UPAYA PEMBAHARUAN PENDIDIKAN NASIONAL

Kom i Gang. Det er Gratis
eller tilmeld med din email adresse
Rocket clouds
UPAYA PEMBAHARUAN PENDIDIKAN NASIONAL af Mind Map: UPAYA PEMBAHARUAN PENDIDIKAN NASIONAL

1. Menyediakan Output dalam bentuk informasi

2. Menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan

3. Kurikulum yang menekankan pada pencapaian kemampuan yang dikuasai oleh siswa,dimana materi atau pengetahuan di perlukan sebagai alat dalam pencapaian kemampuan,

4. Kompetensi yaitu kemampuan yang perlu di kuasai peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran yang dapat di lihat dari

4.1. koqnitif ( pengetahuan )

4.2. psikomotor ( keterampilan )

4.3. efektif ( sikap )

5. Dengan pembaharuan seperti ini maka untuk mengajar di SLTP minimal D III, di SLTA tentu S1 (program gelar )dan untuk menjadi dosen minimalnya dikualifikasikan S2 ( Master ).

6. Tujuan proyek pamong adalah untuk menentunkan alternative sistim penyampaian pendidikan dasar yang bersifat efektif,ekonomis,dan merata yang sesuai dengan kondisi kebanyakan daerah Indonesia.

7. Program dan pengelolaan pendidikan

7.1. Pengelolaan konsep pendidikan nasional ( Diknas ) melalui realisasikan melalui kurikulum.

7.2. Pembaharuan program dan pengelolaan pendidikan secara eksplisit di cantumkan pada UU pokok pendidikan terbaru yaitu UU No 20 tahun 2003 tentang SPN.

7.3. Program pendidikan luar sekolah (PLS) yang dapat melanjutkan pendidikan sekolah adalah program kejar paket A,B,dan C.

8. Guru dan Ketenagaan Kependidikan

8.1. Tenaga kependidikan yang berstatus guru atau dosen harus keluaran pendidikan tinggi.

9. Dana Kependidikan

9.1. Kebutuhan dalam penyelenggaraan pendidikan kelihatan semakin meningkat, karena biaya pendidikan semakin mahal.

9.2. Keadaan seperti ini logis saja , karena pembaharuan yang di lakukan membutuhkan dana baru atau tambahan terhadap alokasi dana sebelumnya.

10. Pendidikan Non Formal

10.1. Pendidikan non formal merupakan pendidikan yang didirikan dan di kelola oleh masyarakat sebagai lembaga pendidikan. 

10.2. contohnya seperti Pendidikan non formal yang di kelola oleh masyarakat seperti kursus mengetik,kursus computer dan internet.

11. Inovasi Kurikulum

11.1. Kurikulum 1968

11.1.1. kurikulum masa orde lama masih dalam mencari bentuk yang kas nasional.

11.2. Kurikulum 1975

11.2.1. Ciri-ciri kusus kurikulum 1975 adalah

11.2.1.1.    menganut pedekatan yang berorientasi pada tujuan,

11.2.1.2. menganut pendekatan yang integrative,

11.2.1.3. pendidikan moral pancasila kurikulum tidak hanya di bebankan kepada bidang pelajaran pendidikan moral pancasila melainkan juga di bidang ilmu pengetahuan social

11.2.1.4. mengharuskan guru untuk menggunakan teknik penyusunan program PPSI

11.2.1.5. sistim evaluasi dilakukan penilaian kepada murit murit pada setiap akhir satuan pembelajaran terkecil dan memperhitungkan nilai-nilai yang dicapai murit-murit pada setiap akhir satuan pembelaharan.

