Penginderaan Jauh

RIZKA NOFRIYANTI19331111TEKNOLOGI PENGINDERAAN JAUHUNIVERSITAS NEGERI PADANG

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
Penginderaan Jauh by Mind Map: Penginderaan Jauh

1. Komponen PJ

1.1. Sumber Tenaga

1.1.1. sistem pasif

1.1.1.1. sinar matahari

1.1.2. sistem aktif

1.1.2.1. gelombang elektronik

1.2. Atmosfer

1.2.1. menyerap, memantulkan dan melewatkan radiasi elektromagnetik

1.3. objek

1.3.1. pantulan dan pancaran

1.3.1.1. banyak

1.3.1.1.1. terang

1.3.2. pantulan dan pacaran

1.3.2.1. sedikit

1.3.2.1.1. gelap

1.4. Sensor dan wahana

1.4.1. sensor fotografik

1.4.1.1. kamera

1.4.1.1.1. citra foto

1.4.2. sensor Eloktronik

1.4.2.1. Scanner

1.4.2.1.1. citra non foto

1.5. Perolehan data

1.5.1. Data Visual

1.5.1.1. secara langsung (sudah bisa diamati)

1.5.2. Data Digital

1.5.2.1. harus diproses (berupa angka,kode,koordinat)

1.6. Pengguna data (user)

1.6.1. orang yang memanfaatkan hasil dari penginderaan jauh

2. Teknik Pengumpulan Data

2.1. peralatan menurut objek

2.2. Fenomena

3. Keunggulan, keterbatasan, dan kelemahan pengindraan jauh

3.1. Keunggulan indraja

3.1.1. Citra menggambarkan objek, daerah, dan gejala di permukaan bumi

3.1.2. dapat ditimbulkan gambaran tiga dimensional apabila pengamatannya dilakukan dengan alat yang disebut stereoskop.

3.1.3. Karakteristik objek yang tidak tampak dapat diwujudkan dalam bentuk citra sehingga dimungkinkan pengenalan objeknya

3.1.4. Citra merupakan satu-satunya cara untuk pemetaan daerah bencana

3.1.5. Citra dapat dibuat secara cepat meskipun untuk daerah yang sulit dijelajahi secara terestrial.

3.1.6. Citra sering dibuat dengan periode ulang yang pendek.

3.2. Keterbatasan indraja

3.2.1. Berupa ketersediaan citra SLAR yang belum sebanyak ketersediaan citra lainnya

3.3. Kelemahan indraja

3.3.1. Orang yang menggunakan harus memiliki keahlian khusus.

3.3.2. Sulit untuk memperoleh citra foto ataupun citra nonfoto

3.3.3. Peralatan yang digunakan mahal.

4. Rizka Nofriyanti

4.1. 19331111

4.1.1. teknologi penginderaan jauh

4.1.1.1. universitas negeri padang

5. Pengertian Penginderaan Juah

5.1. ilmu dan seni (teknologi) untuk memperoleh informasi tentang objek, daerah, atau gejala dengan jalan menganalisis data yang diperoleh dengan menggunakan alat tanpa kontak langsung terhadap objek, daerah atau gejala yang dikaji

5.2. pemanfaatan di bidang pertahanan dan militer

6. Nama lain Penginderaan Jauh

6.1. Penginderaan Jauh

6.2. indraja

6.3. Remote Sensing

6.4. PJ

7. Manfaat

7.1. Geodesi

7.1.1. pengolahan data integrasi SIG dan otogrammetri

7.1.2. pengolahan dan analisis data citra satelit, foto udara, foto small format, komponen pasut laut,

7.1.3. pengamatan sifat fisis air laut, pasang surut air laut maupun gelombang laut,

7.2. Hidrologi

7.2.1. pemetaan perubahan kawasan hutan bakau.

7.2.2. pemanfaatan daerah aliran sungai (DAS) dan konservasi sungai,

7.2.3. pemetaan sungai dan studi sedimentasi sungai,

7.2.4. pemanfaatan luas daerah dan intensitas banjir

7.2.5. pemanfaatan luas daerah dan intensitas banjir

7.2.6. pemanfaatan daerah aliran sungai (DAS) dan konservasi sungai,

7.3. Geologi

7.3.1. penentuan struktur geologi dan macamnya

7.3.2. pemantauan daerah bencana akibat gempa, kebakaran, atau tsunami

7.3.3. pemantauan permukaan di samping pemotretan dengan pesawat terbang dan aplikasi sistem informasi geografi (SIG)

7.3.4. mengetahui sistem atau pola angin permukaan, pemodelan meteorologi dan data klimatologi

7.3.5. pemantauan permukaan di samping pemotretan dengan pesawat terbang dan aplikasi sistem informasi geografi (SIG)

7.4. Meteorologi dan klimatologi

7.4.1. membantu analisis cuaca dengan menentukan daerah tekanan rendah dan daerah bertekanan tinggi, daerah hujan, dan badai siklon

7.4.2. pemantauan debu vulkanik, distribusi sumber daya alam, pencemaran laut dan lapisan minyak di laut

7.4.3. pengamatan iklim suatu daerah melalui pengamatan tingkat kewarnaan dan kandungan air di udara.

7.5. Oseanografi

7.5.1. pengamatan sifat fisis air (seperti suhu, warna, kadar garam, dan arus laut)

7.5.2. pengamatan pasang surut dengan gelombang laut (tinggi, frekuensi, arah)

7.5.3. pencarian distribusi suhu permukaan

7.5.4. membantu studi perubahan pasir pantai akibat erosi dan sedimentasi