3. Mengontrol emosi

2.2. Menjaga Kesehatan Lingkungan

2.2.1. Membuang sampah pada tempatnya

2.2.2. Mendaur ulang sampah

2.2.3. Bijak dalam menggunakan energi dan air

2.2.4. Kurangi penggunaan sampah plastik

2.2.5. Kurangi penggunaan bahan bakar fosil

2.2.6. Reboisasi

3. Manusia sebagai Manajer Perkembangan Teknologi

3.1. Bagi semua orang, teknologi telah menjadi gaya hidup.

3.2. Teknologi menghilang dan kehidupan manusia diambil alih oleh masing-masing individu.

3.3. di mana pepatah "manusia adalah budak teknologi" sangat populer

3.4. Hentikan kebiasaan terus-menerus menggunakan perangkat digital Anda.

3.5. Teknologi semakin lepas dari kendali manusia.

3.6. banyak posisi dalam angkatan kerja yang terancam

3.7. Banyak individu yang merasakan tertinggal, cemas akan masa depan karena faktor mengstandarisasi "standar hebat manusa di dunia"

3.8. Singkirkan perangkat elektronik untuk sementara waktu.

4. Manusia Sebagai Manajer Kesehatan Lingkungan

4.1. Keadaan Kesehatan Lingkungan Sekarang

4.1.1. Dampak Penambangan Batu Bara

4.1.1.1. Penggundulan hutan

4.1.1.1.1. Erosi tanah

4.1.2. Dampak Penambangan Minyak Bumi

4.1.2.1. Polusi udara

4.1.2.1.1. Rusaknya ekosistem laut

4.1.3. Dampak dari industrialisasi (limbah industri dan transportasi)

4.1.3.1. Pencemaran udara

4.1.3.1.1. Pencemaran tanah

4.2. Menjaga Kesehatan Lingkungan

4.2.1. Melarang penambangan di zona lindung dan konservasi

4.2.1.1. Monitoring

4.2.2. Reboisasi

4.2.2.1. Tebang pilih

4.2.3. Hemat energi

4.2.3.1. Listrik

4.2.3.1.1. Bahan bakar fosi

4.2.4. 3R sampah

4.2.4.1. Mengurangi

4.2.4.1.1. Menggunakan ulang

4.2.5. Pemisahan sampah organik dan anorganik

4.2.6. Menggunakan tiga alternatif dasar untuk bahan bakar fosil

4.2.6.1. Energi surya

4.2.6.1.1. Energi matahari

4.2.6.2. Panas bumi

4.2.6.3. Energi Nuklir

4.2.7. Pemilihan bahan industri yang ramah lingkungan

5. Manusia Sebagai Manajer Pembangunan

5.1. Pembangunan Berkelanjutan

5.1.1. Mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan

5.1.2. Menerapkan green infrastructure

6. Manusia sebagai Manajer dalam Menghadapi Isu-isu Global

6.1. Overpopulasi

6.1.1. Alih fungsi lahan

6.1.2. Polusi

6.2. Pegelolaan SDA

6.2.1. Konservasi Alam

6.2.2. Pengelolaan air

6.2.3. Kebiijakan lingkungan

6.3. Pengurangan Dampak

6.3.1. Penggunaan energi terbarukan

6.3.2. Pengelolaan limbah & polusi

6.3.3. Kesetaraan dan keladilan sosial

7. Manusia sebagai Manajer dalam Penanggulangan Bencana Alam Natural

7.1. Jenis Bencana

7.1.1. Bencana alam

7.1.2. Bencana non-alam

7.1.3. Bencana sosial

7.2. Mitigasi Bencana

7.2.1. Hal yang diperhatikan

7.2.1.1. Tersedia informasi

7.2.1.2. Sosialisasi peningkatan pemahaman dan kesadaran

7.2.1.3. Apa yang perlu dilakukan dan dihindari

7.2.1.4. Pengaturan dan penataan kawasan bencana

7.2.2. Contoh kegiatan mitigasi

7.2.2.1. Pengawasan terhadap pelaksanaan tata ruang dan pengelolaan lingkungan hidup

7.2.2.2. Perencanaan penanggulangan bencana

7.2.2.3. Pengembangan budaya sadar bencana

7.2.2.4. Pemantauan terhadap pengelolaan SDA

7.3. Peran Masyarakat dalam Penanggulangan Bencana

7.3.1. Peran dalam pra-bencana

7.3.1.1. Berpatisipasi pembuatan analisis resiko

7.3.1.2. Melakukan penelitian terkait dengan kebencanaan

7.3.1.3. Membuat rencana aksi komunitas dalam pencegahan penanggulangan bencana

7.3.1.4. Mengikuti pendidikan atau pelatihan tentang kebencanaan

7.3.2. Peran ketika terjadi bencana

7.3.2.1. Memberikan informasi kejadian bencana ke BPPD atau instansi terkait

7.3.2.2. Melakukan kaji cepat dampak bencana

7.3.2.3. Berpartisipasi dalam respons tanggap darurat sesuai bidang keahliannya masing - masing

7.3.3. Peran pasaca bencana

7.3.3.1. Membantu mengarahkan relawan dan kapasitas yang dimilikinya

7.3.3.2. Melakukan respons tanggap darurat di bidang keahliannya