1. Surat Efesus
1.1. Pembukaan
1.1.1. Surat Efesus, Filipi, Kolose, dan Filemon yang juga dikenal sebagai Surat-Surat Penjara.
1.2. Isi
1.2.1. Paulus ingin orang lain mendapatkan pemahaman yang dalam tentang menjadi Gereja Kristus dan menikmati berkat keselamatan dalam Dia.
1.2.2. Allah menyelamatkan kita oleh anugerah-Nya melalui iman di dalam Kristus bukan oleh apapun yang kita telah lakukan atau yang dapat kita lakukan
1.2.3. “Dalam Kristus” atau “di dalam Dia” adalah gagasan yang penting di dalam Surat Efesus; setiap berkat datang kepada kita melalui kristus. Paulus menekankan bahwa di dalam Kristus Allah telah menuntun kita dari semula untuk menjadi umat-Nya bahkan sebelum penciptaan.
2. Surat Filipi
2.1. Isi
2.1.1. Paulus berfokus kepada tema-tema mengenai sukacita, kesatuan, dan ketekunan.
2.1.2. Paulus mendorong untuk mereka tetap teguh bersama bagi Injil.
2.1.3. Paulus tidak tahu apakah dia akan dihukum mati atau dibebaskan karena ia lagi di penjara.
3. Surat Korintus (1-2)
3.1. Pembukaan
3.1.1. Paulus menggambarkan jemaat di Korintus, mereka yang dikuduskan dlm Kristus Yesus & dipanggil menjadi orang-orang kudus.
3.1.2. Allah memandang orang percaya sebagai kudus bukan bedasarkan perilaku mereka.
3.2. Isi
3.2.1. Paulus ingin orang Kristen di Korintus bertumbuh secara rohani.
3.2.2. Paulus menjelaskan kasih Kristen dan pentingnya hal tersebut dalam kehidupan jemaat dan setiap orang yang percaya.
3.2.3. Satu tema adalah bahwa kasih mengalahkan ketidakdewasaan dalam jemaat dan dalam kehidupan orang percaya.
4. Surat Galatia
4.1. Pendahuluan
4.1.1. Masalahnya adalah bahwa ada guru-guru palsu yang mengajarkan pelajaran yang sesat.
4.2. Isi
4.2.1. Kaum Yudais mengajarkan Injil palsu/Injil yang lain bukan Injil yang sejati. Paulus mengatakan jika ada orang yang memberitakan Injil yang lain/Injil palsu terkutuklah dia.
4.2.2. Paulus mengingatkan bahwa kita diselamatkan hanya oleh Anugerah Allah melalui iman Kristus.
4.2.3. Pembenaran adalah Allah membenarkan umat-Nya dan mengampuni dosa mereka karena Yesus telah taat dan mati menggantikan mereka.