Kewargaan Digital

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
Kewargaan Digital by Mind Map: Kewargaan Digital

1. Privasi dan Keamanan Diri

1.1. Privasi dan Keamanan diri adalah mencakup praktik yang menjaga keamanan data pribadi dan melindungi diri dari risiko

1.1.1. Sebagai perangkat yang terhubung ke internet—dari ponsel dan tablet hingga mainan dan speaker yang diaktifkan dengan suara—menjadi lebih umum, melindungi privasi diri menjadi semakin menantang.

2. Identitas dan Citra Diri

2.1. Jejak digital adalah tapak data yang tertinggal setelah berselancar di internet yaitu data yang secara sengaja atau tidak sengaja dibuat dan ditinggalkan oleh pengguna, jejak digital ini berdampak pada identitas dan citra diri kita lho, karena Jejak digital yang tertinggal bisa diakses dan menentukan karir dan masa depan

2.1.1. Hal-hal yang bisa dipengaruhi oleh jejak digital kita diantaranya

2.1.1.1. 1. Seleksi pegawai baru

2.1.1.2. 2. Seleksi masuk universitas di luar negeri

2.1.1.3. 3. Citra diri di internet berimbas ke dunia nyata

3. Perudungan (cyberbullying), Drama digital dan Ujaran Kebencian

3.1. Cyberbullying adalah bullying/perundungan dengan menggunakan teknologi digital

3.1.1. Hal yang terjadi di dunia maya membawa dampak yang sama seriusnya. Perilaku digital yang berbahaya dan melecehkan dapat berupa komentar kasar dan halus tetapi mengirimkan sinyal tentang penyertaan/pengecualian

4. Hubungan dan Komunikasi

4.1. Dunia media sosial menawarkan banyak kesempatan untuk menjalin hubungan dengan banyak orang, teman, dan keluarga, Baik yang dekat maupun jauh. Silaturahim bisa mudah terjalin, namun juga bisa mudah putus. Kita harus tahu etika berkomunikasi melalui media digital. Apa kelebihan dan kekurangan antara komunikasi online dengan offline, bagaimana bahasa tubuh berperan dan apakah kita sudah melihat dari sudut pandang orang lain untuk mencegah miskomunikasi

4.1.1. Hal-hal yang menjadi titik kunci untuk diperhatikan adalah

4.1.1.1. 1. Saring sebelum Sharing

4.1.1.2. 2. Pikirkan reputasi diri, keluarga dan institus

4.1.1.3. 3. Melihat dari sudut pandang orang lain

5. Literasi Informasi

5.1. Hoax adalah berita bohong atau kabar palsu. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hoaks atau hoax adalah berita bohong atau berita tidak bersumber. Hoax adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar. Tapi dibuat seolah-olah benar adanya dan diverifikasi kebenarannya

5.1.1. Hoaks dapat menjadi hal yang berdampak seperti contoh berikut

5.1.1.1. 1. Hoaks Penculikan anak

5.1.1.2. 2. Hoaks Konspirasi Imunisasi dan Vaksin