1. WAWANCARA
1.1. Definisi Wawancara
1.1.1. Wawancara merupakan percakapan antara dua orang atau lebih untuk memperoleh informasi dari pertanyaan-pertanyaan yang dijawab oleh orang yang diwawancarai tersebut.
2. Psikodiagnostik
2.1. Definisi
2.1.1. Psikodiagnostik merupakan suatu ilmu yang mempelajari mengenai kondisi kejiwaan seseorang berdasarkan gejala-gejala yang ditunjukkannya dan juga dengan memberikan tes-tes psikologi untuk memahami kondisi kejiwaannya.
2.2. Tujuan Psikodiagnostik
2.2.1. Memahami perbedaan-perbedaan kepribadian antar-individu.
2.2.2. Menegakkan diagnosa psikologis seperti kondisi subjek (berkaitan dengan keadaan psikologis subjek), masalah yang terjadi, penyebab timbulnya masalah, dan potensi yang dapat diandalkan.
2.3. Kegunaan Psikodiagnostik
2.3.1. Clinical setting
2.3.2. Legal setting
2.3.3. Educational & vocational guidance
2.3.4. Educational & vocational selection
2.3.5. Research setting
3. Observer : orang yang melakukan pengamatan. Observee : oarang yang diamati. Interviewer : orang yang melakukan wawancara. Interviewee : orang yang diwawancarai.
4. OBSERVASI
4.1. Definisi Observasi
4.1.1. Observasi merupakan kegiatan mengamati atau melakukan pengamatan terhadap suatu objek tertentu dengan teliti dan sistematis agar mendapatkan suatu informasi atau pengetahuan yang dibutuhkan.
4.2. Manfaat Observasi
4.2.1. Observer mendapatakan pemahaman yang lebih baik.
4.2.2. Memungknkan Observer untuk bersikap lebih terbuka.
4.2.3. Mendapatkan informasi yang Observee sendiri kurang atau tidak sadari.
4.2.4. Mendapatkan informasi yang Observee tidak ingin ungkapkan.
4.3. Tujuan Observasi
4.3.1. Mendeskripsikan : setting yang dipelajari, aktivitas-aktivitas yang berlangsung, orang-orang yang terlibat di dalam aktivitas tersebut, serta makna dari kejadian yang diamati tersebut.
4.3.2. Deskripsi haruslah akurat dan faktual bukan interpretatif.
4.3.3. Tujuan yang jelas dalam mengarahkan dan memusatkan penelitian atau pemeriksaan psikologis kepada apa yang harus diamatinya, siapa yang akan diamatinya, serta keterangan apa yang perlu dikumpulkannya.
4.4. Objek Observasi
4.4.1. Individu : penampilan fisik, gerakan tubuh, ekspresi wajah, isi pembicaraan, reaksi emosi, aktivitas yang dilakukan, serta hal-hal lain sesuai dengan tujuan penelitian.
4.4.2. Lingkungan fisik : kondisi rumah, kondisi ruang belajar, letak rumah, dan fasilitas yang terdapat di sekolah.
4.4.3. Lingkungan sosial : perlakuan orangtua terhadap anaknya dan perlakuan guru terhadap muridnya.
4.5. Teknik - Teknik Observasi
4.5.1. Observasi Partisipan - Non partisipan
4.5.1.1. Partisipan : peneliti atau pengamat ikut mengambil bagian dalam melakukan apa yang sedang dikerjakan oleh observee dan digunakan sebagai sumber data penelitian.
4.5.1.2. Non partisipan : peneliti atau pengamat tidak ikut serta dalam kegiatan atau proses yang sedang diamati.
4.5.2. Observasi Sistematik - Non sistematik
4.5.2.1. Sistematik : terstruktur.
4.5.2.2. Non sistematis : tidka tersetruktur.
4.5.3. Observasi Natural - Eksperimental
4.5.3.1. Natural : bersifat alamiah atau tanpa diatur.
4.5.3.2. Eksperimental : diatur sesuai dengan tujuan penelitian, observer sengaja membuat suatu situasi yang diselenggarakan di lingkungan objek observasi.