11.3. Kurikulum 1984

11.3.1. Salah satu upaya perbaikan dalam penyelenggaraan pendidikan disekolah dilakukan melalui perbaikan kurikulum pendidikan dasar dan menengah dalam lingkungan Departemen P dan K

11.3.2. Kegiatan kurikulum

11.3.2.1. Kegiatan intrakurikuler

11.3.2.2. Kegiati sekolah korikuler

11.3.2.3. Kegiatan ekstrakurikuler

11.3.3. Ciri yang membedakan kurikulum 1994 dengan kurikulum sebelumnya ada pada pelaksanaan tentang pendidikan dasar Sembilan tahun,memberlakukan kurikulum muatan local serta menyempurnkan tiga kemampuan dasar yaitu membaca,menulis,menghitung ( 3M ) yang fungsional.

11.3.4. Proses belajar mengajar adalah pendekatan keterampilan yang diwujudkan dalam bentuk belajar sisw aktif ( CBSA ).

11.4. Kurikulum 1994

11.4.1. Kurikulum dalam UU No 2 th 1989 yaitu seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar-mengajar.

11.5. Kurikulum suplemen

11.5.1. Suplement GBPP kurikulum 1994 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari GBPP kurikulum 1994 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari GBPP kurikulum 1994

11.5.2. supplement tersebut mencakup semua  mata pelajaran untuk satuan pendidikanSD,SLTP,SMU yang mulai di implementasikan pada awal tahun pelajaran 1999/2000.

11.5.3. Tujuan kurikulum supplement adalah

11.5.3.1. meningkatkan efektifitas dan kualitas pembelajaran

11.5.3.2. meningkatkan hasil belajar siswa.

11.6. Kurikulum Berbasis Kompetensi

11.6.1. Yang menjadi sasaran utama dari kurikulum berdasarkan kompetensi adalah dimana pembelajaran bukan hanya sekedar tahu, tapi juga untuk mampu berbuat, mampu membangun jati diri, dan mampu hidup bermasyarakat.

11.6.2. artinya kurikulum merupakan serangkaian pemberian pengalaman belajar, secara autentik kepada setiap siswa di sepanjang hayatnya baik yang di berikan melalui berbagai kegiatan di sekolah maupun di luar sekolah.

12. Sistem Persekolahan

12.1. SD pamong

12.1.1. Proyek ini merupakan pendidikan bersama antara pemerintah Indonesia dan innotechPamong singkatan dari pendidikan anak oleh masyarakat ,orang tua,dan guru proyek ini di ujicobakan di  tingkat sekolah . 

12.1.2. Maka dari itulah sistim pamong ini anak-anak dapat belajar sendidri dengan bimbingan tutor atau anggota masyarakat serta bimbingan orang tua.

12.2. SD kecil ini memiliki cirri-ciri :

12.2.1. kelas yang ada lebih sedikit dari SD biasa ·         jumlah murid lebih kecil 20-30 orang ·         Jumlah guru sedikit

12.2.2. Pendekatan belajar meliputi belajar sendiri yaitu mempelajari modul,berkelompok dan klasial

12.2.3. Murid yang pandai di jadikan tutor untuk mengajar murid-murid.

12.3. SD kecil

12.4. SMP Terbuka

12.4.1. SMP terbuka adalah sekolah menengah umum tingkatpertama yang kegiatan belajarnya sebagian besar di selenggarakan di luar gedung sekolah dengan cara penyampaian pelajaran melalui berbagai media,dan interaksi yang terbatas antara guru dan murit.

12.4.2. Latar belakang berdirinya SMP terbuka adalah:

12.4.2.1. Kekurangan fasilitas

12.4.2.2. Tenaga pendidikan yang tidak cukup

12.4.2.3. Dalam rangka pemerataan pendidikan

12.5. Proyek Perintis Sekolah Pembangunan

12.5.1. Pada mulanya proyek ini dimasudkan untuk mencoba bentuk sistim persekolahan yang komprehensif dengan nama sekolah Pembangunan.

12.5.2. Selain itu secara umum kerangka sistim pendidikan ini di gariskan dalam surat keputusan mentri pendidikan dan kebudayaan No 0172 tahun 1974.

