1. Teater Modern
1.1. Arti
1.1.1. Teater modern merupakan sebuah karya yang merupakan curahan perasaan si pengarang, yang biasanya kita kenal sebagai seorang sutradara kalau dalam perfilman.
1.2. Ciri
1.2.1. Menggunakann bahasa nasional dalam dialognya.
1.2.2. Berisi kritik sosial.
1.2.3. Bertujuan untuk hiburan dan mendapatkan apresiasi saja.
1.3. Contoh
1.3.1. Drama Musikal
1.3.2. Opera
1.3.3. Kabaret
1.3.4. Sinetron
1.3.5. Film
1.3.6. Teater Boneka
2. Teater Tradisional
2.1. Arti
2.1.1. Teater tradisional merupakan sebuah karya yang berbentuk sastra yang diciptakan oleh pengarangnya yang biasanya menceritakan tentang bagaimana seluk beluk tingkah laku kehidupan manusia.
2.2. Ciri
2.2.1. Bahasa yang digunakan adalah bahasa daerah setempat.
2.2.2. Berisi pesan moral dan nilai-nilai luhur.
2.2.3. Pertunjukan diselenggarakan dipentas terbuka.
2.3. Contoh
2.3.1. Teater Wayang Wong Dari Jawa
2.3.2. Teater Ketoprak Dari Yogyakarta
2.3.3. Teater Mendu dari Kepulauan Riau
2.3.4. Teater Lenong Dari Betawi, Jakarta
2.3.5. Teater Ludruk dari Jawa Timur
2.3.6. Teater Mamanda dari Kalimantan Selatan
2.3.7. Teater Randai Dari Minangkabau
2.3.8. Teater Longser dari Jawa Barat
2.3.9. Teater Kondobuleng dari Makasar
3. Teater Kontemporer
3.1. Arti
3.1.1. Teater kontemporer merupakan teater yang menampilkan peranan manusia bukan sebagai tipe melainkan sebagai individu.
3.2. Ciri
3.2.1. Menggunakan bahasa nasional atau internasional dalam dialognya.
3.2.2. Dialognya sebagian dari naskah, dan sebagian improvisasi.
3.2.3. Merupakan buah pikir atau ide dari sutradara pribadi.
3.3. Contoh
3.3.1. Teater Jalanan
3.3.2. Teater Persembahan
3.3.3. Teater Kemanusiaan