Struktur dan Fungsi Sel

Kom i gang. Det er Gratis
eller tilmeld med din email adresse
Struktur dan Fungsi Sel af Mind Map: Struktur dan Fungsi Sel

1. Nukleus

1.1. Struktur

1.1.1. nukleolus

1.2. Fungsi

1.2.1. Mengatur pembelahan sel

1.2.2. Membawa informasi genetik

1.2.3. Mengendalikan seluruh kegiatan sel

2. Badan Golgi

2.1. Struktur

2.1.1. bantalan berlapis

2.1.2. gelembung golgi

2.1.2.1. Sakula

2.1.2.2. Vesikel Sekretoris

2.1.2.3. Mikrovesikel

2.2. Fungsi

2.2.1. Ikut serta dalam pembentukan lipoprotein bersama dengan RE, halus

2.2.2. Berperan dalam memperbaiki struktur membran sel atau membran plasma

2.2.3. berperan penting dalam proses sintesis protein tertentu

3. Kloroplas

3.1. Struktur

3.1.1. membran dalam

3.1.2. membran luar

3.1.3. ruang antar membran

3.2. Fungsi

3.2.1. sebagai tempat terjadinya proses fotosintesis

4. Lisosom

4.1. Struktur

4.1.1. berbentuk agak bulat biasanya dibatasi oleh membran tunggal serta memiliki ukuran diameter sekitar 1,5 mikron

4.2. Fungsi

4.2.1. Pembebasan enzim keluar sel

4.2.2. Menghancurkan organel sel yang telah rusak

4.2.3. Mencerna zat makanan hasil dari fagositosis dan pinositosis

5. Vakuola

5.1. Struktur

5.1.1. vakuola kontraktil

5.1.2. vakuola nonkontraktil

5.2. Fungsi

5.2.1. Sebagai fasilitator proses sirkulasi zat dalam sel

5.2.2. Mengatur trigiditas sel

5.2.3. Mengontrol tingkat keasaman pH dalam sel

6. Retikulum Endoplasma

6.1. Struktur

6.1.1. berbentuk anyaman membran yang rumit seperti jalan

6.1.2. secara kimiawi mengandung 60 hingga 70 % protein serta 30 hingga 40 % fosfolipid

6.1.3. Terdapat sekitar 33 macam polipeptida dengan sifat kimia serta sifat fisika yang berbeda

6.2. Fungsi

6.2.1. retikulum endoplasma kasar mensintesa protein yang hendak di sekresi.

6.2.2. retikulum endoplasma halus mensintesa protein yang tidak lagi di sekresi.

7. Mitokondria

7.1. Struktur

7.1.1. Matriks

7.1.2. Membran luar

7.1.3. Membran Dalam

7.1.4. Ruang antar membran

7.2. Fungsi

7.2.1. menghasilkan energi

7.2.2. mempunyai enzim yang dapat mendetoksifikasi amonia

7.2.3. menjaga konsentrasi ion kalsium yang tepat dan cukup dalam berbagai kompartemen sel

8. Membran Sel

8.1. Struktur

8.1.1. 2 lapis lipid (lipid bilayer)

8.1.2. permeabilitas tertentu sehingga tidak semua molekul dapat melalui membran sel

8.2. Fungsi

8.2.1. sebagai reseptor dari rangsangan luar

8.2.2. sebagai tempat untuk melakukan pertukaran zat transpor molekul

8.2.3. dapat digunakan sebagai tempat berlangsungnya berbagai reaksi-reaksi kimia

9. Sitoplasma

9.1. Struktur

9.1.1. matrik sitoplasma

9.2. Fungsi

9.2.1. Menjamin berlangsungnya pertukaran zat di dalam sel

9.2.2. Pelarut untuk semua protein dan senyawa di dalam sel

9.2.3. Mengisi ruang sel yang tak ditempati organel dan vesikula

10. Ribosom

10.1. Struktur

10.1.1. asam ribonukleat (RNA)

10.1.2. Protein

10.2. Fungsi

10.2.1. memproduksi dan mensintesis zat protein yang ada dalam sel

11. Peroksisom

11.1. Struktur

11.1.1. Struktur yang sangat kecil

11.1.2. struktur kristal-kristal padat dan pekat yang terbungkus satu lapis membran unit

11.2. Fungsi

11.2.1. menyederhanakan asam lemak yang panjang melalui betaoksidasi

11.2.2. bahan bakar respirasi sel yang dihasilkan oleh perpecahan asam lemak menjadi molekul kecil

12. Sentriol

12.1. Struktur

12.1.1. berbentuk mirip dengan tabung atau silinder

12.1.2. terdapat satu sel yang memiliki satu pasang sentriol yang letaknya berdampingan dan tegak lurus

12.1.3. panjang 0,3 – 0,5 µm, lebar 0,2 µm dan berdiameter 0,15 µm

12.2. Fungsi

12.2.1. Dapat menghasilkan silia dan flagela

12.2.2. Sebagai pusat pengelompokkan mikrotubula

12.2.3. Sebagai badan basal, yang merupakan tempat untuk memproduksi silia