Sistem Pendidikan Indonesia Zaman Hindu - Budha

Kom i gang. Det er Gratis
eller tilmeld med din email adresse
Sistem Pendidikan Indonesia Zaman Hindu - Budha af Mind Map: Sistem Pendidikan Indonesia Zaman Hindu - Budha

1. Pelajaran yang diberikan

1.1. Ilmu teologi, keagamaan, kepustakaan mahabarata dan ramayana, sastra, filsafat dan etika, kenegaraan, seni bangunan, seni rupa, dan ilmu eksakta (perhitungan berkaitan dengan bangunan).

2. Jenis Pendidikan

2.1. Pendidikan Intelektual

2.1.1. Pendidikan yang dikhususkan untuk menguasai kitab-kitab suci. Veda dipelajari oleh kaum Brahmana, dan Tripitaka dipelajari oleh Budha.

2.2. Pendidikan Kesatriaan

2.2.1. Pendidikan yang dikhususkan kepada kaum bangsawan dan keluarga istana kerajaan mengenai cara mengatur pemerintahan (kerajaan), mengatur Negara, dan berperang.

2.3. Pendidikan Keterampilan

2.3.1. Pendidikan untuk rakyat secara informal yang berlangsung dalam keluarga, biasanya mewarisi keterampilan orang tua.

3. Lembaga Pendidikan

3.1. Pecatrikan/Padepokan

3.1.1. Tempat melatih ilmu pemerintahan, kanuragaan, bela diri, kebudayaan dan kesenian, bermasyarakat, mengatur pola hubungan manusia dengan alam, dan tempat mentransformasikan keilmuan oleh resi atau begawan kepada muridnya.

3.2. Pura

3.2.1. Tempat di Istana yang dikhususkan untuk para putra-putri raja belajar mengenai tata krama kerajaan, mengatur negara, dan ilmu bela diri.

3.3. Pertapaan

3.3.1. Tempat yang digunakan untuk mencari ilmu kebatinan.

3.4. Keluarga

3.4.1. Tempat untuk melatih keterampilan hidup.

4. Tujuan Pendidikan

4.1. Umum

4.1.1. Mendapatkan moksa bagi agama Hindu dan mencapai nirwana bagi agama Budha

4.2. Khusus

4.2.1. Bagi kaum Brahmana, tujuan pendidikan untuk menguasai kitab suci sebagai sumber kebenaran dan pengetahuan.

4.2.2. Bagi golongan Ksatria (raja), pendidikan untuk mendapat pengetahuan teoritis berkaitan dengan pengaturan pemerintahan.

4.2.3. Bagi rakyat biasa, bertujuan agar rakyat memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk hidup sesuai dengan warisan keluarga terdahulu.

5. Ciri Pendidikan

5.1. Pendidikan bersifat informal, karena proses belajar mengajar tidak melalui institusi yang formal dan pendidikan masih bersatu dalam proses kehidupan.

5.2. Berpusat pada keagamaan/religi

5.3. Bersifat ariktoktatis, pendidikan hanya diikuti oleh raja dan bangsawan.

5.4. Penghormatan tinggi diberikan pada pengelola pendidikan (guru). Pengelola pendidikan pada masa Hindu-Budha adalah kaum Brahmana untuk agama Hindu dan para Biksu untuk agama Budha.

6. Sumber : Budiarti, Y. (2018). Pendidikan dan Pembelajaran Berdasaarkan dari Sudut Pandang Histori. Jurnal Majalah Kreasi STKIP MPL, 10 (2), 18 – 31. Subiyakto, B. (2019). Sejarah Pendidikan di Indonesia : Era Pra Kolonialisme Nusantara sampai Reformasi. Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat.