Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP)

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
Rocket clouds
Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) by Mind Map: Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP)

1. Sistem HACCP

1.1. Definisi

1.1.1. Pendekatan sistematis untuk identifikasi, menilai, dan mengontrol bahaya yang mungkin terjadi

1.2. Komponen

1.2.1. Identifikasi dan penilaian CCP

1.2.2. Menentukan CCP

1.2.3. Spesifikasi kriteria CCP

1.2.4. Momonitor CCP

1.2.5. Koreksi hasil monitoring CCP

1.2.6. Verifikasi CCP

1.2.7. Dokumentasi CCP

2. Aplikasi Pendekatan HACCP

2.1. Operasi pembuatan makanan

2.1.1. Bahan mentah yang digunakan

2.1.2. Prosedur pembuatan

2.1.3. Cara penggunaan produk

2.2. Operasi penyajian makanan

2.2.1. Sumber makanan

2.2.2. Metode pembuatan hingga penyajian

2.2.3. Durasi dan kondisi pembuatan hingga penyajian

2.2.4. Lama waktu penyajian hingga konsumsi

2.3. Rumah

3. Evaluasi HACCP

3.1. Karakteristik makanan

3.2. Prosedur pembuatan makanan

3.2.1. Persiapan makanan

3.2.2. Peralatan dan fasilitas pengolahan makanan

3.2.3. Penyajian makanan

3.3. Interval waktu penyajian makanan

3.4. Kriteria konsumen

4. Analisis Bahaya, Tingkat Keparahan, dan Risiko HACCP

4.1. Melihat data epidemiologi

4.1.1. Faktor kontaminan

4.1.2. Faktor mikroorganisme

4.1.3. Faktor pertumbuhan mikrobia

4.2. Meninjau proses kerja HACCP

4.2.1. Persiapan analisis

4.2.2. Wawancara orang dalam tim

4.2.3. Mengobservasi kinerja

4.2.4. Mengukur suhu, pH, aw makanan

4.3. Mengnalisis proses kerja spesifik

4.3.1. analisis produksi rumahan

4.3.2. proses pembuatan industri rumahan

4.3.3. pembentukan pelayanan makanan, warung, dan toko lainnya

4.4. Diagram alur produksi makanan

4.4.1. simbol

4.4.1.1. kontaminan

4.4.1.2. mikroorganisme/substansi toxic

4.4.1.3. bakteri patogen

4.5. Menganalisis pengukuran HACCP

4.5.1. mikroorganisme

4.5.2. suhu

4.5.3. Ph

4.5.4. Aw

5. Implementasi Sistem HACCP

5.1. Memilih titik kontol kritis

5.1.1. risiko kontaminan

5.1.2. proses pembuatan dan preaprasi

5.1.3. penggunaan selanjutnya dari produk

5.2. Menspesifikasi kriteria

5.3. Memonitor titik kontrol kritis

5.4. Melakukan tindakan perbaikan

6. Penggunaan Data HACCP untuk meningkatkan keamanan makanan

6.1. Dasar strategi kesehatan

6.2. Pendidikan kesehatan

6.2.1. modifikasi kurikulum di universitas

6.2.2. pelatihan tenaga kesehatan masyarakat

6.2.3. pelatihan manajer dan karyawan di industri makanan

6.2.4. Pendidikan kesehatan melalui kunjungan keluarga oleh tenaga kesehatan

6.2.5. memberikan informasi untuk ibu dan keluarga dengan pendapatan rendah

6.2.6. diskusi dengan komunitas

6.2.7. persiapan film, leaflet, dan poster edukasi

6.2.8. mengajarkan keamanan pangan di sekolah

7. Verifikasi HACCP

7.1. Perusahaan pengelola makanan

7.1.1. diagram proses

7.1.2. daftar potensi bahaya yang signifikan

7.1.3. indikasi titik kontrol kritis

7.1.4. spesfikasi kriteria kontrol

7.1.5. prosedur monitoring

7.1.6. tindakan yang harus diambil ketika ada kesalahan kontrol