Lingkungan Sebagai Habitat Hidup Berkelanjutan

登録は簡単!. 無料です
または 登録 あなたのEメールアドレスで登録
Lingkungan Sebagai Habitat Hidup Berkelanjutan により Mind Map: Lingkungan Sebagai Habitat Hidup Berkelanjutan

1. Masalah-Masalah Lingkungan

1.1. a. Global Warming

1.1.1. Peningkatan suhu global secara bertahap yang disebaban emisi gas yang memerangkap panas matahari atmosfer bumi sebagai efek rumah kaca..

1.2. b. Penipisan Lapisan Ozon

1.2.1. Pelepasan senyawa kimia yang mengandung gas klorin atau bromin dari industri dan aktivitas manusia lainnya

1.3. c. Pencemaran Udara

1.3.1. Ketika udara terkontiminasi oleh zat yang tidak diinginkan berefek pada kehidupan manusi dan organisme hidup lainnya.

1.4. d. Pencemaran Air

1.4.1. Masuknya zat zat yang berbahaya bagi makhluk hidup ke badan air, seperti sungai, danau, lautan, dan air tanah.

1.4.2. Penyebab Pencemaran air

1.4.2.1. Limbah domestik

1.4.2.2. Limbah Industri

1.4.2.3. Limbah Pertanian

1.4.2.4. Tumpahan Minyak

1.4.2.5. Polusi termal

1.4.3. Dampak pencemaran air

1.4.3.1. Menurunkan jumlah oksigen didalam air

1.4.3.2. Berkurangnya jumlah oksigen didalam air

1.4.3.3. Menggangu kesuburan tanah

1.4.3.4. Menimbulkan berbagai penyakit

1.5. e. Pencemara Pantai dan Laut

1.5.1. Terjadi secara langsung dan tidak langsung yaitu, secara langsung terjadi karena masukan polutas dari kegiatan aktivitas manusia di sepanjang garis pantai. secara tidak langsung, pencemaran pantai yang terjadi melalui aliran sungai, kegiatan di lepas pantai.

1.6. f. Pencemaran Tanah

1.6.1. Disebabkan adanya bahan pencemar dengan konsentrasi yang cukup tinggi di dalam tanah sehingga dapat mengancam status kulaitas ekologis atau menimbulkan risiko bagi kesehatan manusia.

2. Kualitas Lingkungan Sebagai Kebutuhan Hidup

2.1. a. Pengertian Kulaitas Lingkungan Hidup dan Pentingnya bagi Kehidupan

2.1.1. Kualitas Lingkungan merupakan keadaan lingkungan yang dapat memberikan daya dukung yang optial bagi kelangsungan hidup manusia di suatu wilayah

2.2. b. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup

2.2.1. Nilai yang menggambarkan kualitas lingkungan hidup dalam suatu wilayah pada waktu tertentu yang merupakan nilai komposit dari indeks kualitas lahan, dan indeks kualitas air laut.

2.2.1.1. Indeks kualitas air

2.2.1.2. Indeks kualitas udara

2.2.1.3. Indeks kualitas lahan

2.2.1.3.1. Indeks kualitas tutupan lahan

2.2.1.3.2. indeks kualitas ekosistem gambut

2.2.1.4. Indeks kualitas air laut

2.3. c. faktor-faktor yang memegaruhi kualitas lingkungan

2.3.1. 1. faktor alam

2.3.1.1. Kondisi Iklim

2.3.1.2. Perubahan Cuaca

2.3.1.3. Tingkat kesuburan tanah

2.3.1.4. Bentuk permuakaan bumi

2.3.2. 2. faktor sosial budaya

2.3.2.1. kepadatan penduduk

2.3.2.2. laju pertumbuhan penduduk

2.3.2.3. teknologi

2.3.2.4. tradisi, nilai dan sikap rakyat

3. 1. Pengertian Lingkungan, Ekosistem, dan Etika Lingkungan

3.1. Lingkungan Hidup

3.1.1. Kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup.

3.2. Ekosistem

3.2.1. Tatanan unsur lingkungan yang hidup yang merupakan kesatuan utuh-menyeluruh dan saling memengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas dan produktivitas lingkungan hidup.

3.3. Etika Lingkungan

3.3.1. Dasar molaritas yang memeberikan pedoman bagi individu atau masyarakat dalam berperilaku atau memilih tindakan yang baik dalam menghadapi dan menyikapi segala sesuatu.

3.3.1.1. 1. Sikap hormat terhadap alam

3.3.1.2. 2. Prinsip tanggung jawab moral terhadap alam

3.3.1.3. 3. Solidaritas kosmis

3.3.1.4. 4. Prinsip kasih sayang dan kepedulian terhdap alam

3.3.1.5. 5. Prinsip tidak merugikam

3.3.1.6. 6. Prinsip hidup sederhana dan selaras dengan alam

3.3.1.7. 7. Prinsip keadilan

3.3.1.8. 8. Prinsip demokrasi

3.3.1.9. 9. Prinsip intergritas moral

4. 2. Jenis Jenis Lingkungan Hidup

4.1. Lingkungan Biotik adalah Lingkungan Biologis atau lingkungan organik dan lingkungan alam yang saling beri da interkasi dan memengaruhi, seperti mikroba, tumbuhan, hewan dan manusia.

4.1.1. Komponen autotrofik adalah organisme yang mampu menyediakan makanannya sendiri dari bahan bahan anorganik dengan bantuan energi matahari melalui proses fotosintesis. Organisme ini adalah tumbuhan.

4.1.2. Komponen heterotropik adalah organisme yang hidupnya selalu memanfaatkan bahan organik yang disediakan organisme lain sebagai bahan makanannya.

4.2. Lingkungan Abiotik adalah penyusun ekosistem yang terdiri dari benda-benda tidak hidup yang terdapat di litosfer, atmosfer, dan hidrosfer, tetapi memiliki manfaat dan pengaruh bagi kehidupan makhluk hidup.

4.3. Lingkungan Sosial Budaya adalah unsur yang tidak terwujud yang diciptakan manusia. unsur unsur tersebut memngaruhi tindakan, perilaku, hubungan, presepsi tentang cara hidup, dan kelangsungan hidu manusia. Contoh: Rumah, jalan, rel, kereta api.

5. 3. Manfaat Lingkungan

5.1. Lingkungan menyediakan sumber daya alam yang strategis untuk produksi

5.2. Lingkungan dapat menyerap limbah dari kegiatan produksi dan konsumsi yang dilakukan oleh manusia sampai batas tertentu sehingga degradasi lingkungan dapat dihindari

5.3. Lingkungan dapat mendukung kehidupan

5.4. Lingkungan dapat memberikan jasa wisata melalui daya tarik wisata yang dimilikinya.