Pancasila dalam Arus Sejarah Bangsa Indonesia

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
Pancasila dalam Arus Sejarah Bangsa Indonesia by Mind Map: Pancasila dalam Arus Sejarah          Bangsa Indonesia

1. Usulan Ir. Soekarno: 1. Nasionalisme (Kebangsaan Indonesia) 2. Internasionalisme (peri kemanusiaan) 3. Mufakat (demokrasi) 4. Kesejahteraan sosial 5. Ketuhanan yang Maha Esa (berkebudayaan)

2. Alasan diperlukan Pancasila dalam Kajian Sejarah Bangsa Indonesia

2.1. Pancasila Sebagai Identitas Bangsa Indonesia

2.2. Pancasila Sebagai Kepribadian Bangsa

2.3. Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia

2.4. Pancasila Sebagai Jiwa Bangsa

2.5. Pancasila Sebagai Perjanjian Luhur

3. Era Pra Kemerdekaan

3.1. Periode Pengusulan Pancasila (Sidang 1 BPUPKI 29 Mei - 1 Juni 1945)

3.1.1. Usulan Mr. Muhammad Yamin: 1. Peri Kebangsaan 2. Peri Ketuhanan 3. Peri Kemanusiaan 4. Peri kerakyatan 5. Kesejahteraan Rakyat

3.1.2. Usulan Pof. Dr. Soepomo: 1. Teori negara perseorangan (individualis) 2. Paham negara kelas 3. Paham negara integralistik

3.2. Pengesahan Piagam Jakarta pada sidang PPKI 18 Agustus 1945

3.3. Periode Perumusan Pancasila (Sidang 2 BPUPKI 10 - 16 Juli 1945)

3.4. Periode Pengesahan Pancasila (Proklamasi dan pengesahan UUD 1945)

4. Era Kemerdekaan

5. Era Orde Lama Dekrit Presiden 5 Juli 1959

5.1. Pembubaran Konstituante

5.2. Undang-Undang Dasar 1945 Kembali Berlaku

5.3. Pembentukan Majelis Permusyawaratan Rakyat sementara

6. Era Orde Baru

6.1. Tahun 1968 Presiden Soeharto mengeluarkan instruksi presiden nomor 12 tahun 1968 yang menjadi panduan dalam mengucapkan pancasila sebagai dasar negara

7. Era Reformasi

7.1. Pancasila yang seharusnya sebagai nilai dasar moral etika bagi negara dan aparat pelaksana negara, dalam kenyataannya di gunakan sebagai alat legitimasi polotik

7.2. Pancasila menjadi dasar negara Republik Indonesia tercantum dalam ketetapan MPR nomor XVIII/MPR/1998

7.3. Pancasila menjadi sumber hukum yang ditetapkan dalam ketetapan MPR nomor III/MPR/2000

8. Pancasila sebagai dasar negara mengandung makna bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan dan pedoman dalam membentuk dan menyelenggarakan negara, termasuk menjadi sumber dan pedoman dalam pembentukan peraturan perundang-undangan

9. Urgensi Pancasila sebagai Dasar Negara

9.1. Pendekatan institusional yaitu membentuk dan menyelenggarakan nevara yang bersumber pada nilai-nilai Pancasila

9.2. human resourses terletak pada dua aspek, yaitu orang-orang yang memegang jabatan dalam pemerintahan (aparatur negara) dan warga negara

10. Esensi Pancasila sebagai Dasar Negara

10.1. Sumber dari segala sumber tertib hukum Indonesia

10.2. Meliputi suasana kebatinan (Geislichenhintergrund) dari UUD 1945

10.3. Mewujudkan cita-cita hukum bagi dasar negara

10.4. Mengandung norma yang mengharuskan UUD megandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lain-lain penyelenggara negara memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur

10.5. Sumber semangat abadi UUD 1945 bagi penyelenggaraan negara, para pelaksana pemerintahan