OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK

Get Started. It's Free
or sign up with your email address
OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK by Mind Map: OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK

1. TELINGA

1.1. ANATOMI

1.1.1. Telinga bagian luar

1.1.2. Telinga bagian tengah

1.1.3. Telinga bagian dalam

1.2. HISTOLOGI

1.2.1. Telinga bagian luar

1.2.1.1. aurikula

1.2.1.2. Liang Telinga Luar

1.2.2. telinga bagian tengah

1.2.3. telinga bagian dalam

1.2.3.1. Tuba Eustachius

1.2.3.2. Koklea

1.2.3.3. Sakulus dan Utrikulus

1.2.3.4. Kanalis Semisirkularis

1.3. FISIOLOGI

1.4. SARAF

2. GANGGUAN PENDENGARAN

2.1. definisi

2.2. KLASIFIKASI

2.2.1. Gangguan pendengaran konduktif

2.2.2. Gangguan pendengaran sensorineural

2.2.3. Gangguan pendengaran campuran

2.3. ETIOLOGI

2.3.1. Gangguan pendengaran konduktif

2.3.1.1. pilek atau rhinitis

2.3.1.2. Infeksi telinga tengah atau otitis media

2.3.1.3. Infeksi telinga luar atau otitis eksterna

2.3.1.4. Gangguan atau kerusakan pada tuba eustachius

2.3.1.5. perforasi membran timpani

2.3.2. Gangguan pendengaran sensorineural

2.3.2.1. penyakit Meniere

2.3.2.2. Penggunaan obat

2.3.2.3. GENETIK

3. DEFINISI

4. KLASIFIKASI

4.1. tipe tubotimpanal

4.2. tipe atikoantral

5. FS

5.1. patensi tuba Eustachius

5.2. infeksi saluran nafas atas

5.3. pertahanan mukosa terhadap infeksi yang gagal

6. ETIOLOGI

6.1. Staphylococcus aureus sebesar 39,4%

6.2. Bacillus sp 3,03%

6.3. bakteri gram negatif adalah Pseudomonas aeruginosa 13,64%

6.4. Proteus sp 7,58%

7. PATOFISIOLOGI

8. CMD

8.1. ANAMNESIS

8.2. PEMERIKSAAN FISIK

8.3. PEMERIKSAAN PENUNJANG

9. TATALAKSANA

9.1. Antibiotik topikal golongan kuinolon

9.2. antibiotik sistemik

10. KOMPLIKASI

10.1. perforasi sentral membran timpani

10.2. mastoiditis

10.3. gangguan pendengaran konduktif

11. PROGNOSIS

12. EDUKASI

12.1. PENCEGAHAN

12.1.1. pedoman terapi untuk melakukan watchful waiting

12.1.2. memberikan anak vaksinasi lengkap

12.1.3. ASI eksklusif selama 6 bulan

12.1.4. mencegah anak terpapar polusi