1. Syarat
1.1. Komunikasi : hubungan timbal balik yang mana terdapat komunikasi yang dilakukan lebih dari satu arah.
1.2. Kontak sosial : hubungan antara dua pihak yang saling bereaksi dan menjadi awal terjadinya interaksi sosial.
2. Teori
2.1. Tindakan sosial: Seluruh perilaku manusia yang dilakukan dengan sadar ataupun tidak sadar untuk mencapai tujuan tertentu
2.1.1. 1. Tindakan rasional intrumental : Tindakan yang dilakukan dengan memperhitungkan kesesuaian antara cara dan tujuan
2.1.2. 2. Tindakan rasional berorientasi nilai : Tindakan yang berkaitan dengan nilai-nilai dasar dalam masyarakat
2.1.3. 3. Tindakan tradisional : Tindakan yang tidak memperhitungkan pertimbangan rasional
2.1.4. 4. Tindakan afektif : Tindakan yang dilakukan berdasarkan perasaan atau emosi
2.2. Interaksionisme Simbolis : teori behaviorisme sosial, yang memusatkan diri pada interaksi alami yang terjadi antara individu dalam masyarakat dan masyarakat dengan individu.
3. Dampak
3.1. Dampak positif
3.1.1. 1. Terbentuk keteraturan sosial 2. Muncul penemuan baru 3. Peran nilai dan norma sosial terjaga
3.2. Dampak negatif
3.2.1. 1. Timbul solidaritas sosial yang berlebihan 2. Timbulnya kelompok kelompok yang menyimpang
4. Pengertian
4.1. Ciri-ciri hubungan sosial : a. Terdapat 2 pihak/lebih dalam interaksi sosial b. Terdapat komunikasi c. Terdapat tujuan yang dicapai d. Terdapat waktu
4.2. Kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok untuk saling berinteraksi
5. Faktor yang memengaruhi
5.1. 1. Imitasi Peniruan terhadap kebudayaan atau perilaku individu/kelompok lain
5.2. 2. Sugesti : Sikap pandangan dan pendapat orang lain yang diterima tanpa dipikir ulang
5.3. 3. Simpati : Proses ketertarikan seseorang terhadap perilaku atau penampilan pihak lain
5.4. 4. Identifikasi : Kecenderungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan pihak lain
5.5. 5. Empati : Kemampuan seseorang untuk mengolah emosi seakan-akan mengalami kondisi yang dirasakan orang lain
5.6. 6. Motivasi : Dorongan dari dalam diri seseorang untuk mencapai tujuan tertentu
6. Proses
6.1. Proses Asosiatif : Proses sosial yang mengarah pada penyatuan
6.1.1. a. kerja sama b. akomodasi c. akulturaai d. asimilasi e. amalgamasi
6.2. Proses Disosiatif : Proses sosial yang mengarah pada perpecahan
6.2.1. a. persaingan atau kompetisi b. pertentangan atau konflik c. kontravensi