SISTEM SARAF
by octa ramadanti
1. Kelainan Fungsi Saraf
1.1. Stroke
1.1.1. Terjadi akibat gangguan aliran darah ke otak, menyebabkan kelumpuhan, kesulitan berbicara, dan kehilangan keseimbangan.
1.2. Parkinson
1.2.1. Penyakit degeneratif yang menyebabkan tremor, kekakuan otot, dan gerakan melambat akibat kekurangan dopamin di otak.
1.3. Epilepsi
1.3.1. Gangguan akibat aktivitas listrik abnormal di otak, ditandai dengan kejang berulang dan kehilangan kesadaran.
1.4. Alzheimer
1.4.1. Penyakit yang menyebabkan penurunan daya ingat dan fungsi kognitif karena kerusakan sel saraf di otak.
2. Mekanisme Penghantar Implus
2.1. Gerak Biasa
2.1.1. Gerakan yang disadari dan dikontrol oleh otak
2.2. Gerak Reflek
2.2.1. Gerakan otomatis tanpa perlu kesadaran, dikendalikan oleh sumsum tulang belakang
3. Jenis Sistem Saraf
3.1. Sistem Saraf Pusat
3.1.1. Terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang
3.2. Sistem Saraf Tepi
4. Terdiri dari saraf somatik dan otonom
5. Pengertian
5.1. Sistem saraf adalah jaringan kompleks yang mengkoordinasikan aktivitas tubuh melalui sinyal listrik dan kimia.
6. Bagian Sel Saraf
6.1. Dendrit : Percabangan pendek yang menerima rangsangan dan mengantarkannya ke badan sel.
6.2. Badan Sel (Soma) : Bagian utama yang mengandung inti sel (nukleus) dan organel lainnya; berfungsi memproses informasi yang diterima dari dendrit.
6.3. Akson (Neurit) : Serabut panjang yang menghantarkan impuls dari badan sel ke neuron lain atau ke otot dan kelenjar.
6.4. Selubung Mielin : Lapisan lemak yang melapisi akson, berfungsi mempercepat transmisi impuls dan melindungi akson.
6.5. Nodus Ranvier : Celah antara segmen selubung mielin yang mempercepat penghantaran impuls melalui lompatan listrik.
6.6. Sel Schwann : Sel yang membentuk selubung mielin di sistem saraf tepi dan membantu regenerasi akson yang rusak.
6.7. Terminal Akson (Ujung Akson) : Bagian akhir akson yang berperan dalam mengirimkan sinyal ke neuron lain melalui sinapsis.
6.8. Nukleus : dalam sel saraf berfungsi mengontrol aktivitas sel, menyimpan DNA, dan mengatur sintesis protein untuk mendukung fungsi neuron.