Masa Daulah Umayyah di Andalusia

Kom i gang. Det er Gratis
eller tilmeld med din email adresse
Masa Daulah Umayyah di Andalusia af Mind Map: Masa Daulah Umayyah di Andalusia

1. Latar Belakang

1.1. Sebelum masuknya Islam ke Andalusia, Islam telah hingga ke Afrika Utara. Penyebaran Islam di Afrika Utara terjadi pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan (705-715 M). Khalifah Abdul Malik bin Marwan menjadikan Afrika Utara sebagai salah satu provinsi dari Daulah Umayyah di Damaskus jah mengangkat Musa bin Nusair sebagai gubernur.Sebelum Islam berhasil menguasai Afrika Utara, wilayah tersebut dulunya telah menjadi basis kekuasaan kerajaan Romawi, yaitu Kerajaan Gothic. Namun, setelah berhasil sepenuhnya menguasai Afrika Utara dan menyatakan kesetiaan dan kepatuhannya terhadap pemerintahan Musa bin Nusair, Islam mulai memusatkan perhatiannya untuk menguasai Andalusia. Dengan demikian, menguasai Afrika Utara merupakan batu loncatan bagi kaum muslimin dalam upaya mewujudkan misinya yang lebih besar yaitu, menguasai dan menyebarkan Islam di Andalusia dan Eropa.

2. Situasi dan kondisi Andalusia sebelum dan sesudah kedatangan Daulah Umayyah

2.1. Sebelum kedatangan Daulah Umayyah, Andalusia didominasi oleh Visigoth yang mengalami ketidakstabilan politik dan pemerintahan yang lemah. Setelah kedatangan Daulah Umayyah, terbentuklah Kekhalifahan Cordoba pada abad ke-8 M, membawa stabilitas politik, kemajuan budaya, dan perkembangan ilmu pengetahuan di wilayah tersebut.

3. Kondisi Sosial

3.1. Sebelum kedatangan Bani Umayyah, masyarakat Andalusia terdiri dari berbagai suku bangsa seperti Iberia, Celtiberia, Romawi, dan Yahudi. Mereka hidup dalam keadaan terpecah-belah dan tidak memiliki kesatuan politik yang kuat.

3.2. Setelah kedatangan Daulah Umayyah di Andalusia, kondisi sosial mengalami perubahan yang signifikan. Masyarakat menjadi lebih multikultural dan inklusif, dengan harmoni antara berbagai kelompok etnis dan agama. Pendidikan dan kebudayaan berkembang pesat, menciptakan lingkungan yang memajukan ilmu pengetahuan dan seni.

4. Kondisi Politik

4.1. Sebelum kedatangan Daulah Umayyah, Andalusia didominasi oleh kerajaan Visigoth yang mengalami ketidakstabilan politik dan pertentangan internal. Pemerintahan mereka cenderung lemah dan terpecah, menciptakan ketidakpastian politik.

4.2. Setelah kedatangan Daulah Umayyah di Andalusia, terbentuklah Kekhalifahan Cordoba pada abad ke-8 M. Kondisi politik menjadi lebih stabil dengan pemerintahan yang kuat di bawah berbagai khalifah Umayyah.

5. Perkembangan Islam di Andalusia

5.1. Perkembangan di bidang ilmu pengetahuan dan sains

5.1.1. Ilmu filsafat mulai berkembang pada masa Hakan II (961-976 M). Atas inisiatifnya, karya-karya ilmiah dan filsafat diimpor dari Timur ke Andalusia dalam jumlah besar, sehingga Cordoba dengan perpustakaan dan universitasnya mampu menyaingi Bagdad sebagai pusat utama ilmu pengetahuan di dunia Islam.

5.1.2. Dalam bidang kedokteran, tokoh ilmuwan muslim yang terkenal di Andalusia adalah Abu Al-Qasim Az-Zahrawi. Az-Zahrawi adalah seorang dokter ahli bedah yang berasal dari Cordoba, la dijuluki sebagai bapak ilmu bedah modern.

5.1.3. Di bidang astronomi dan kimia, ilmuwan muslim yang terkenal adalah Abbas Ibnu Firnas, la merupakan penemu cikal bakal pesawat terbang dan parasut.Di bidang astronomi, Abbas Ibnu Firnas berhasil menciptakan tabel astronomi lokal, mengelola observatorium, dan mendesain sebuah jam air.

5.1.4. Di bidang geografi, ilmuwan muslim Andalusia yang terkenal adalah Ibnu Jubair. la berasal dari Valencia dan menulis tentang negeri muslim di Mediterania dan Sisilia.

5.1.5. Di bidang sejarah, ilmuwan muslim yang terkenal adalah Ibnu Khaldun. Salah satu karyanya yang paling terkenal berjudul Muqaddimah.

5.1.6. Umat Islam di Andalusia dikenal sebagai penganut mazhab Maliki. Mazhab ini diperkenalkan oleh Ziyad bin Abdul Rahman yang selanjutnya dikembangkan oleh Ibn Yahya yang menjadi seorang Qadi. Ahli fikih lainnya yang terkenal pada masa itu antara lain Munzir bin Sa'id Al-Baluthi dan Ibnu Hazm. Sebuah kitab fikih monumental yang masih menjadi salah satu rujukan dalam bidang hukum Islam sampai saat ini, khususnya di Indonesia adalah Bidayatul Mujtahid

5.1.7. DI bidang bahasa dan sastra, Arab dengan ketinggian sastra dan tata bahasanya telah mendorong lahirnya minat yang besar bagi masyarakat Andalusia. Di antara ahli bahasa dan sastra yang terkenal pada masa Daulah Umayyah di Andalusia adalah Ibnu Sayyidih, Ibnu Malik pengarang Alfiyah, Ibnu Kharuf, Ibnu Al-Hajj, Abu Ali Asy-Syalubain, Abu Al-Hasan bin Ushfur, dan lain-lain

5.1.8. Dalam bidang musik dan seni suara, Islam Andalusia mencapai kecemerlangan dengan tokohnya Abu Al-Hasan Ali bin Nafi yang dijuluki Ziryab. Setiap kali diselenggarakan pertemuan dan jamuan, ia selalu tampil mempertunjukan kemampuannya. la juga mendirikan sekolah musik di Cordoba.

5.2. Perkembangan di bidang pembangunan dan Peradaban

5.2.1. Cordoba adalah ibu kota Andalusia sebelum Islam, yang kemudian diambil alih oleh Daulah Umayyah pada masa khalifah Abdurrahman Ad-Dakhil (822-852 M). Cordoba mencapai puncak kejayaannya pada masa Abdurrahman An-Nasir (911- 961 M).Di antara kebanggaan kota Cordoba lainnya adalah terdapat Masjid Cordoba. Selain itu, terdapat Al-Qasr Al-Kabir yang di dalamnya terdapat gedung-gedung istana yang megah. Selanjutnya, Rushafat merupakan istana yang dikelilingi oleh taman yang berada di sebelah barat laut Cordoba.

5.2.2. Granada adalah tempat pertahanan terakhir umat Islam di Andalusia. Pada sebuah bukit kecil yang tingginya 150 meter di atas kota Granada, terdapat sebuah istana yang indah yang dibuat oleh raja Bani Ahmar dan diberi nama Al- Hamra.