SISTEM TANAM PAKSA

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
SISTEM TANAM PAKSA by Mind Map: SISTEM TANAM PAKSA

1. LATAR BELAKANG: keinginan pemerintah Belanda untuk mendapatkan keuntungan besar untuk menutup pengeluaran dan defisit anggaran akibat Perang Diponegoro dan Pemberontakan Belgia.

1.1. DAMPAK

1.1.1. positif: 1.Dikenalnya tanaman produksi baru di Indonesia, seperti teh, kopi, kina dan karet. 2.Dibangunnya infrastruktur pertanian seperti irigasi. 3.Dilakukannya politik Balas Budi akibat reaksi sistem Tanam Paksa yang menghasilkan kalangan terdidik dari kalangan rakyat Indonesia

1.1.2. negatif: 1.Penderitaan bagi rakyat yang harus bekerja keras memenuhi target Tanam Paksa. 2.Berkurangnya produksi pangan karena lahan pertanian diambil untuk sistem tanam paksa. 3.Terjadinya kelaparan akibat berkurangnya produksi pangan.

2. PENGERTIAN: Sistem tanam paksa adalah sistem yang mengharuskan rakyat melaksanakan proyek penanaman tanaman ekspor di bawah paksaan pemerintah kolonial sejak tahun 1830

2.1. PELAKSANAAN pelaksanaan tanam paksa, penduduk desa diharuskan menyerahkan sebagian tanah pertaniannya untuk ditanami tanaman eksport, sehingga banyak terjadi sewa menyewa tanah milik penduduk dengan pemerintah kolonial secara paksa.

3. ATURAN TANAM PAKSA: yang mewajibkan setiap desa agar meluangkan 20 persen tanahnya untuk ditanami komoditas ekspor, seperti kopi, tebu dan teh.

3.1. REAKSI TERHADAP TANAM PAKSA: Reaksi terhadap tanam paksa , tentunya orang Indonesia sangat menolak.Namun ada reaksi dari Dunia Internasional, terhadap belanda yang pada saat itu melakukan tanam paksa. Merka menilai bahwa sistem tanam paksa tidak sesuai dan tidak mengandung nilai-nilai kemanusiaan.