1.1. • Bahasa memiliki pola dan kaidah yang harus ditaati agar dapat dipahami oleh pemakainya. • Bahasa memiliki sistem, aturan, atau pola-pola tertentu. Secara umum bahasa mempunyai dua sistem, yaitu sistem bunyi dan, sistem makna.
2. DINAMIS
2.1. • Keterkaitan bahasa itu dengan manusia, sedangkan dalam kehidupan masyarakat kegiatan itu tidak tetap dan selalu berubah, Maka bahasa itu juga ikut berubah, menjadi tidak tetap, menjadi tidak statis, karena itu lah bahasa itu disebut dinamis. Contoh: Send dan upload berubah menjadi kirim dan unggah.
3. FUNGSI BAHASA
3.1. • Secara umum fungsi bahasa adalah sebagai alat komunikasi bagi manusia, baik komunikasi lisan maupun komunikasi tulis, fungsi ini adalah fungsi dasar bahasa yang belum dikaitkan dengan status dan nilai-nilai sosial. ◦ INFORMASI ◦ EKSPRESI DIRI ◦ ADAPTASI DAN INTEGRASI ◦ KONTROL SOSIAL
4. SIMBOL/LAMBANG
4.1. • Simbol adalah sesuatu yang dapat mewakilkan ide, perasaan, pikiran, benda dan tindakan, secara Arbitrer. • Kata adalah bagian dari simbol yang hidup dan digunakan oleh kelompok masyarakat tertentu. • Kata tidak bersifat simbolis karena tidak mempunyai hubungan langsung dengan kenyataan yang diacunya. Contoh: ( b-u-k-u ) Kumpulan huruf di atas yang menjadi BUKU, tidak ada hubungannya dengan lembaran-lembaran kertas yang ditulis dan dibaca. Hal tersebut bersifat Arbitrer yang menjadi kesepakatan bersama pemakai bahasa.
5. ARBITRER
5.1. • Arbitrer dalam studi bahasa adalah manasuka, asal bunyi, atau tidak ada hubungan logis antara kata sebagai simbol dengan yang di lambang kan. Arbitrer berarti dipilih secara acak sehingga ciri khusus bahasa tidak dapat diramalkan secara tepat. Contoh : ◦ Kelinci : Indonesia ◦ Rabbit : Inggris ◦ Tokki : korea
6. KONVENSIONAL
6.1. • Konvensional dapat di artikan sebagai satu pandangan atau anggapan bahwa kata-kata sebagai penanda tidak memiliki hubungan intrinsik dengan objek, tetapi berdasarkan kebiasaan, kesepakatan atau persetujuan masyarakat yang didahului pembentukan secara Arbitrer. Tahapan awal adalah Arbitrer, hasilnya di konvensikan atau disepakati sehingga menjadi konsep yang terbagi bersama.
7. BUNYI/UJARAN
7.1. • Bahasa sebagai ujaran, mengimplikasikan bahwa media komunikasi yang paling penting adalah bunyi ujaran. Jika kita mempelajari suatu bahasa kita harus belajar menghasilkan bunyi-bunyi suara