SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI

spe

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI by Mind Map: SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI

1. Rational Expectation (Ratex) = Penganut Rational Expectation (Ratex) tidak lain adalah kelompok klasik baru (new klasikal), karna asumsi ratex dijadikan oleh kaum tersebut sebagai landasan pokok seluruh analisis dan pemikirannya.

2. Teori umum tentang produksi dan distribusi, sewa tanah dan juga perdagangan internasional. Ia merupakan penganut Laissez-Faire

3. Historimus dan Institusionalisme

4. Mazhab Neo-Klasik

4.1. 1. Pendekatan marjinal; 2. Perintis analisis marjinal; 3. Teori produktivitas marjinal

4.1.1. Mazhab Neo-Klasik 1 = Marginalisme dan Perilaku konsumen

4.1.1.1. Herman H Gossen

4.1.1.2. Alfred Marshall

4.1.1.3. J.R Hicks

4.1.1.4. Irving Fisher

4.1.2. Mazhab Neo-Klasik 2 = Persaingan Monopolistik dan Pasar tidak sempurna

4.1.2.1. Piero Srafa

4.1.2.2. Joan Violet Robinson

4.1.2.3. Edward Chamberlin

5. Pra Mazhab Ekonomi

5.1. Aristoteles (384 SM-322SM)

5.1.1. Aristoteles memiliki kontribusi dalam Ilmu Ekonomi mengenai pertukaran barang dan kegunaan uang dalam pertukaran barang tersebut.

5.2. Plato (427SM-347SM)

5.2.1. Teori Plato yang relevan sampai sekarang adalah uang sebagai alat tukar, pengukur nilai, dan penimbun kekayaan

5.3. Medieval Muslim (The Great Gap) Islamic Economic Thought

5.3.1. 1. Rasullulah SAW; Abu Yusuf; Abu Ubyn Al Qayim Ibn Sallam

5.3.2. 2. Al Ghazali; Ibn Taimiyah; Ibn Khaldun

5.3.3. 3. Shah Wailiullah

6. Pra Klasik

6.1. Jean Bodin

6.1.1. Jean Bodin secara sistematis menyajikan teori tentang uang dan harga, yang kemudian dikembangkan oleh Irving Fisher menjadi teori kuantitas uang

6.2. Emas dan Perak merupakan bentuk kekayaan yang paling disukai; Nasionalisme; Kebijaksanaan ekspor-import; Kolonisasi dan monopolisasi berpandangan kolonial

6.2.1. Jean Baptish Colbert (1619-1683)

6.2.2. Adam Smith (1776)

6.2.3. Thomas Mun (1571-1641)

6.3. Merkantilisme

6.4. Phisiokrat

6.4.1. Ordo Natural; Laissez-faire,Laissez-passer; Tekanan pada sektor pertanian; Pajak tunggal atas pemilik tanah; Antar hubungan sektor ekonomi

6.4.1.1. Francis Quesnay (1694-1774)

6.4.1.2. Jaques Turgot

7. Mazhab Klasik

7.1. Asas pengaturan kehidupan perekonomian didasarkan pada mekanisme pasar; klasik menganjurkan liberalisme dan kebebasan alamiah

7.1.1. Adam Smith

7.1.1.1. Menurutnya perilaku ekonomi diatur oleh invisible hand; mengembangkan pemikiran pembagian kerja, teori ongkos produksi, teori harga, upah, perbankan, investasi, pajak, tenaga kerja produktif dan teori penawaran

7.1.2. Thomas Albert Malthus

7.1.2.1. Membahas tentang masalah upah pekerja yang berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi

7.1.3. David Ricardo

8. Mazhab Keynes

8.1. 1. Hasrat konsumsi; 2. Tingkat bunga dengan likuiditas; 3. Efisiensimarginal dari investasi

8.1.1. JM Keynes

8.1.2. Alvin H Hansen

8.1.3. Paul Samuelson

8.1.4. Simon Kuznet

9. Mazhab Neo-Keynes

9.1. Menjelaskan tentang fluktuasi ekonomi (business cycle) dan teori-teori yang berhubungan dengan pertumbuhan dan pendapatan

9.1.1. Alvin H Hansen (1887-1975)

9.1.2. Simon Kuznet (1901-1985)

9.1.3. J.R Hicks (1904)

9.1.4. Paul Samuelson (1915)

10. Aliran Monetaris dan Rational Expectation (Ratex)

10.1. Aliran Monetaris = Para ekonom dari aliran monetaris ini menyerang pandangan dari aliran keynesian, terutama menyangkut penentuan pendapatan yang dinilai oleh mereka sebagai tidak benar. Kaum monetaris menghendaki agar analisis tentang penentuan pendapatan memberi penekanan pada pentingnya peranan jumlah uang beredar (money supply) di dalam perekonomian.

11. New Keynesian

11.1. Mencari model yang kuat dan meyakinkan untuk menjelaskan adanya kekakuan upah dan harga dengan berlandaskan pada memaksimalkan perilaku dan ekspektasi rasional

11.1.1. Nicholas Gregory Mankiw

11.1.2. David Romer

12. Teori tentang Siklus Ekonomi

12.1. Teori tentang Siklus Bisnis = Siklus bisnis adalah fluktasi (naik turunnya) output dan kesempatan kerja secara periodik. Perekonomian akan mengalami fluktasi diindikasikan oleh naik turunnya PDB dan kesempatan kerja yang merupakan indikator perkembangan ekonomi suatu negara.

12.1.1. 1. Teori Siklus Bisnis Riil (Real Business Cycle Theory) = Menjelaskan fluktuasi ekonomi yang disebabkan oleh fluktuasi variabel-variabel riil seperti perubahan teknologi, pasar tenaga kerja, uang, upah, dan harga

12.1.2. 2. Teori Siklus Keynesian Baru (New Keynesian Cycle Theory) = Menggunakan asumsi bahwa dalam jangka pendek upah dan harga adalah stiky atau rigit (kaku) dan fluktuasi jangka pendek timbul karena deviasi dari permintaan agregat dan penawaran agregat.

13. Gerak Kecenderungan Jangka Panjang