12.6. Universitas Terbuka

12.6.1. Universitas terbuka merupakan lembaga pendidikan tinggi yang menerapkan sistim belajar jarak jauh .

12.6.2. Oleh karena itu UT menggunakan cara yang lebih terbuka yaitu mengutamakan penerapan sisti belajar jarak jauh.

12.7. Sekolah Unggul

12.7.1. Sekolah unggul yaitu  sekolah yang di kembangkan untuk mencapai keunggulan dalam keluaran pendidikanya.

12.7.2. Sekolah unggul menjadi topik yang hangat ,karena menjadi kebijakan yang di masudkan untuk mencari jalan pintas dalam mempersiapkan penyediaan tenaga kerja yang handal yang mempunyai kemampuan bersaing yang tinggi baik di tingkat nasional maupun internasional.

12.7.3. Karakteristik Sekolah Unggul :

12.7.3.1. Layanan khusus diberikan lebih intensif

12.7.3.2. Anak- anak merupakan asset bangsa yang mampu merespon tantangan persaingan global

12.8. Pendidikan Pesantren

12.8.1. Arti pesantren

12.8.1.1. Tujuan utamanya adalah meningkatkan partisipasi perguruan tinggi dari 5 % menjadi 8,2%.

12.8.1.2. Pesantren adalah lembaga pendidikan tradisional islam untuk mempelajari,memahami,menghayati dan mengamalkan ajaran islam dengan menekankan pentingnya moral keagamaan sebagai pedoman perilaku sehari-hari.

12.8.2. Tujuan

12.8.2.1. Tujuan pesantren ini adalah untuk menciptakan dan mengembangkan kepribadian muslim yaitu kepribadian yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan,berakhlak mulia, bermanfaat bagi masyarakat,dll.

12.8.3. Unsur-unsur pesantren

12.8.3.1. Pelaku

12.8.3.2. Sarana perangkat keras

12.8.3.3. Sarana perangkat lunak

12.8.4. Fungsi

12.8.4.1. Berfungsi sebagai lembaga pendidikan, lembaga social, dan lembaga penyiaran agama.

13. Inovasi dalam Pendekatan Belajar

13.1. Belajar Tuntas

13.1.1. Pengertian

13.1.1.1. Belajar tuntas`adalah suatu cara dalam proses belajar yang menuntut siswa untuk menguasai materi pelajaran secara tuntas dengan hasil yang memuaskan.

13.1.2. Tujuan

13.1.2.1. Tujuannya adalah agar siswa mendapat kesepatan untuk mencapai angka tertinggi dengan menguasai bahan pelajaran secara tuntas.

13.2. Tujuan

13.2.1. CBSA ini bertujuan agar siswa aktif dalam proses belajar ,sehingga mampu untuk mengubah perilaku secara efektif dan efisien.

13.3. Keterampilan proses yaitu suatu pendekatan yang mengacu kepada bagaimana siswa belajar dan apa yang ia pelajari.

13.4. Cara Belajar Siswa Aktif

13.4.1. Pengertian

13.4.1.1. Cara belajar siswa aktif adalah suatu cara atau usaha mempertinggi atau mengoptimalkan kegiatan siswa dalam proses belajar.

13.4.1.2. Dengan demikian CBSA menuntut keaktifan belajar siswa yang obtimal sehingga dapat mencapai hasil yang optimal.

13.5. Keterampilan Proses

13.5.1. Yang paing penting bagaimana proses untuk pencapaian tujuan itu dilakukan oleh siswa terlepas dari hasil yang diperoleh.

14. Inovasi dalam Penggunaan Teknologi

14.1. Menurut Computer Annual(Robert H, Blisser)

14.1.1. Komputer adalah suatu alat elektronik yangbmamapu melakukan berbagai tugas sebagai berikut:

14.1.1.1. Menerima Input

14.1.1.2. Memproses Input sesuai dengan programnya